Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perubahan Iklim Disebabkan Oleh Beberapa Faktor, Ketahui Dampaknya

Perubahan Iklim Disebabkan Oleh Beberapa Faktor, Ketahui Dampaknya Perubahan iklim. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Perubahan iklim disebabkan oleh beberapa faktor yang mendasari. Pemanasan global menjadi salah satu hal yang sering dikaitkan sebagai penyebab utama dari perubahan iklim. Pemanasan global sendiri merupakan kenaikan pada suhu bumi yang berlangsung selama satu dekade atau lebih.

Iklim merupakan rata-rata cuaca yang juga menjadi penanda keadaan atmosfer dalam suatu kurun waktu tertentu. Iklim sendiri berubah secara terus menerus karena adanya interaksi antara suatu komponen dan faktor eksternal.

Misal pada erupsi vulkanik, variasi sinar matahari, serta faktor-faktor yang disebabkan oleh kegiatan manusia. Lalu, apa saja sebenarnya penyebab perubahan iklim itu sendiri? Simak ulasannya dilansir dari laman gramedia dan berbagai sumber, Kamis (21/7/2022):

Jenis Iklim Matahari

Sebelum membahas soal penyebab perubahan iklim, ada baiknya mengetahui tentang jenis dari iklim itu sendiri. Pembagian iklim bisa berdasarkan matahari, dan disebut sebagai iklim matahari.

Pembagian iklim matahari dipengaruhi oleh posisi suatu wilayah terhadap matahari. Atau lebih mudahnya, iklim matahari didasarkan pada banyak dan sedikitnya sinar matahari yang diterima oleh suatu wilayah. Adapun pembagian iklim matahari, seperti:

1. Iklim Tropis

Sebuah wilayah disebut memiliki iklim tropis ketika daerah tersebut memiliki suhu rata-rata di atas 18 derajat Celcius (64 derajat Fahreinheit) dengan curah hujan cukup tinggi.

Di wilayah tropis, matahari akan mencapai titik tepat di atas kepala paling tidak sekali sepanjang tahun. Dan pada daerah tersebut hanya terdapat dua macam musim yaitu penghujan serta kemarau.

Berdasarkan pada pembagian garis lintang, wilayah yang termasuk beriklim tropis adalah wilayah yang terletak pada garis lintang 23,5 LU -23,5 LS. Adapun wilayah yang memiliki iklim tropis di antaranya Brasil, Afrika Tengah, Indonesia, dan Australia Utara.

2. Iklim Sub Tropis

Wilayah yang memiliki iklim sub-tropis terletak di antara garis lintang 23.5° dan  35-66.5. Atau berada di utara dan selatan Khatulistiwa atau lebih tepatnya terletak antara 23,5 LU – 35 LU, dan 23,5 LS – 35 LS. Daerah beriklim sub tropis mempunyai empat musim yaitu musim semi, panas, gugur dang musim dingin.Keempat musim tersebut mempunyai karakteristik tersendiri dengan suhu maksimal, suhu minimal, kelembaban, maupun kondisi mahluk hidup yang berbeda. Tapi secara garis besar wilayah beriklim subtropis sering ditandai dengan musim panas yang hangat hingga panas dan musim dingin yang sejuk hingga ringan dengan cuaca beku yang jarang terjadi.Adapun wilayah yang memiliki iklim sub-tropis diantaranya meliputi sebagian besar wilayah Eropa, kawasan Asia Tengah, Asia Timur, Asia Barat sebelah utara, Amerika Serikat, Afrika Utara, dan Afrika Selatan. Sedangkan daerah sub-tropis yang terletak di belahan bumi selatan meliputi Australia dan bagian selatan Amerika Selatan.3. Iklim SedangIklim sedang atau hangat sendiri berada di wilayah dengan garis lintang tengah 35-66,5 LU dan 35 LS, dan 66,5 LS yang membentang antara tropis dan daerah kutub Bumi.Bukan hanya posisi latitudinal yang mempengaruhi perubahan suhu. Di wilayah beriklim sedang, arus laut, massa udara, benua, maritimitas, dan ketinggian juga merupakan faktor penentu.

