Penuh Cinta, Ini 6 Potret Hangat John Kei Saat di Rumah Bersama Istri dan 3 Anaknya
Merdeka.com - Beberapa waktu yang lalu, publik dihebohkan kembali dengan aksi yang diduga dilancarkan oleh kelompok John Kei. Polda Metro Jaya pun sempat menggelar reka adegan di Perumahan Elite Green Lake City, Tangerang dan Jalan Kresek Raya, Cengkareng pada Minggu (21/6).
Tidak banyak yang tahu, rupanya pria yang memiliki nama lengkap John Refra Kei merupakan figur ayah yang penyayang di mata keluarga. Bahkan dirinya sempat memiliki niatan untuk bertobat. Berikut potretnya seperti yang dirangkum dari kanal YouTube ANTV News Plus pada tanggal 15 Januari 2020.
Selalu Rindu Masakan Istri
Usai divonis bersalah dan dijatuhi hukuman penjara selama lebih dari 7 tahun, John Kei dinyatakan bebas bersyarat dari Lapas Nusakambangan. Selama waktu tersebut, masakan istri merupakan hal yang paling ia rindukan.

YouTube ANTV News Plus ©2020 Merdeka.com
“Masakan istri. Saya mesti selalu makan dulu, pulang kerja makan dulu, berangkat makan dulu. Itu yang saya kangenin di penjara,” ucapnya.
Menghabiskan Waktu dengan Keluarga
Menjalani hukuman penjara selama lebih dari 7 tahun membuat waktu kebersamaannya dengan keluarga menjadi berkurang. Usai bebas, dirinya mengaku ingin menghabiskan waktu dengan istri dan ketiga anaknya.

YouTube ANTV News Plus ©2020 Merdeka.com
“7 tahun lebih nggak ketemu. Sekarang waktu saya untuk keluarga aja,” jelasnya.
Memiliki Tiga Anak

YouTube ANTV News Plus ©2020 Merdeka.com
Membina rumah tangga bersama istri membuat John Kei dianugerahi tiga anak. Anak-anaknya yakni bernama Maria Erviliana Refra, Isser Harrel Refra, dan yang terakhir yaitu Theresia Ferensy Refra.
Harapan Anak-Anak Pada John Kei
Melihat sang ayah yang pada waktu itu dapat menghirup udara bebas kembali, anak-anak John pun mengaku ingin menghabiskan waktu lebih dengannya.

YouTube ANTV News Plus ©2020 Merdeka.com
“Lebih ke waktu aja sih. Pengennya selalu bersama keluarga,” ungkap anak ketiga John Kei/
Sosok Ayah yang Penyayang
Meski diketahui merupakan sosok preman yang paling ditakuti, namun rupanya John merupakan figur ayah yang penyayang. Hal itu diungkapkan oleh sang istri.

YouTube ANTV News Plus ©2020 Merdeka.com
“Dia itu kalo bangun tidur yang pertama dicari itu anak-anak,” jelasnya.
Istri yang Tetap Kuat
Memiliki istri yang selalu mendampingi dan tetap kuat merupakan salah satu motivasi John untuk bangkit kembali. Bahkan, dirinya merasa bersyukur memiliki seorang istri yang selalu ada di setiap jatuh bangunnya.

YouTube ANTV News Plus ©2020 Merdeka.com
“Saya punya istri yang begitu kuat, menghadapi cobaan hidup selama saya hidup di dunia keras maupun saya dipenjara,” tuturnya.
Sempat Bertobat
Sebelumnya, John Kei pernah mengaku tengah bertobat. Dirinya memutuskan untuk bertobat pada saat ditempatkan di Lapas High Risk Nusakambangan selama lebih dari satu bulan. Salah satu ayat yang terdapat dalam kitab Injil rupanya membuatnya sadar.

©2012 Merdeka.com/imam buhori
“Carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditempatkan kepadamu. Dengan ayat yang ini saya renungkan, berarti saya harus melayani Tuhan, saya harus mendekatkan diri kepada Tuhan,” terangnya.
Kasus Terkini John Kei
Kini, John Kei harus rela menghadapi proses hukum di depan mata lantaran penganiayaan yang terduga dilakukan oleh kelompoknya pada tanggal 20 Juni silam. Namun, hal ini dibantah oleh kuasa hukum John Kei, Anton Sudanto yang menegaskan semua pihak harus mengedepankan asas praduga tak bersalah.
“Tidak boleh kita langsung menyalahkan seseorang sebelum ada kekuatan hukum yang tetap itu satu. Yang kedua bang John Kei sudah diperiksa semalam sampai tadi tentang UUD darurat saja,” jelasnya.

©2020 Merdeka.com
Pernyataan Nus Kei
Di lain pihak, Nus Kei mengungkapkan bahwa kesalahpahaman merupakan salah satu penyebab dari aksi penyerangan tersebut.
“Jadi saya enggak punya masalah sama beliau, mungkin saja beliau yang punya masalah dengan saya. Cuma memang komunikasi kami agak mandeg. Perjalanan waktu saya enggak tahu akan terjadi kejadian sampai kemarin,” terangnya.

©2020 Merdeka.com/Kirom
Keterangan Irjen Nana Sudjana
Kasus John Kei berawal dari Minggu (21/6) pada pukul 11.30 WIB. Kelompok John kei diduga melakukan penyerangan terhadap kelompok Nus Kei di daerah Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Akibatnya, 30 orang termasuk John telah diamankan polisi.
“1 meninggal yaitu EN meninggal karena luka bacok di beberapa tempat. Dan 1 lagi putus jari tangan 4 jari berinisial AR,” kata Irjen Nana Sudjana selaku Kapolda Metro Jaya.
(mdk/mta)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya