Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mahasiswa Sentil Dosen Cueki Skripsi, Ungkap Perjuangan Ayah Cari Uang Kuliah

Mahasiswa Sentil Dosen Cueki Skripsi, Ungkap Perjuangan Ayah Cari Uang Kuliah Ilustrasi Twitter. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Para mahasiswa-mahasiswi Strata-1 (S1) tingkat akhir umumnya akan mengajarkan skripsi sebagai salah satu syarat kelulusan dari perguruan tinggi. Dalam menyelesaikan skripsi, para mahasiswa-mahasiswi tentu harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dosen pembimbing.

Tak sedikit dari mereka yang mengalami kesulitan saat proses penyelesaian skripsi. Salah satunya pria berikut ini.

Pria berikut ini tampak mengalami kesulitan dalam menyelesaikan skripsi. Hal ini lantaran dosennya bersikap cuek dengan skripsinya.

Pria itu lantas menuliskan sebuah cuitan di Twitter yang 'menyentil' dosen yang suka cueki skripsi mahasiswa-mahasiswinya. Cuitan pria itu lantas viral di media sosial dan mendapat beragam respon dari netizen.

Berikut ulasan lengkapnya.

Mahasiswa Sentil Dosen Cueki Skripsi

mahasiswa sentil dosen cueki skripsi

©2021 Merdeka.com/Twitter @firmanrafiandy

Dilansir dari akun Twitter @firmanrafiandy, pemilik akun Twitter yang diketahui bernama Firman Rafiandy menuliskan sebuah cuitan yang akhirnya viral di media sosial. Dalam cuitan nya itu, Firman 'menyentil' dosen yang suka cuek dengan skripsinya, sehingga membuat ayahnya bersusah payah membayar UKT.

"Dear dosen yang suka CUEK dengan mahasiswa-nya yang skripsian, terima kasih engkau sudah membuat aku menangis dan ayahku bersusah payah bayar UKT.

Semester lalu bayar full Rp 6.950.000 HANYA UNTUK MENUNGGU diterima atau tidak proposalnya. Last minute baru di ACC. Bayar lagi," tulis Firman Rafiandy.

Ekonomi Ayah dan Ibunya Sedang Turun Saat Pandemi

Melalui cuitan nya itu, Firman juga mengungkapkan jika ekonomi ayah dan ibunya sedang turun saat pandemi ini. "Ekonomi ayahku dan ibuku sedang turun saat pandemi ini. Aku mengerti betul rasanya susah cari uang, karna aku punya cicilan bank setiap bulan yang harus dibayar.Dzalim atau tidak perbuatan mereka biar allah yang menilai, saya cuman sedih bayar kuliah tapi gak diapa-apain," sambungnya.

Firman: Tidak Ada Istilah Mahasiswa yang Butuh Dosen

Firman Rafiandy juga menuliskan sebuah cuitan yang menegaskan bahwa tidak ada istilah mahasiswa yang membutuhkan dosen, tetapi semua saling membutuhkan. "TIDAK ADA ISTILAH "MAHASISWA YANG BUTUH DOSEN", semua saling membutuhkan. Ada mimpi orang tua yang ingin melihat anaknya lulus, karna dicuekin jadi tertunda, bahkan ada yang sampai ayahnya keduluan MENINGGAL DUNIA.Semoga engkau membaca ini. Twitter saya terbuka," tulis Firman Rafiandy.

Ceritakan Ayah yang Bingung saat Dimintai Uang UKT Lagi

Firman juga menceritakan tentang wajah bingung sang ayah saat dirinya meminta uang UKT lagi. Terlebih saat ini, kondisi ekonomi keluarganya tengah menurun."Tadi pagi ayahku terlihat bingung mukanya saya minta uang UKT lagi.Beliau cuman jawab,"Nanti lak bapak dikasih jalan sama Allah"Mungkin ia di mobil menangis, darimana uangnya, darimana uangnya.Kalo dosen pembimbing tetap cuek, SEMOGA REZEKIMU LANCAR," sambungnya.

Ayah Firman juga Seorang Dosen

mahasiswa sentil dosen cueki skripsi

©2021 Merdeka.com/Twitter @firmanrafiandy

Ayah Firman Rafiandy ternyata juga seorang dosen. Dalam sebuah video yang diunggah oleh Firman, sang ayah terlihat begitu totalitas dalam mengajar. Ia bahkan terlihat mengajar saat sedang berada di dalam mobil bersama anaknya. "Kebetulan ayah saya juga dosen. Dan ini gambaran setiap pagi, siang sampai sore. Beliau sarapan sama anak sambil ngajar, siang diajak makan lagi membimbing dan menguji mahasiswanya.Wajar kalau saya merasa dosen tidak seharusnya CUEK," tulis Firman Rafiandy.

Membuat Cuitan Tanpa Tekanan dan Rasa Takut

Di akhir kalimat, Firman Rafiandy pun mengungkapkan jika ia menulis cuitan di Twitter tanpa tekanan dan tanpa rasa takut. Selama yang ia lakukan benar dan tak merugikan, maka Allah SWT akan selalu melindungi langkahnya. "Sebaiknya manusia memahami "apa yang kau tanam, itu yang kau petik."Yang memberi kemudahan, pasti mendapat kemudahan. Begitu juga sebaliknya.Saya menulis ini tanpa tekanan apapun, tanpa takut apapun. Selama kita benar dan tidak merugikan, Allah memayungi langkah kita," pungkasnya.

(mdk/add)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP