Lahan Eks Palaguna Bandung Tak Terawat, Walikota Farhan Ngamuk Sambil Tunjuk-tunjuk Minta Warung Dibongkar

Sampah yang tak terurus dan mulai menggunung di lokasi juga kian membuat Farhan naik darah.

Mutia Anggraini
Oleh Mutia Anggraini - Reporter
Lahan Eks Palaguna Bandung Tak Terawat, Walikota Farhan Ngamuk Sambil Tunjuk-tunjuk Minta Warung Dibongkar
Lahan Eks Palaguna Bandung Tak Terawat, Walikota Farhan Ngamuk Sambil Tunjuk-tunjuk Minta Warung Dibongkar (TikTok @hmfarhanofficial.)

Walikota Bandung, Muhammad Farhan bersama jajaran Pemerintah Kota Bandung secara mengejutkan mendatangi langsung lahan bekas bangunan Palaguna Plaza yang berlokasi di Jalan Asia-Afrika. Di lokasi, Farhan mengungkap jika banyak pelanggaran yang dilakukan oleh pihak pengelola.

Sampah yang tak terurus dan mulai menggunung juga kian membuat Farhan naik darah. Dia menyebut, hal ini yang membuat Kota Bandung menjadi rusak dan memiliki kesan buruk.

Tanpa banyak omongan, Farhan meminta Satpol PP Kota Bandung untuk segera melakukan penindakan. Warung hingga barang-barang tak terawat di lokasi langsung diangkut. Berikut ulasan selegkapnya.

Kamis (22/5) lalu, Walikota Bandung Muhammad Farhan bersama jajaran Pemkot Bandung berkunjung langsung ke lahan eks pusat perbelanjaan ternama Palaguna Plaza. Tampil dengan atasan gelap serta sepatu hitam, Farhan memerintahkan agar lahan tak terawat itu segera diambil alih Pemkot Bandung.

Dia bahkan menegur keras salah satu koordinator lapangan setelah ditemukan banyak pelanggaran terjadi. Momen tersebut selayaknya yang dibagikan dalam sebuah video singkat pada akun TikTok pribadi Farhan @hmfarhanofficial.

“Hari ini semua angkut, warung, kolam ikan, apa segala macam,” tegas Farhan.

Meski sempat memberi penjelasan, namun Farhan tampak enggan mendengar koordinator lapangan berbicara.

“Ini baru saja saya bongkar,” balas salah satu pria di lokasi.

“Sekarang bongkar lagi, enggak ada bukan-bukan,” perintah Farhan.

Lahan yang seharusnya menjadi area parkir itu kedapatan justru digunakan sebagai taman hiburan. Sehingga, banyak bangunan liar seperti warung-warung kecil yang berjejalan di lahan kosong tersebut.

Bahkan, pada malam hari, banyak aktivitas di lokasi seperti pasar malam. Namun pada siang hari, semua hal tersebut justru menghilang dan hanya meninggalkan tumpukan sampah yang jelas mencemari lingkungan dan pemandangan kota.

“Kamu melawan pemerintah?” tegas Farhan kepada koordinator lapangan.

“Tidak pak,” jawabnya.

“Ya sudah, nurut. Bongkar sekarang. Ini yang merusak kota seperti ini,” pinta Farhan, tegas.

“Bongkar ini, kalau perlu Satpol PP bongkar,” imbuhnya.

Lantaran beberapa pelanggaran tersebut, Farhan menegaskan jika lokasi ini bakal disegel selama beberapa waktu. Padahal sebelumnya, pihak yang bersangkutan diketahui telah mendapat beberapa kali surat peringatan, namun disebut Farhan justru diabaikan.

“Karena di sini terjadi pengabaian dari sampah selama berbulan-bulan, berbagai macam peringatan sudah diberikan oleh kami tapi diabaikan. Jadi daerah tanah ini akan disegel,” kata Farhan.

Lebih lanjut, Pemkot Bandung diketahui bakal memperbaiki kawasan parkir tersebut agar tidak berkembang menjadi lokasi baru yang tak diinginkan.

“Ini banyak alasan dari kami Pemkot Bandung yang akhirnya masuk dan mengambil alih,” tandasnya.

@hmfarhanofficial Tanah eks Palaguna untuk sementara diambil alih oleh pemerintah kota Bandung yang dimana pemilik tidak mampu menangulangi ketertiban dan kebersihan. Sementara tanah ini akan dijadikan Ruang Terbuka Hijau sampai adanya kejelasan dari pengelola. Sumur Mata Air Bandung sebagai salah satu cagar budaya harus tetap dijaga dan dilestarikan. #BandungUTAMA #muhammadfarhan #walikotabandung ♬ Men in Battle - FASSounds
Rekomendasi