Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama lebih dari satu tahun belakangan ini tentu menyebabkan berbagai dampak dalam kehidupan masyarakat. Tak hanya sektor kesehatan, sektor ekonomi juga turut terkena dampak serius akibat pandemi virus corona.
Pembatasan aktivitas masyarakat berpengaruh pada kegiatan bisnis yang kemudian berimbas kepada perekonomian. Hal serupa ternyata juga turut dirasakan oleh salah satu ulama ternama, Ustaz Solmed.
Mengalami krisis finansial di tengah pandemi, membuat ustaz Solmed rupanya harus bertahan dengan cara berjualan baju bekas. Karena tak memiliki penghasilan, ia bahkan bercerita rumahnya kerap didatangi oleh para penagih utang. Berikut ulasan selengkapnya:
Advertisement
Dalam sebuah video yang dibagikan oleh akun Youtube Indosiar, Ustaz Solmed menceritakan bagaimana ia dan keluarganya ikut merasakan dampak pandemi dari sisi ekonomi.
Beberapa bulan lalu, ia mengaku sempat mengalami kesulitan finansial karena tidak memiliki pekerjaan. Bahkan, ustaz Solmed mengatakan bahwa dirinya sampai sudah tak memiliki tabungan sepeserpun.
"Ternyata pandemi ini membuktikan bahwa melewati ujian cobaan yang banyak dilewati oleh orang lain pun kami merasakannya...Saya pinjam uang Rp500 ribu hanya untuk biaya berobat ibu saya yang saya tidak punya lagi tabungan di masa pandemi ini," kata ustaz Solmed.
Beruntung, selama 8 bulan mengalami krisis sang istri yakni April Jasmin turut sedikit membantu perekonomian keluarga.
"Andai saat itu April ketika saya minta lalu mengatakan 'saya tidak punya uang' saya tidak punya kuasa apa-apa untuk memaksanya. Tapi dia mengeluarkan semua tabungannya untuk mensupport saya agar saya bisa bertahan di tengah kebingungan," ucap ust Solmed berkaca-kaca.
Advertisement
Untuk bisa bertahan di tengah krisis ekonomi yang dihadapinya, Ustaz Solmed mengaku bahwa dirinya sampai harus menjual mobil miliknya dan beberapa kali rumahnya sampai didatangi penagih hutang."8 bulan kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Mobil saya jual, tagihan orang datang ke rumah," cerita ust Solmed. Selama masa sulit itu, ustaz Solmed bertahan dengan berjualan face shield, sarung, dan baju-baju bekas miliknya. "Saya pergi hanya untuk mencari buat makan, saya temui teman-teman saya. Saya jual face shield, saya jual sarung, saya bawa dagangan pakaian bekas saya," kenangnya.
Advertisement
Setelah 8 bulan berlalu, ustaz Solmed mengaku kini keadaan ekonomi keluarganya sudah mulai membaik setelah ia dipertemukan dengan seseorang bernama Syekh KH Abdul Malik."Pada akhirnya saya dipertemukan dengan Syekh KH Abdul Malik yang kemudian Alhamdulillah dengan izin Allah SWT kami bangkit kami semangat," ucapnya
Advertisement
Mendengar cerita suaminya, April Jasmin pun tak kuasa menahan air matanya. Ia mengaku, jika masalah ini baru pertama kali ia hadapi selama 10 tahun berumah tangga. Meski begitu, ia mengaku semuanya dijalani dengan ikhlas dan berlapang dada.
"Pada saat itu mungkin, dalam 10 tahun berumah tangga mungkin hal yang harus bikin kita pegangan erat banget ngejalanin itu bareng-bareng. Kesulitan finansial itu pertama kali selama 10 tahun itu. Tetapi ustaz selalu bilang 'berapa banyak nikmat Allah yang sudah dikasih jadi kita enggak perlu ngeluh masalah ini'," kata April."Jadi yaudah aku jalanin aja dengan happy, setiap hari aku jualan online," pungkasnya.