Nama Lola Amariadi jagat perfilman sudah tidak asing lagi. Dia mulai terjun ke dunia hiburan sejak menjuarai lomba model Wajah Femina 1997. Selain pemain film, Lola juga merupakan seorang produser dan sutradara.
Beberapa karya film yang disutradai Lola telah berhasil tayang di kancah internasional, termasuk di Festival Film Internasional Singapura Ke-20. Tak tersiar kabarnya cukup lama, ternyata kini dia memilih berjualan nasi, yang diberinya nama Lola’s Cooking. Berikut ulasannya.
Advertisement
Jualan Nasi Kotak
Anak ketiga dari sembilan bersaudara itu kini banyak menyibukkan diri dengan menjual nasi kotak yang diberi nama 'Nasi Cimit'. Lola masih menjajakannya di media sosial, mengandalkan laman instagram.
Unggahan pertamanya di akun jual nasinya, terlihat sudah berjalan cukup lama, yakni pada 25 Agustus 2016.
Advertisement
Masih Jadi Pembicara di Berbagai Acara
Meski sudah cukup lama tak nampak di layar kaca Tanah Air, namun Lola masih kerap menjadi bintang tamu dan pengisi acara. Wanita yang berhasil membawa karya film di kancah internasional itu, sering diundang Live on Instagram untuk menyampaikan cara menjadi sutradara, sekaligus aktor.
Advertisement
Kini Jualan Kue dan Lauk
Berbagai unggahan aktivitas berjualan dan acara yeng melibatkan nama Lola, selalu dipamerkan di akun Instagram pribadinya, lola.amaria.
Selain mempromosikan nasi kotak, wanita yang baru saja mengisi acara dari Kemendikbud itu, juga tengah berusaha menjual berbagai macam kue dan lauk yang menarik. Pengambilan gambar dan dibuat video oleh Lola dan rekannya.
Advertisement
Membintangi Berbagai Iklan, Film, dan Sinetron
Sebelum terjun sebagai produser dan sutradara, Lola memulai karier di dunia entertainment sebagai pemain sinetron. Melalui sinetron berjudul 'Penari' berperan sebagai Sila, namanya kian melejit membintangi berbagai sinetron lain di tahun 2000-an.
Nama Lola yang kian menanjak di ranah hiburan, hingga berhasil menjadi brand ambassador produk shampo rambut kenamaan, serta jadi bintang iklan berbagai produk.
Advertisement
Peruntungan Jadi Produser dan Sutradara
Kemampuan akting Lola tak pernah diragukan lagi, sampai pernah menjadi bintang utama film Taiwan, berjudul 'Detour to Paradise' di awal tahun 2007.
Semakin terasah dan mendalami ranah hiburan, Lola mencoba peruntungan sebagai produser dan sutradara film layar lebar. Salah satu hasil karyanya yang begitu mengagumkan, ialah film 'Betina' yang berhasil meraih penghargaan 'Netpac Award' dalam Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF) 2006, serta tayang di luar Indonesia.