Sat Sabhara Polres Klaten beberapa waktu lalu melakukan operasi di salah satu penginapan setempat. Saat menggerebek tempat tersebut, petugas mendapati pasangan lansia lagi berduaan di kamar.
Kemudian, petugas mengecek identitas dan menginterogasi keduanya. Berdasarkan pengakuan pasangan lansia itu, keduanya merupakan pasangan suami istri. Namun, pengakuan itu tak lantas membuat petugas percaya.
Berikut ulasannya.
Advertisement
Momen Penggerebekan Pasangan Lanjut Usia
Sat Sabhara Polres Klaten mencurigai sebuah hotel melati yang terletak di jalan Klaten - Solo, Jawa Tengah yang banyak kali dimanfaatkan oleh pasangan tidak sah untuk memadu kasih. Dalam operasi itu, ditemukan pasangan lansia (lanjut usia) yang sedang berada dalam satu kamar. Kemudian keduanya dimintai kartu identitas oleh petugas kepolisian.
"Suami istri mohon maaf? Biasa tunjukkan identitas?," tanya seorang polisi wanita yang saat itu memimpin operasi seperti nampak dalam tayangan unggahan saluran Youtube TRANS7 OFFICIAL.
Advertisement
Beda Alamat, Polisi Curiga
Namun saat keduanya menunjukkan kartu identitas, alamat di KTP justru berbeda. Hal tersebut sontak membuat petugas kepolisian curiga pada pasangan lansia yang mengaku suami istri tersebut.
"Beda ini, alamatnya beda," ungkap para polisi yang saat itu melakukan penggerebekan.
Advertisement
Mengaku Istri Kedua
Melihat para polisi mulai tak percaya pada kedua pasangan tersebut membuat sang wanita mengaku jika dia istri dari pria tersebut. Ia mengaku sebagai istri kedua dan mampir ke hotel melati untuk sekedar ngobrol.
"Istri kedua tapi pak," ungkap wanita itu.
"Iya boleh ditanya pada bapak saya," timpal pria yang sedang bersamanya di dalam kamar.
Advertisement
Tak Ada Surat Nikah, Ngaku Nikah Siri
Saat ditanya soal surat nikah pria tersebut mulai panik sehingga wanita itu akhirnya mengaku bahwa keduanya sudah menikah namun secara siri. Sehingga ia mengatakan bahwa keduanya belum memiliki surat nikah sah secara hukum.
"Belum ada, anu, (nikah) siri," kata wanita tersebut menjawab pertanyaan polisi, sehingga keduanya diminta untuk menunggu di hotel tersebut guna dimintai keterangan lebih lanjut dan Sat Sabhara melanjutkan operasi ke kamar lain.