4. Iklim Dingin

Iklim dingin di bumi sendiri terdapat di wilayah kutub.  Daerah iklim kutub ditandai dengan kurangnya musim panas. Setiap bulan dalam iklim kutub memiliki suhu rata-rata kurang dari 10 ° C (50 ° F).Wilayahnya sendiri mencangkup lebih dari 20% bagian bumi. Sebagian besar wilayah ini jauh dari garis khatulistiwa, dengan ciri memiliki musim dingin sangat panjang dan musim panas sangat singkat.

Iklim kutub terdiri dari musim panas yang dingin dan musim dingin yang sangat dingin, sehingga menghasilkan tundra tanpa pohon, gletser, atau lapisan es permanen atau semi permanen.Daerah kutub selalu tertutup salju dan es sepanjang tahun. Suhu terendah yang pernah tercatat terjadi di Antartika, dan di angka -88 C. Ciri-Ciri wilayah yang memiliki iklim dingin yaitu memiliki suhu yang selalu rendah sehingga terdapat salju abadi, tanahnya selalu membeku sepanjang tahun, dan udara yang kering.

Penyebab Perubahan Iklim

1. Efek Rumah KacaPerubahan iklim bisa disebabkan karena gas-gas yang berasal dari rumah kaca. Gas rumah kaca yang diproduksi oleh aktivitas manusia bertanggung jawab atas 64% pemanasan global buatan manusia.2. Peningkatan EmisiPenyebab perubahan iklim yang kedua berasal dari peningkatan emisi yang diakibatkan oleh ulah manusia, misalnya saja pada pembakaran minyak, batu bara, dan gas yang akan menghasilkan dinitrogen oksida dan karbon dioksida.Selain itu peningkatan emisi juga disebabkan oleh meningkatnya jumlah peternakan, khususnya pada Sapi dan domba, dimana keduanya menghasilkan metana dalam jumlah besar saat mencerna makanan.Deforestasi atau penebangan hutan juga menambah peningkatan emisi. Sebab, pohon mampu berperan membantu mengatur iklim dengan menyerap CO2 dari atmosfer. Karenanya saat terjadi penebangan, efek menguntungkan kemudian hilang dan karbon yang tersimpan di pohon akan dilepaskan ke atmosfer, dan menambah efek rumah kaca di bumi.

3. Pemanasan Global

Pembangkit listrik dan instalasi industri lainnya ialah penghasil CO2 utama. Suhu rata-rata global saat ini sendiri adalah 0,85ºC lebih tinggi jika dibandingkan dengan akhir abad ke-19. Hal ini tentu berbahaya karena dapat menimbulkan  risiko yang jauh lebih tinggi dan berbahaya. Sebab, berbagai kemungkinan bencana bisa terjadi. 4. Perubahan Orbit Bumi Penyebab terjadinya perubahan iklim selanjutnya berasal dari orbit bumi yang mengalami perubahan. Dalam  800.000 tahun terakhir, terdapat siklus alami dalam iklim bumi di antara zaman es serta periode interglasial yang lebih hangat.

Usai zaman es terakhir di 20.000 tahun yang lalu, suhu global kemudian naik rata-rata sekitar 3°C – 8°C dalam kurun waktu 10.000 tahun terakhir.

Dampak Perubahan Iklim

Perubahan iklim tentu akan berdampak serius bagi manusia dan lingkungan sekitar. Sebab, pola cuaca merupakan suatu bagian penting dalam kehidupan yang akan mempengaruhi tanaman, dan pangan, air yang kita konsumsi, tempat tinggal, serta berbagai aktivitas dan kesehatan manusia.Para ilmuwan pun banyak memberikan gambaran tentang bagaimana iklim kemudian akan berubah ke arah yang lebih buruk jika manusia terus menerus menggunduli hutan, membuang-buang energi serta menggunakan sistem pertanian yang buruk. Sebab, perubahan iklim bisa menyebabkan musim  kemarau berkepanjangan yang lebih panas termasuk di antaranya gelombang panas, intensitas hujan yang terus berkurang di musim kemarau, serta kekeringan yang parah.

Curah hujan yang berlebih di musim penghujan sendiri kemudian akan mengakibatkan naiknya air di permukaan laut. Tentu saja perubahan iklim ini kemudian akan menimbulkan berbagai dampak negatif.

(mdk/khu)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP