Potret Maghrib Shahid, Wanita Pendiri Kontes Miss Muslimah di USA

Potret Maghrib Shahid, pendiri Miss Muslimah USA yang diadakan dengan tujuan untuk mengubah stigma yang melingkupi wanita muslim berhijab di Amerika.

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
Potret Maghrib Shahid, Wanita Pendiri Kontes Miss Muslimah di USA
Potret Maghrib Shahid. Instagram/@missmuslimahusa ©2020 Merdeka.com

Digelarnya kontes kecantikan Miss Muslimah USA, cukup menarik perhatian masyarakat. Hal ini dikarenakan, kontes yang diperuntukkan bagi wanita muslim ini diadakan di negara yang masyarakatnya mayoritas beragama non-muslim.

Berbeda dengan kontes kecantikan lainnya, Miss Muslimah USA diadakan dengan tujuan untuk mengubah stigma yang melingkupi wanita muslim berhijab di Amerika.

Maghrib Shahid, merupakan sosok di balik kontes kecantikan ini. Dilansir dari Instagram VOA Indonesia, Maghrib merasa prihatin melihat banyak perempuan muslim terpaksa harus melepas hijabnya karena takut teridentifikasi di keramaian.

Untuk itulah ia ingin menciptakan gebrakan baru dengan membentuk sebuah organisasi dan menggelar Miss Muslimah AS, sebagai wadah untuk membantu para perempuan muslim di sana memiliki pilihan karir yang diidamkan. Berikut potretnya:

Maghrib Shahid merupakan seorang wanita muslim di Amerika yang sebenarnya memiliki mimpi mengikuti ajang kontes kecantikan sejak lama. Hanya saja, kontes kecantikan yang identik dengan kesan seksi membuatnya mengurungkan niatnya. Maghrib Shahid sendiri merupakan seorang perancang busana modest yang berasal dari Columbus Ohio, Amerika Serikat.

"Setelah saya bertambah dewasa, saya tidak pernah melihat siapapun seperti saya ( memakai jilbab ikut kontes kecantikan)," ucapnya dilansir dari laman dispatch.com.

Akhirnya, pada tahun 2016 ia memutuskan untuk menciptakan kontes kecantikannya sendiri yang di-khususkan untuk wanita muslim berhijab seperti dirinya.

Kontes kecantikan ini sendiri lebih menekankan pada kecantikan nonfisik, kecerdasan, dan pengetahuan Islam yang luas. Miss Muslimah USA menobatkan pemenang pertamanya pada musim panas 2017 lalu, yang dimenangkan oleh Khadijah Ismail asal Newark, New Jersey. Tahun selanjutnya, 2018, kontes kecantikan ini dimenangkan oleh Ifrah Hashi dari Minnesota yang berhasil membawa pulang hadiah sebesar USD1.000.

Di tahun 2019, Rahma Mohamed, dari Madison, ialah putri yang berhasil membawa pulang mahkota setelah memenangkan ajang tersebut tahun lalu. Di tahun 2020 ini, kontes kecantikan ini digelar pada 25 Juli lalu di Dearborn, Michigan, AS.

Pada kontes kecantikan yang digagas olehnya, Maghrib Shahid memiliki motto untuk mempromosikan kesopanan dan keindahan dalam diri. Dasar dari organisasi yang dibuatnya ini berawal dari keresahannya atas banyaknya diskriminasi bagi para muslim terutama wanita berhijab yang ada di AS.

Terlebih lagi, Presiden Donald Trump telah menganggaungkan pernyataan soal Islamofobia di Amerika melalui retorikanya, dengan cara melarang migrasi dari beberapa negara yang mayoritas beragama Islam.

Awalnya, Maghrib mengaku jika dirinya mengaku prihatin melihat banyaknya perempuan muslim di Amerika harus melepas hijab karena takut teridentifikasi di keramaian.

"Ketika kami terlihat sebagai muslim, kamilah yang akan diserang terlebih dahulu. Saya ingin memberi wanita muslim kesempatan untuk mengubah kesalahpahaman tentang diri mereka sendiri," kata Shahid dikutip dari The New York Times. Organisasi yang ia dirikan berfokus untuk memberdayakan perempuan muslim dengan cara menawarkan pelatihan bisnis dan pengembangan diri. Melalui ajang ini, diharapkan akan banyak wanita muslim bisa berkarir sesuai minatnya tanpa harus khawatir dan melepas identitas hijabnya.

Rekomendasi