Cerita Syekh Ali Jaber Mimpi Bertemu Penusuknya, Penuh Ikhlas Doakan Pelaku Kebaikan

Syekh Ali Jaber mengungkapkan sebuah fakta yang tak banyak orang tahu. Malam sesaat Syekh Ali Jaber pulang, beliau sempat bermimpi bertemu dan mengobrol dengan pelaku.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
Cerita Syekh Ali Jaber Mimpi Bertemu Penusuknya, Penuh Ikhlas Doakan Pelaku Kebaikan
Cerita Syekh Ali Jaber Mimpi Bertemu Penusuknya. YouTube @Syekh Ali Jaber ©2020 Merdeka.com

Beberapa waktu lalu Syekh Ali Jaber menjadi korban penusukkan. Kejadian tersebut terjadi saat Syekh kondang tanah Air ini tengah mengisi sebuah acara di Lampung. Pelaku saat itu juga sudah langsung diringkus oleh pihak kepolisian.

Terkait dengan insiden tersebut, Syekh Ali Jaber mengungkapkan sebuah fakta yang tak banyak orang tahu. Malam sesaat Syekh Ali Jaber pulang, beliau sempat bermimpi bertemu dan mengobrol dengan pelaku. Alih-alih merasa marah, Syekh Ali Jaber justru mendoakan segala kebaikan pada pelaku.

Penasaran dengan cerita Syekh Ali Jaber mimpi bertemu pelaku penusuknya? Melansir dari akun YouTube Syekh Ali Jaber, Senin (21/9/2020), simak ulasan informasinya berikut ini.

Mimpi Bertemu Pelaku

Syekh Ali Jaber melalui akun YouTube-nya mengungkapkan jika dirinya sempat bermimpi bertemu dan mengobrol dengan pelaku penusuknya. Syekh Ali Jaber memaparkan dirinya juga sempat bertemu langsung dalam mimpi.

"Di malam itu ketika saya pulang, saya sempat mimpi. Mimpi bertemu bilah penusukkan pada saya, Alfin Aldian atau singkatnya AA. Saya sempat mimpi dan bertemu langsung," ungkap Syekh Ali Jaber.

Tanyakan Kabar

Alih-alih marah, Syekh Ali Jaber justru langsung bertanya kabar sang pelaku. Syekh kondang ini bahkan sempat menanyakan kondisi pelaku penusuknya. Bukan tanpa alasan, sebab Syekh Ali Jaber melihat pelaku memiliki luka yang cukup serius dalam mimpinya.

"Kemudian saya sempat mengucapkan apa yang dikatakan oleh Rasulullah SAW, 'Apa yang mendorongmu untuk melakukan hal itu?'. Kemudian langsung saya tanya, 'gimana kabarmu? Kamu enggak apa-apa kan?'. Karena saya melihat lukanya cukup serius kemudian wajar lah emosi jamaah," ceritanya.

Ingin Selamatkan Pelaku

Syekh Ali Jaber juga mengungkapkan jika saat ditusuk hal pertama yang disadarinya yakni ingin menyelamatkan sang pelaku. Hal ini lantaran sang pelaku terlihat langsung diserang oleh jamaah. Syekh Ali Jaber tak ingin nantinya sang pelaku mendapatkan luka cukup serius hingga buruknya meninggal dunia.

"Dan ketika saya ditusuk, justru yang saya sadari di saat itu ingin selamatkan beliau. Karena lagi diserang jamaah, saya khawatir juga jangan-jangan sampai dia mati lah atau apa lah terjadi," paparnya."Makanya saya berpikir, ketika saya di mimpi saya justru menyampaikan 'Ananda AA kamu enggak apa-apa ya? Kamu baik-baik saja kah? Gimana luka-lukamu?'. Ini saya masih ngobrol sama dia di dalam mimpi," sambungnya.

Doakan Kebaikan Pelaku

Kebaikan Syekh Ali Jaber belum berhenti di situ. Dalam mimpinya itu, Syekh Ali Jaber tak lupa mendoakan segala kebaikan sang pelaku. Dia juga mengaku sudah ikhlas terhadap takdir yang telah terjadi pada dirinya.

"Dan saya sampaikan, mudah-mudahan kamu baik, sehat dan saya menyampaikan apa adanya. Apa yang terjadi kepada saya, saya merasa ini Qadarullah dan saya tidak keberatan, ikhlas," lanjutnya."Maksud kata ikhlas, ikhlas terhadap takdir yang terjadi. Bukan berarti disalah artikan, saya tetap mengharap aparat kepolisian tegakkan hukum dan menjalankan keseriusan hukum," jelasnya.

Tetap Tegakkan Hukum

Meski begitu, Syekh Ali Jaber juga meminta aparat kepolisian tetap mengusut kasus tersebut. Dirinya hanya ingin hukum di Indonesia ditegakkan.

"Karena ini bukan milik saya, tetapi yang terjadi ini sudah yang ditusuk bukan Ali Jaber tetapi menurut saya yang ditusuk adalah Indonesia. Makanya saya harap aparat kepolisian tolong bersungguh-sungguh untuk ditangani kasus ini. Bahkan sebagaimana yang dijanjikan oleh bapak Mahfud MD, akan dibongkarkan segala efek dan motif yang ada di belakang kejadian ini," tandasnya.

Rekomendasi