Fairuz A Rafiq Curhat Tentang Kasus Ikan Asin, Titi Kamal Tak Kuasa Tahan Tangis

Artis cantik Titi Kamal tak kuasa menahan tangisnya saat mendengarkan curhatan Fairuz A Rafiq mengenai kasus 'ikan asin' yang sempat menimpanya.

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
Fairuz A Rafiq Curhat Tentang Kasus Ikan Asin, Titi Kamal Tak Kuasa Tahan Tangis
Fairuz Curhat ke Titi Kamal. Fairuz Curhat ke Titi Kamal ©2020 Merdeka.com

Artis cantik Titi Kamal tak kuasa menahan tangisnya saat mendengarkan curhatan Fairuz A Rafiq mengenai kasus 'ikan asin' yang sempat menimpanya.

Hal tersebut diketahui dari video yang diunggah di kanal Youtube Titi dan Tian. Fairuz terlihat tengah menceritakan perjuangannya saat menghadapi kasus yang melibatkan ia dan mantan suaminya, Galih Ginanjar. Berikut ulasannya:

Lakukan Video Call

Dalam video yang berjudul 'FAIRUZ ARAFIQ MELEWATI COBAAN & DAPET JODOH TERBAIK | DAPETINS' terlihat Fairuz dan Titi tengah mengobrol tentang berbagai hal termasuk masalah kasus ikan asis yang sempat menghebohkan.

Curhatan Fairuz


Dalam video tersebut, Fairuz menceritakan tentang kasus ikan asin yang melibatkan dirinya dengan mantan suaminya, Galih Ginanjar. "Namanya orang mau coba hidup lebih baik tiba-tiba aku mendapatkan ujian yang luar biasa beratnya lebih berat dari tahun-tahun sebelumnya. Misalkan ya kak, kita pacaran terus kita dijelek-jelekin sama orang itu kita aja sakit hati kan apalagi ini dijelekinnya satu Indonesia tahu bahkan nyampai ke tetangga sebelah," kata Fairuz.

Kasus Ikan Asin

Sebelumnya sempat ramai dibicarakan saat mantan suami Fairuz yakni Galih Ginanjar melontarkan sebuah kalimat yang diduga menyindir Fairuz dengan menyebut kata 'bau ikan asin' sebagai metafora penggambaran organ intim di dalam video yang diunggah di kanal Youtube Rey Utami dan Pablo Benua. Karena kejadian tersebut, Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua pun ditetapkan polisi sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik. Kini ketiganya tengah mendekam di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya.

Titi Kamal Menangis


Dalam keterangannya, Fairuz mengatakan jika awalnya ia tidak mau melihat video Galih dan Rey Utami yang membahas tentang dirinya. Namun, saat memutuskan untuk melihat Fairuz mengatakan jika ia merasa sangat sakit hati. Mendengar kata-kata Fairuz, Titi Kamal pun terlihat tak kuasa menahan tangisnya hingga terlihat beberapa kali mengusap air matanya dengan tisu. "Aku ngelihat disitu aku kaya, hati aku kaya hancur banget. Aku ngerasa aku tiba-tiba mikir 'gue tuh pernah ngelakuin salah apa ya sama lo, sampe lo tuh jahat begini'," kata Fairuz.

Fairuz Bilang Ada Orang yang Menganggapnya Lebay


Meski masalah yang ia hadapi cukup berat, dalam curhatanya Fairuz mengatakan jika ada beberapa orang yang justru mengatakan dirinya lebay dan bereaksi terlalu berlebihan. "Walaupun aku ngadepin semua ini enggak mudah masih ada aja kak orang-orang yang bilang aku lebay, cengeng segala macem.Aku mikir kok bisa orang bilang aku lebay, berlebihan. Sedangkan kita dikatain sama orang kita bisa nangis dan pulang kalau dihina satu sekolah. Ini bukan satu sekolah lagi yang dia lakuin tapi dia benar-benar ngedzolimin aku dan semua orang harus mendengar apa yang dia omongin," ungkapnya.

Tak banyak bereaksi, Titi Kamal terlihat hanya mendengarkan Fairuz sambil terus menyeka air matanya.

Anaknya Terima Bully-an


Lebih lanjut lagi Fairuz mengungkapkan hal yang paling membuatnya sedih, adalah saat anaknya harus menjadi korban dari permasalahan yang terjadi antara kedua orang tuanya."Apapun alasannya anak-anak aku jadi korban, aku penginya dia bisa bahagia tanpa harus mikirin permasalahan yang orangtuanya laluin. Tapi kan enggak bisa ibunya public figure yang akhirnya orang tahu gitu dan akhirnya anak aku harus nerima bully-an," kata Fairuz.

Alasan Fairuz Menuntut

Fairuz juga menjelaskan alasannya menuntut ketiga terdakwa dan memperjuangkannya mati-matian. Hal tersebut ia lakukan agar nantinya tidak ada lagi perempuan yang bisa direndahkan dengan mudah. "Kenapa aku nuntut karena gini kak, aku enggak mau sampai ada perempuan-perempuan lain yang dihina seperti aku. Aku cuma pengen cukup sampai di gue aja dan gue harus menang karena gue benar," kata Fairuz.

Rekomendasi