Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lingkungan Abiotik Tempat Komponen Tak Bernyawa, Ini Penjelasan Lengkap Serta Contoh

Lingkungan Abiotik Tempat Komponen Tak Bernyawa, Ini Penjelasan Lengkap Serta Contoh Ilustrasi lingkungan bersih dan sehat. Pixabay ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Lingkungan abiotik termasuk ke dalam salah satu jenis dari lingkungan. Perlu diketahui bahwa lingkungan itu terbagi menjadi dua, yakni lingkungan abiotik dan juga biotik.

Lingkungan abiotik ini merupakan segala yang tidak mempunyai atau memiliki nyawa. Sementara komponen biotik merupakan setiap komponen dalam lingkungan yang merupakan benda hidup atau bernyawa.

Komponen biotik dan abiotik ini merupakan dua komponen yang menyusun ekosistem. Bagi Anda yang ingin mengetahuinya lebih dalam, merdeka.com akan memberikan penjelasannya untuk Anda. Berikut adalah ulasan mengenai lingkungan abiotik yang sudah dirangkum dari berbagai sumber.

Ekosistem

Sebelum mengetahui lingkungan abiotik secara detail dan mendalam, Anda perlu memahami apa itu ekosistem. Ekosistem merupakan hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan kehidupannya.

Dengan adanya definisi tersebut, maka juga terbentuklah sebuah rantai makanan dan juga terjadi sebuah simbiosis antar makhluk hidup. Sedangkan komponen dari penyusun ekosistem itu sendiri ada dua, yakni komponen biotik dan juga komponen abiotik.

Lingkungan Abiotik

Dalam pembahasan kali ini, kita akan mengulas lingkungan abiotik lebih dalam. Abiotik sendiri merupakan salah satu istilah yang digunakan guna menyebut sesuatu yang tak hiduo atau tidak beryawa (benda mati).

Komponen abiotik merupakan komponen penyusun ekosistem yang terdiri dari benda-benda tidak hidup. Secara terperinci, komponen abiotik ini adalah keadaan fisik dan juga kimia yang ada di sekitar organisme yang menjadi medium dan substrat guna menunjang berlangsungnya kehidupan organisme itu sendiri. Contoh dari komponen abiotik adalah, udara, tanah, cahaya matahari, air, iklim dan juga topografi.

Macam-Macam Komponen Abiotik

Udara

Udara merupakan salah satu komponen yang penting bagi kelangsungan kehidupan di bumi. Oksigen sendiri sangat diperlukan manusia dan hewan untuk bernapas atau karbondioksida yang diperlukan tumbuhan untuk berfotosintesis, itu semua berasal dari udara.

Bahkan bumi pun juga diketahui tengah terlindungi oleh lapisan atmosfer yang tak lain adalah lapisan-lapisan udara.

Tanah

Selanjutnya adalah tanah yang dapat memengaruhi suatu ekosistem. Apabila bumi hanya berisi batuan dan logam tanpa tanah, maka tak akan ada berbagai jenis tumbuhan dan juga organisme lain.

ilustrasi tanah kering

Ilustrasi shutterstock.com

Tanah adalah tempat hidup bagi berbagai jenis organisme dan juga tumbuhan. Hadirnya tumbuhan ini akan menjadikan suatu daerah memiliki organisme pemakan tumbuhan dan organisme lain yang memakan pemakan tumbuhan itu sendiri hingga terciptalah suatu rantai makanan.

Cahaya Matahari

Selanjutnya adalah cahaya matahari yang akan memengaruhi suatu tempat dengan kelembapan serta suhu yang tengah diberikan. Matahari juga menyebabkan adanya peningkatan suhu udara sehingga perbedaan suhu itu menyebabkan terjadinya tekanan udara yang pada nantinya akan mengalir dan bergerak membentuk angin.

001 indra cahya

©2019 Merdeka.com

Itu semua akan memberikan manfaat bagi seluruh organisme. Cahaya matahari sendiri juga merupakan sumber energi utama semua makhluk hidup. Baik mulai dari manusia, hewan dan juga tumbuhan.

Air

Hampir semua makhluk hidup di muka bumi ini membutuhkan air karena ia merupakan komponen yang sangat vital bagi kehidupan. Sebagian besar tubuh makhluk hidup tersusun oleh air dan tak satupun makhluk yang tidak membutuhkan air.

ilustrasi air laut

dumblittleman.com

Meski begitu, kebutuhan organisme akan air tidaklah sama antara satu dengan lainnya. Begitu pula ketersediaan air di suatu daerah, tak selalu sama antara daerah satu dan yang lain.

Topografi

Topografi merupakan letak suatu tempat dipandang dari ketinggian di atas permukaan air laut atau dipandang dari garis bujur serta garis lintang. Topografi yang berbeda akan menyebabkan perbedaan penerimaan intensitas kelembapan, cahaya, suhu udara dan juga tekanan udara.

Hingga pada akhirnya topografi dapat menggambarkan distribusi makhluk hidup.

(mdk/bil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP