Pengertian Iklim Kontinental hingga Ciri-cirinya, Ketahui Contoh Daerahnya
Merdeka.com - Bumi memiliki beberapa wilayah yang terus mendapatkan maupun sama sekali tidak mendapatkan sinar matahari. Akibatnya, bumi memiliki beberapa iklim tertentu.
Secara umum, bumi memiliki lima iklim. Di antaranya yakni iklim tropis, subtropis, sedang, dingin, kontinental, dan fisis. Masing-masing iklim memiliki beragam ciri beserta daerahnya yang cenderung terus mengalami beberapa kondisi tertentu.
Iklim sendiri adalah suatu karakter cuaca yang terjadi pada suatu daerah dalam kurun waktu tertentu. Beberapa unsur yang membentuk iklim dapat berbeda-beda antar wilayah yakni berupa suhu udara, sinar matahari, awan, curah hujan, kelembapan udara, angin, dan lain sebagainya.
Salah satu iklim yang patut diketahui adalah iklim kontinental. Istilah iklim kontinental juga seringkali disebut dengan iklim benua.
Umumnya, iklim kontinental dimiliki oleh beberapa daerah yang mendekati kawasan kutub dengan cuaca serta suhu ekstrem. Lantas, apa sebenarnya yang disebut dengan iklim kontinental beserta dengan ciri-cirinya itu? Melansir dari berbagai sumber, berikut rangkuman selengkapnya tentang iklim kontinental.
Pengertian Iklim
Sebelum mengenal lebih jauh tentang iklim kontinental, penting bagi Anda untuk paham mengenai istilah iklim sendiri. Iklim merupakan salah satu istilah yang memiliki beragam pengertian.

phys.org
Berdasarkan beberapa ahli, pengertian iklim yakni sebagai berikut,
Gibbs (2009)Menurut Gibs, iklim merupakan sebuah istilah yang merujuk pada peluang statistik berbagai keadaan atmosfer. Beberapa indikator yang menunjukkan suatu iklim antara lain yakni seperti suhu, tekanan, angin dan kelembapan yang terjadi di suatu daerah selama kurun waktu yang tak singkat.
Kartasapoetra (2012)Kartasapoetra menjelaskan, iklim adalah rata-rata keadaan cuaca dalam jangka waktu yang cukup lama. Umumnya, iklim cenderung memiliki sifat tetap sehingga dapat terjadi pada suatu daerah tertentu dalam jangka panjang.
World Conference (1979)Tahun 1979, konferensi dunia mengartikan iklim sebagai sebagai suatu sintesis kejadian cuaca selama kurun waktu yang panjang. Hal tersebut dapat diamati melalui indikator tertentu yang secara statistik cukup dapat dipakai untuk menunjukkan nilai berbeda antara keadaan pada setiap saatnya.
Pengertian Iklim Kontinental
Melansir dari laman Nations Encyclopedia, iklim kontinental adalah jenis iklim yang cenderung memiliki ciri suhu musim dingin dalam waktu tertentu. Umumnya, kawasan yang diliputi ilim kontinental akan lebih banyak dilewati periode bersalju setiap tahunnya.
Iklim kontinental dimiliki oleh sebagian besar kawasan yang mendekati kutub seperti belahan bumi bagian utara dan lain sebagainya. Meski demikian, beberapa daerah dengan ketinggian tertentu juga dapat mengalami iklim kontinental yang cukup dominan.

©©shutterstock.com/Morgar
Mengutip dari laman worldatlas.com, iklim kontinental umumnya terjadi pada daerah yang memiliki garis lintang tengah. Sebab, tidak ada kelembapan yang berasal dari air laut yang cukup untuk memengaruhi suhu.
Sehingga, daratan luas yang memiliki iklim kontinental akan cenderung mengalami musim panas serta musim dingin ekstrem. Sebab, tanah dan bebatuan memiliki suhu yang lebih rendah dan mudah kehilangan suhu panas dibandingkan dengan air.
Ciri-ciri Iklim Kontinental

shutterstock ©2020 Merdeka.com
Sementara itu, iklim kontinental juga dapat dikenali melalui beberapa ciri-cirinya. Adapun ciri-ciri dari iklim kontinental tersebut antara lain sebagai berikut,
Contoh Daerah dengan Iklim Kontinental
Daerah yang mengalami iklim kontinental umumnya berada di sebagian besar belahan bumi utara. Beberapa di antaranya yakni mencakup wilayah berikut ini,
EropaSebagian besar wilayah Eropa Timur dan Tenggara antara lain seperti Belarusia, Bulgaria, Bosnia dan Herzegovina, Estonia, Finlandia, Huangaria, Lithuania, Moldova, Norwegia, Polandia, Rumania, Slovakia, dan Swiss.
RussiaSebagian besar kawasan Rusia Tengah dan Siberia seperti Moskow, Novosibirsk, Omsk, Perm, Chelyabinsk, Kazan, Saint Petersburg, Samara, Vladivostok, Volgograd, Voronezh, dan Ufa.

©STR/AFP
Amerika UtaraSebagian besar wilayah Amerika Utara seperti Kanada, Ontario, Toronto, Ottawa, Calgary, Edmonton, Winnipeg, Hamilton, Montreal, dan Quebec City.
Amerika SelatanSebagian kecil wilayah Amerika Selatan seperti Argentina, bagian tengah dan timur Santiago, serta bagian Aysen.
AsiaSebagian besar kawasan China wilayah utara dan timur laut seperti Beijing, Harbin, Korea Selatan, Jepang, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Mongolia, dan Korea Utara.
(mdk/mta)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya