Kisah Hermawan, Mahasiswa Tak Malu Jadi Peternak Sapi Raup Untung Hingga Ratusan Juta
Merdeka.com - Banyak generasi muda yang malu untuk memulai bisnis, apalagi dalam bidang peternakan sapi. Namun, hal ini tidak dirasakan oleh Hermawan. Pemuda asal Depokrejo, Ngombol, Purworejo ini justru memulai usahanya sebagai peternak sapi, bahkan saat dirinya masih duduk di bangku SMA.
Berbagai pasang surut sebagai pengusaha pun telah ia lalui saat menjalani bisnisnya. Bergelut dengan usahanya yang mampu meraup banyak keuntungan tidak lantas membuatnya lupa dengan pendidikan.
Berikut ulasan selengkapnya seperti yang dirangkum dari kanal YouTube DNTrust.
Bakat Pengusaha Menurun dari Keluarga
Rupanya, jiwa usahanya menurun dari keluarga. Namun, pria yang satu ini mengungkapkan bahwa tidak ada satu pun anggota keluarganya yang menekuni usaha di bidang peternakan.

YouTube DNTrust ©2020 Merdeka.com
"Sebelumnya dari keluarga kami, orang tua kami latar belakangnya memang wirausaha. Dan wirausaha ini dari kami tidak ada yang terjun di dunia peternakan. Mayoritas rata-rata di dunia konstruksi dan lain sebagainya, dagang seperti itu," ungkapnya.
Mulai Usaha Sejak SMA

YouTube DNTrust ©2020 Merdeka.com
Pria yang kini masih berstatus sebagai mahasiswa ini memulai bisnisnya saat ia masih sekolah di bangku SMA. Usaha peternakannya tersebut bermula dari dirinya yang membantu kawan sang ayah.
Bermula dari Bantu Cari Hewan Kurban
Menjelang hari raya kurban, dirinya berinisiatif untuk menawarkan dua ekor sapi yang saat itu milik pamannya.

YouTube DNTrust ©2020 Merdeka.com
Rupanya kawan dari sang ayah pun menyetujui dan memintanya untuk menambah jumlah sapi. Pada saat itu juga, ia tergiur untuk menekuni usaha di bidang peternakan sapi.
Raup Untung Ratusan Juta Saat Pertama Kali Bisnis
Saat itu, ia pun mengaku mendapatkan untung dalam jumlah yang fantastis.

YouTube DNTrust ©2020 Merdeka.com
"Pada kesempatan itu saya dikasih untung banyak. Jujur banyak. Di atas seratus mungkin. Itu sya dikasih untung segitu, siapa yang nggak suka untuk kelas anak usia SMA emang dulu saya," ucapnya.
Sempat Merugi
Namun, selang beberapa waktu kemudian, Hermawan harus berhadapan dengan pasang surutnya di dunia usaha. Ia pernah merugi hingga ratusan juta pula.
"Saat itu memang saya belum cinta sama usaha saya. Saya cuma mengejar keuntungan. Nah, saat itu saya diuji. Rugi di atas Rp 100 juta," kenangnya.
Menangi Kontes
Sempat merugi tak membuat nyala api semangatnya padam. Ia pun justru kembali termotivasi untuk memberikan kemampuan terbaiknya di dunia peternakan sapi. Salah satunya yakni dengan mengikuti beberapa kontes.

YouTube DNTrust ©2020 Merdeka.com
"Alhamdulillah juara satu untuk kelas penggemukan dan untuk kelas pejantan dua ekor. Lalu pada kesempatan itu pula saya mengikuti kontes kelas Provinsi. Untuk kelas penggemukan dan sapi lokal Alhamdulillah juara satu juga," katanya.
Butuh Cinta, Jangan Cari Keuntungan
Pasang surutnya menjadi seorang usaha membuat dirinya jauh dari perasaan malu sebagai peternak sapi. Bahkan, dari usahanya ini ia mendapatkan banyak pelajaran berharga sembari ia tetap menekuni ilmu di pendidikan tinggi.

YouTube DNTrust ©2020 Merdeka.com
"Jadi, tetap jadi pengusaha yang cinta terhadap usahanya. Jangan semata-mata mencari profit (keuntungan)," ujarnya.
(mdk/mta)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya