Potret Menyedihkan Kota Gaza Akibat Bombardir Israel, Gedung Bangunan & Jalan Hancur Bak Kota Mati

Potret terkini kota Gaza setelah dihancurkan Israel, kini terlihat seperti kota mati.

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
Potret Menyedihkan Kota Gaza Akibat Bombardir Israel, Gedung Bangunan & Jalan Hancur Bak Kota Mati
Potret Menyedihkan Kota Gaza Akibat Bombardir Israel, Gedung Bangunan & Jalan Hancur Bak Kota Mati (Merdeka.com)

Potret terkini kota Gaza setelah dihancurkan Israel, kini terlihat seperti kota mati.

Memasuki hari ke-81 agresi militer Israel ke Palestina, kota Gaza dilaporkan mengalami kehancuran total.

Video merekam potret wilayah Beit Lahiya di Gaza Utara usai dibombardir Israel Defense Forces (IDF), dibagikan di akun X @QudsNen.

Serangan brutal IDF membuat wilayah yang dulunya ramai itu kini bak kota mati. Simak ulasan selengkapnya:

Potret Pusat kota di Gaza Hancur

Potret Pusat kota di Gaza Hancur
Dok. Istimewa

Melansir dari unggahan di akun X @QudsNen, membagikan video merekam potret kondisi terkini Beit Lahiya usai dihancurkan oleh pasukan Israel.

Beit Lahiya sendiri adalah pusat Kota Gaza yang terletak di Gaza Utara.

Beit Lahiya sendiri adalah pusat Kota Gaza yang terletak di Gaza Utara.
Dok. Istimewa

Kota ini berada di sebelah Beit Hanoun dan dekat dengan perbatasan dengan Israel.

Dalam video yang diambil melalui udara itu, terlihat potret Beit Lahiya telah hancur lebur.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sejauh mata memandang, hanya terlihat reruntuhan bangunan yang telah hancur dan hangus terbakar.

Wilayah yang dulunya ramai dipadati penduduk itu kini tampak bak kota mati.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Pemandangan kehancuran di Beit Lahia akibat agresi pendudukan Israel yang sedang berlangsung di Gaza," tulis keterangan cuitan akun @QudsNen

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dalam video yang dibagikan, terlihat tidak ada satupun bangunan di Beit Lahiya yang luput dari serangan Israel.

Semuanya tampak habis dibombardir dengan berbagai serangan.

Usai dibagikan, banyak warganet pun membanjiri unggahan tersebut dengan komentar berisi seruan untuk melakukan gencatan senjata.

Melansir dari Reuters, Dewan Keamanan PBB menyerukan lebih banyak bantuan untuk Gaza, tetapi tidak menuntut gencatan senjata.

Dewan Keamanan PBB menyetujui resolusi yang mendesak untuk pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Namun, perundingan yang dipimpin oleh AS itu tidak menyerukan Israel untuk menghentikan serangan.

Sengan Tak Kunjung Dihentikan dan Makin Brutal

Jumlah warga sipil yang tewas di Gaza semakin bertambah seiring dengan serangan Israel yang tak kunjung dihentikan.

Pasukan IDF bahkan melakukan serangan di kamp bureij dan Nuseirat di Gaza Tengah, Deir el-Balah, dan kamp pengungsi Jabalia di Gaza Utara.

Berdasarkan data terakhir pada Jumat (22/12/2023), Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan bahwa total jumlah korban tewas adalah 20.057 orang.

Lebih dari 50 ribu warga sipil luka-luka, dan lebih dari 2,3 juta penduduk Gaza mengungsi.

Lebih dari 50 ribu warga sipil luka-luka, dan lebih dari 2,3 juta penduduk Gaza mengungsi.<br>
Dok. Istimewa
Rekomendasi