Niat Sholat Ba'diyah dan Tata Caranya, Dapat Menyempurnakan Ibadah Fardhu

Pahami secara mendalam Niat Sholat Ba'diyah dan Tata Caranya yang benar untuk menyempurnakan sholat fardhu Anda.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Niat Sholat Ba'diyah dan Tata Caranya, Dapat Menyempurnakan Ibadah Fardhu
Ilustrasi Sholat Idul Adha Berjamaah (Pexels/Mohammed Alim)

Sholat Ba'diyah merupakan salah satu ibadah sunnah rawatib yang sangat dianjurkan dalam Islam. Pelaksanaannya dilakukan sesudah menunaikan sholat fardhu lima waktu. Amalan ini bertujuan untuk menyempurnakan kekurangan pada sholat fardhu yang telah dikerjakan seorang Muslim.

Ibadah sunnah ini juga menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta meraih pahala berlimpah. Hukumnya termasuk sunnah muakkad, yang berarti sangat ditekankan untuk dilaksanakan. Pemahaman mengenai Niat Sholat Ba'diyah dan Tata Caranya menjadi krusial bagi setiap Muslim.

Lantas, bagaimana sebenarnya niat yang benar untuk sholat Ba'diyah Maghrib, Isya, atau Dzuhur? Apa saja langkah-langkah yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaannya? Artikel ini akan mengupas tuntas panduan lengkap mengenai sholat sunnah Ba'diyah.

Mengawali setiap ibadah, termasuk sholat Ba'diyah, dengan niat yang benar adalah fondasi utama. Niat sholat Ba'diyah diucapkan dalam hati, meskipun melafazkannya juga disunnahkan untuk membantu menghadirkan kekhusyukan. Perbedaan niat ini terletak pada sholat fardhu yang mengikutinya.

Untuk sholat Ba'diyah Maghrib sebanyak dua rakaat, niatnya adalah "Ushalli sunnatal maghribi rak'ataini ba'diyyatan mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta'aala." Sementara itu, sholat Ba'diyah Isya dua rakaat diniatkan dengan "Ushalli sunnatal 'isyaa-i rak'ataini ba'diyyatan mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta'ala." Sholat sunnah setelah Isya ini dapat dikerjakan dua atau empat rakaat.

Pelaksanaan sholat Ba'diyah Dzuhur juga memiliki variasi niat sesuai jumlah rakaatnya. Untuk dua rakaat, niatnya adalah "Ushalli sunnatad dhuhri rok'ataini ba'diyyatan mustaqbilal qiblati ada'an lillahi ta'ala." Apabila ingin menunaikan empat rakaat, niatnya menjadi "Ushalli sunnatad dhuhri arba'a rokataini ba'diyyatan mustaqbilal qiblati ada'an lillahi ta'ala," yang dilakukan dengan dua kali salam.

ilustrasi sholat
Cara Menjamak Shalat Maghrib dan Isya pexels.com

Setelah memahami niat, langkah selanjutnya adalah mengikuti Tata Cara Sholat Ba'diyah yang benar. Secara umum, tata cara sholat sunnah ini serupa dengan sholat sunnah dua rakaat lainnya, dengan perbedaan utama pada bacaan niatnya. Setiap gerakan harus dilakukan dengan tuma'ninah, yaitu tenang dan tidak tergesa-gesa.

Urutan pelaksanaan sholat Ba'diyah dimulai dengan membaca niat yang telah ditentukan, diikuti dengan takbiratul ihram. Setelah itu, dilanjutkan dengan membaca doa iftitah, surat Al-Fatihah, dan surat pendek. Disunnahkan membaca surat Al-Kafirun pada rakaat pertama dan Al-Ikhlas pada rakaat kedua, kemudian ruku' dan i'tidal.

Rangkaian sholat berlanjut dengan sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua. Kemudian, berdiri untuk menunaikan rakaat kedua dengan urutan yang sama, yaitu membaca Al-Fatihah dan surat pendek. Sholat diakhiri dengan tasyahud akhir dan salam, menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah sunnah ini.

  1. Membaca Niat
  2. Takbiratul Ihram
  3. Membaca Doa Iftitah
  4. Membaca Surat Al-Fatihah
  5. Membaca Surat Pendek (Dianjurkan surat Al-Kafirun pada rakaat pertama dan Al-Ikhlas pada rakaat kedua)
  6. Ruku' dengan Tuma'ninah
  7. I'tidal dengan Tuma'ninah
  8. Sujud dengan Tuma'ninah
  9. Duduk di antara dua sujud dengan Tuma'ninah
  10. Sujud kedua dengan Tuma'ninah
  11. Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua
  12. Membaca Surat Al-Fatihah
  13. Membaca Surat Pendek
  14. Ruku' dengan Tuma'ninah
  15. I'tidal
  16. Sujud pertama (rakaat kedua)
  17. Duduk di antara dua sujud
  18. Sujud kedua (rakaat kedua)
  19. Tasyahud Akhir
  20. Salam

Dalam melaksanakan sholat Ba'diyah, terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar ibadah ini sempurna. Sholat sunnah ini tidak diawali dengan adzan maupun iqomah, berbeda dengan sholat fardhu. Selain itu, sangat dianjurkan untuk mengerjakan sholat sunnah ini di rumah atau bergeser sedikit dari tempat sholat fardhu di masjid.

Bacaan sholat dalam sholat Ba'diyah tidak dinyaringkan, melainkan dibaca secara lirih atau dalam hati. Apabila sholat Ba'diyah dilakukan lebih dari dua rakaat, seperti Ba'diyah Dzuhur empat rakaat, setiap dua rakaat harus diakhiri dengan salam. Ini merupakan bagian penting dari Niat Sholat Ba'diyah dan Tata Caranya yang perlu dipahami.

  1. Tidak diawali dengan adzan maupun iqomah.
  2. Dianjurkan dikerjakan di rumah atau bergeser dari tempat sholat fardhu.
  3. Bacaan sholat tidak dinyaringkan.
  4. Jika lebih dari dua rakaat, setiap dua rakaat diakhiri dengan salam.

Sholat Ba'diyah, sebagai bagian dari sholat sunnah rawatib, memiliki keutamaan yang luar biasa. Salah satu keutamaannya adalah janji dibangunkan rumah di surga bagi mereka yang menjaga sholat sunnah rawatib 12 rakaat sehari semalam. Jumlah ini mencakup empat rakaat sebelum Dzuhur, dua rakaat setelah Dzuhur, dua rakaat setelah Maghrib, dua rakaat setelah Isya, dan dua rakaat sebelum Subuh.

Rekomendasi