6 Manfaat Jalan Kaki Bagi Kesehatan Tubuh, Kurangi Risiko Penyakit Serius

Jarang disadari, inilah manfaat jalan kaki yang sangat baik bagi kesehatan tubuh.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
6 Manfaat Jalan Kaki Bagi Kesehatan Tubuh, Kurangi Risiko Penyakit Serius
Ilustrasi jalan kaki. Shutterstock/Blazej Lyjak

Manfaat jalan kaki kerap kali disepelekan oleh masyarakat. Terutama warga Indonesia. Bukan tanpa alasan, masyarakat luas lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi dibanding dengan jalan kaki saat hendak bepergian.

Berbeda di beberapa negara lainnya. Sebagian dari mereka telah terbiasa berjalan kaki saat bepergian tidak terlalu jauh. Manfaat jalan kaki tentu dirasakan oleh para pengikutnya.

Agar tidak ketinggalan, masyarakat harus mulai sadar akan manfaat jalan kaki. Berikut manfaat jalan kaki bagi kesehatan tubuh yang dihimpun dari Liputan6.com.

Menurunkan Berat Badan

Melansir dari Liputan6.com, Selasa (21/4/2020), menurunkan berat badan menjadi manfaat jalan kaki yang pertama. Masih banyak orang yang belum menyadari, berjalan kaki mampu membantu menurunkan berat badan seseorang.

150 kalori bisa terbakar bila kalian berjalan kaki selama 30 menit dengan kecepatan sedang. Terlebih bila dikombinasikan dengan pola hidup sehat atau program diet sehat yang tengah dilakukan. Dengan latihan kekuatan dan diet sehat, berat badan akan turun dengan efektif.

Menurunkan Tekanan Darah

Manfaat jalan kaki selanjutnya yakni mampu membantu menurunkan tekanan darah. Ya, berjalan kaki mampu meningkatkan detak jantung seseorang. Ini merupakan pilihan yang tepat bagi mereka yang memiliki masalah pada jantungnya.

Jarang disadari, berjalan kaki selama 30 menit mampu menurunkan tekanan darah. Akan lebih baik bila dilakukan secara rutin setiap hari. Sebab, berjalan kaki bisa membantu memperkuat jantung dan mengontrol tekanan darah. Selain itu, manfaat berjalan kaki juga mampu mencegah hipertensi dan menurunkan kadar trigliserida.

Menurunkan Risiko Diabetes

Menurunkan risiko diabetes merupakan manfaat berjalan kaki yang berikutnya. Siapa sangka, dengan berjalan selama 30 menit mampu manajemen insulin pada diabetes Tipe 2. Selain itu, berjalan kaki juga bisa meningkatkan kontrol gula darah. Perlu diketahui, berjalan kaki memungkinkan sel-sel otot lebih membutuhkan glukosa. Sehingga, lemak tubuh yang tidak diperlukan bisa terbakar dan membantu meningkatkan Indeks Massa Tubuh. Tidak hanya itu, berjalan kaki juga mampu mencegah terjadinya obesitas.

Mengontrol Kolesterol

Kolesterol tinggi mampu menimbulkan masalah pada jantung dan tentu saja berbahaya bagi kesehatan. Salah satu cara terbaik untuk mengontrol kadar kolesterol yakni dengan berjalan kaki dan menjalankan gaya hidup sehat.

Ya, mengontrol kolesterol menjadi manfaat berjalan kaki yang wajib diketahui. Selain itu, berjalan kaki juga mampu mencegah Aterosklerosis. Kondisi di mana adanya penimbunan plak atau kolesterol di dinding arteri. Biasanya, penyumbatan akan terjadi di dinding bagian dalam arteri seperti jantung, ginjal, kaki hingga otak.

Mencegah Penyakit Stroke

Manfaat berjalan kaki berikutnya yakni dapat membantu mencegah penyakit stroke. Jarang disadari oleh sebagian orang, berjalan kaki mampu menjaga jantung agar tetap sehat dan kuat. Cukup dengan berjalan selama 30 menit lima kali dalam seminggu. Bila dilakukan secara teratur, risiko terkena penyakit stroke akan menurun. Tidak hanya mencegah, berjalan kaki juga bisa membantu proses pemulihan bagi penderita penyakit stroke.

Mencegah Osteoporosis dan Arthritis

Harus diketahui, memiliki gaya hidup yang tidak aktif justru dapat memicu persendian menjadi kaku. Kondisi itu kemudian akan berkembang dan menunjukkan gejala radang sendi.

Untuk mencegahnya, lakukan aktivitas fisik ringan selama kali dalam seminggu. Sederhananya, kalian bisa melakukan aktivitas fisik berjalan kaki. Aktivitas ini juga akan membantu meredakan kekakuan, nyeri artritis dan menyediakan energi bagi tubuh.

Rekomendasi