Lebaran merupakan momen yang dinanti-nantikan umat Islam setelah melaksanakan puasa wajib selama satu bulan penuh. Lebaran merupakan momen yang istimewa lantaran silaturahmi yang semakin terjalin antar sesama.
Berbagai hidangan pun tersaji pada hari raya Idul Fitri. Banyaknya hidangan ini terkadang sering membuat nafsu makan semakin meningkat. Tidak perlu cemas, simak cara menjaga pola makan yang sehat selama hari raya Idul Fitri yang dirangkum dari berbagai sumber berikut ini.
Advertisement
Banyaknya hidangan yang disajikan ketika hari raya tentu akan membuat nafsu makan semakin bertambah. Sebab, beberapa hidangan khas hanya seringkali hanya tersaji pada saat Hari Raya Idul Fitri saja.
Hal ini dapat diatasi dengan tetap menjaga prioritas asupan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh seperti terpenuhinya karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral dalam batas yang normal.
Advertisement
Seringkali pada saat hari raya, nafsu makan menjadi tidak terkontrol. Sehingga, sebagai akibatnya pola makan menjadi kacau. Hal itu tentu akan mempengaruhi kinerja sistem pencernaan dan metabolisme yang ada di dalam tubuh.
Selama hari raya Idul Fitri, tetap jaga kesehatan tubuh dengan mengatur pola makan. Konsumsi makanan sehat pada waktu yang sama secara rutin setiap hari. Dengan begitu, sistem pencernaan dan metabolisme dapat berfungsi secara teratur.
Advertisement
Berbagai hidangan lezat pada Hari Raya Idul Fitri seperti masakan gurih hingga bersantan memang seringkali menggugah selera. Namun, yang perlu diwaspadai yakni kesehatan sistem pencernaan dengan berhenti untuk makan sebelum perut terisi penuh.
Sesuai ajaran dan sunnah, selalu sediakan ruang bagi pencernaan untuk makanan, udara, dan air yang cukup.
Advertisement
Olahan daging berlemak hingga bahan santan sering menjadi andalan pada hidangan khas lebaran seperti opor ayam hingga rendang. Tetap batasi konsumsi daging pada bagian yang berlemak.
Selain itu, cukupi pula kebutuhan air putih yakni minimal sebanyak 8 gelas per hari untuk mengurai kolesterol yang ada di dalam darah untuk mencegah berbagai risiko penyakit sebagai akibat dari makanan yang berlemak.
Advertisement
Menjaga pola makan yang sehat selama Hari Raya Idul Fitri juga dapat dilakukan dengan menambahkan sayuran pada hidangan yang akan dikonsumsi. Usahakan untuk membuat komposisi 50 persen sayuran segar dan menyehatkan, 25 persen karbohidrat, dan 25 persen lauk pauk seperti daging atau pun yang lainnya.
Advertisement
Seringkali sirup ataupun minuman yang ditambahkan gula berlebih juga menjadi andalan bagi masyarakat Indonesia untuk merayakan hari kemenangan umat Islam. Namun, hindari untuk mengonsumsi minuman yang mengandung terlalu banyak gula.
Sebab, hal tersebut akan meningkatkan kalori hingga kadar gula berlebih yang ada di dalam tubuh. Sebagai akibatnya, maka risiko berbagai penyakit seperti diabetes akan semakin meningkat.
Advertisement
Dibandingkan dengan makanan yang dimasak dengan cara digoreng, ada baiknya untuk memilih makanan yang dimasak dengan cara dipanggang atau dibakar. Pasalnya, kandungan gizi pada makanan yang digoreng cenderung lebih rendah daripada makanan yang dimasak dengan cara yang lain.
Selain itu, hindari pula untuk mengonsumsi makanan seperti ikan dan sayuran yang dimasak terlalu matang sebab hal ini justru akan menghilangkan beberapa kandungan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.
Advertisement
Selain kadar gula yang berlebih, Anda juga patut waspada terhadap jenis makanan ataupun minuman yang mengandung garam berlebih. Sebagai gantinya, Anda dapat menggantinya dengan berbagai rempah ataupun bumbu lain yang lebih menyehatkan.
Kandungan alami yang menyehatkan tubuh seperti antioksidan, mineral, dan vitamin pada rempah-rempah tentu akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga Anda akan terhindar dari berbagai penyakit berbahaya.
Advertisement
Pada saat Hari Raya Idul Fitri, sebaiknya tetap konsumsi makanan sehat seperti buah-buahan segar. Anda dapat memilih berbagai buah-buahan yang menyehatkan untuk dijadikan sebagai makanan penutup.
Selain menyehatkan, mengonsumsi buah-buahan segar sebagai makanan penutup juga akan membuat napas dan mulut terasa lebih segar.
Advertisement
Hal terakhir yang perlu diperhatikan untuk menjaga pola makan selama Hari Raya Lebaran yakni dengan tetap melakukan aktivitas fisik seperti olahraga ringan yang meliputi stretching ataupun hanya sekedar berjalan di lingkungan rumah.
Hal ini dilakukan agar sistem metabolisme tubuh dan peredaran darah tetap berfungsi dengan baik selama Hari Raya Idul Fitri yang identik dengan berbagai hidangan berlemak dan bersantan.