Cerita perjuangan gigih seorang pemuda Aceh untuk bisa meraih mimpinya.
Advertisement
Semua orang pasti memiliki impian dan cita-cita.
Umumnya, sejak kecil manusia sudah memiliki cita-cita di masa depan. Seiring berjalannya waktu, mereka pun akan berjuang dan berusaha untuk mewujudkan mimpi tersebut.
Sama seperti pemuda Aceh satu ini. Ia tak pantang menyerah dan terus berjuang untuk bisa mewujudkan mimpinya sebagai seorang abdi negara.
Lantas bagaimana cerita perjuangan gigih pemuda Aceh untuk meraih cita-citanya?
Melansir dari akun TikTok muhammadhendi13_, Minggu (24/9), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
Cerita gigih pemuda Aceh ini berawal ketika dirinya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).
Advertisement
Pada tahun 2019, Ia berkesempatan turut serta menjadi anggota Paskibra di Aceh Selatan.
Advertisement
Ia juga mengaku sering kali mengikuti event atau acara virtual run di sosial media.
Berkat semangatnya, pria Aceh ini berhasil mendapat kiriman medali.
Advertisement
Pria ini kemudian melakukan cek kesehatan untuk pertama kalinya. Cek kesehatan ini untuk persiapan mengikuti tes TNI yang menjadi mimpinya. Tidak sendiri, Ia ditemani pula oleh sang Ibu.
Ia juga sempat mendaftar ke perguruan tinggi pada tahun 2021.
Bahkan pria bernama Hendi ini diterima berkuliah di Universitas Syiah Kuala.
Meskipun pada akhirnya hanya berkuliah selama 2 semester saja.
Advertisement
Hal itu lantaran Hendi ingin melanjutkan mendaftar sebagai Bintara TNI. Mengingat itu menjadi cita-cita utamanya. Sayang, Ia gagal dalam tes tersebut.
Tak ingin larut dalam kesedihan, Ia memutuskan untuk bekerja di tambang. Ia tak mengeluh bekerja membawa beban puluhan kilogram setiap harinya.
Berkat kerja kerasnya tersebut, Hendi bisa membeli motor bekas dan handphone.
Advertisement
Ia lantas kembali ke Banda Aceh untuk melanjutkan kuliah. Selain itu, Ia juga masih bertekad untuk masuk menjadi seorang prajurit TNI.
Advertisement
Pada tahun 2022, Ia kembali mendaftar Bintara TNI kedua kalinya. Namun sayang, Ia kembali gagal.
Advertisement
Di tahun yang sama, Ia lanjut mendaftar Tamtama TNI AD. Sayang, usahanya kali ini juga gagal.
Advertisement
Siapa sangka, selama di Malaysia Ia tetap masih berharap bisa menjadi seorang prajurit TNI.
Ia pun mulai berubah pikiran ingin kembali ke Indonesia untuk mendaftar TNI-Polri.
Advertisement
Akan tetapi ketika hendak Pantuhir Polisi, sang Ibu tiba-tiba mengirimkan pesan. Di mana isi pesan tersebut langsung membuat Hendi bingung ke depannya mau jadi apa. Sebab, sang Ibu sudah menyerah.
Advertisement
Setiap malam pun Ia selalu kepikiran. Bahkan, Hendi juga mengaku sempat hilang semangat hidup.
Advertisement
Ia juga mengaku sudah pasrah. Saking pasrahnya, Ia siap kalah dan siap untuk menang memperjuangkan mimpinya. Namun buah usahanya berbuah manis. Dia lulus tes polisi.