Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menuai sorotan lantaran kebijakannya soal mengirim anak nakal ke barak militer. Banyak pro dan kontra dari masyarakat menyusul aksi sang Gubernur yang menyebut pengiriman anak nakal ke barak militer bertujuan untuk memberi pembinaan bagi para remaja.
Siapa sangka, langkah Dedi Mulyadi tersebut nyatanya ikut menginspirasi salah seorang pejabat daerah lain untuk menerapkan kebijakan serupa. Pejabat tersebut adalah Tjhai Chui Mei, Wali Kota Singkawang yang juga memilih mengirim sejumlah remaja nakal ke barak TNI.
Selayaknya Dedi Mulyadi, sikap Tjhai Chui Mei ini juga turut mengundang atensi dari kalangan masyarakat. Lantas, siapa sebenarnya sosoknya? Berikut ulasan selengkapnya.
Advertisement
Beberapa waktu lalu, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi resmi mengirimkan sejumlah anak remaja nakal ke barak militer. Kini, para anak tersebut mendapatkan pembinaan semimiliter bersama para tentara sungguhan. Ternyata, usulan serupa juga datang dari Singkawang.
Wali Kota cantiknya, Tjhai Chui Mei diketahui memberi perhatian khusus kepada para remaja yang bermasalah. Bahkan secara terang-terangan, Tjhai Chui Mei membagikan salah satu unggahan berupa video singkat ke dalam akun Instagram pribadinya @tjhaichuimie.
Isinya yakni saat para remaja pelaku balap liar di Kota Singkawang tampak dipanggil dan dikumpulkan di kantor Wali Kota Singkawang.
“Penanganan aksi balap liar dengan pemanggilan terhadap pelaku balap liar di kantor Wali Kota Singkawang,” tulisnya, demikian dikutip dari keterangan unggahan.
Di hadapan para remaja, Tjhai Chui Mei memberikan pesan singkat dan tegas, meminta para pelaku agar tak mengulangi hal serupa. Bahkan, dia turut memanggil orangtua dan meminta para pelaku memohon ampun.
“Kalau tidak benar, kenapa masih dilakukan? Harusnya berpikir, saya harus melakukan hal yang positif, yang bisa membahagiakan orang, orangtua. Mau enggak kalian begitu?” tegasnya.
Advertisement
Setelah dijaring, para pelaku balap liar yang meresahkan masyarakat diarahkan untuk selanjutnya mengikuti pembekalan bela negara. Mereka bakal langsung mendapat pembinaan dari Rindam XII/Tanjungpura, Kalimantan Barat.
Para remaja ini akan mengikuti pembinaan yang dipandu oleh TNI, Polres dan Pemkot Singkawang. Dia mengatakan program ini bukan untuk memberikan latihan militer, melainkan untuk membentuk disiplin dan perubahan pola pikir bagi para pelaku balap liar.
“Pembekalan ini diberikan untuk mereka yang telah diamankan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Singkawang beberapa hari lalu. Mereka dipastikan akan mengikuti program pembekalan bela negara di Rindam XII Tanjungpura," tegasnya, dilansir dari Antara.
Advertisement
Tjhai Chui Mei sendiri merupakan wanita kelahiran Singkawang pada tahun 1972. Dalam kontestasi politik daerah, dia tercatat pernah menjabat sebagai Wali Kota Singkawang periode tahun 2017 hingga 2022.
Dia resmi meraih gelar Sarjana dari STIE Mulia Singkawang tahun 2011 lalu memilih untuk melanjutkan pendidikannya di Universitas Tanjungpura Pontianak. Sebelum akhirnya memilih terjun ke dunia politik, wanita ini diketahui pernah bekerja di sektor swasta.
Siapa sangka, keputusan Tjhai Chui Mei yang memilih ke dunia politik sukses mengantarkannya menjadi Ketua DPRD Kota Singkawang. Dia pun terpilih kembali menjadi anggota DPRD periode 204-2016 sebelum akhirnya menjadi kandidat calon Walik Kota Singkawang.
Kini, Tjhai Chui Mei yang kembali terpilih sebagai Wali Kota Singkawang berpasangan dengan Wakil Wali Kota Muhammadin setelah diusung Partai PDI Perjuangan dan mulai menjabat pada 20 Februari 2025 silam.