Kebudayaan adalah Sistem Kehidupan Masyarakat, Pahami Unsur dan Wujudnya
Merdeka.com - Kebudayaan adalah unsur yang tak dapat terpisahkan dari kehidupan manusia. Melalui kebudayaan, suatu peradaban manusia dapat dikenali dan diamati dalam jangka waktu yang tak terbatas.
Dalam seperangkat kebudayaan, terdapat beberapa hal yang menjadi dasarnya. Beberapa hal tersebut antara lain meliputi nilai, akal, budi, moral, tujuan, hingga adat istiadat.
Secara singkat, kebudayaan adalah suatu hal yang menjadi patokan cara hidup suatu masyarakat tertentu. Biasanya, kebudayaan ini tidak semata-mata terbentuk dalam kurun waktu singkat.
Kebiasaan dan sistem yang berlaku di masyarakat membentuk kebudayaan itu sendiri melalui proses tertentu. Sehingga, kebudayaan tersebut membentuk suatu identitas pribadi yang unik dan menjadi pembeda antara masyarakat satu dengan lainnya.
Melalui kebudayaan, suatu masyarakat dapat mencapai taraf hidup tertentu yang telah disepakati bersama. Melansir dari berbagai sumber, Selasa (23/11/2021), berikut ulasan selengkapnya mengenai pengertian hingga wujud suatu kebudayaan.
Sejarah Munculnya Istilah Kebudayaan
Sejarah kemunculan istilah kebudayaan tak jauh dari pengaruh kepercayaan dan agama yang masuk ke nusantara. Seiring berjalannya waktu, masyarakat lantas menjuluki suatu hal yang dianggap dapat membentuk entitas dengan budaya.
Istilah tersebut yakni berasal dari bahasa Sansekerta yang berupa 'buddhayah'. Istilah tersebut merupakan bentuk plural atau jamak dari kata 'buddhi' yang memiliki makna akal atau budi. Sehingga, kebudayaan adalah suatu hal yang dimaknai sebagai akal dan budi sekelompok manusia.
Kebudayaan dalam bahasa Indonesia juga seringkali menggunakan dua kata yang berbeda yakni budaya dan kebudayaan. Meski berbeda, namun makna dari keduanya yakni tetap sama.
Pengertian Kebudayaan Secara Umum

©2021 Merdeka.com/Dewa Krisna
Secara umum, kebudayaan adalah sesuatu yang berasal dari masyarakat dan memberikan batasan-batasan tertentu sehingga membentuk suatu identitas. Kebudayaan adalah pola hidup masyarakat yang bersifat kompleks, menyeluruh, dan cukup abstrak.
Kebudayaan juga dapat diartikan sebagai cara hidup masyarakat tertentu untuk mencapai tujuan yang telah menjadi konsensus bersama. Sehingga kebudayaan dari suatu masyarakat tertentu mungkin akan berbeda dengan kelompok masyarakat lainnya.
Kebudayaan terbentuk melalui proses panjang dan dalam kurun waktu cukup panjang. Bahkan, kebudayaan tersebut akan diturunkan pada generasi selanjutnya melalui proses internalisasi dan sosialisasi untuk membentuk konstruksi kognitif mengenai identitasnya.
Pengertian Kebudayaan Menurut Ahli
Sementara itu, banyak dari ahli dari cabang ilmu sosial berupa antropologi serta sosiologi yang berusaha merumuskan pengertian dari kebudayaan. Berikut beberapa pengertian kebudayaan yang berasal dari ahli seperti Koentjaraningrat hingga Selo Soemardjan.
1. Edward B. TaylorEdward B. Taylor merumuskan, kebudayaan adalah keseluruhan yang kompleks. Unsur pembentuknya antara lain seperti pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum adat dan segala kemampuan dan kebiasaan lain yang diperoleh manusia sebagai seorang anggota masyarakat.

©2021 dispar.bantenprov.go.id//Merdeka.com
2. KoentjaraningratBerbeda dengan Koentjaraningrat. Menurutnya, kebudayaan adalah sebuah sistem gagasan dan rasa, sebuah tindakan serta karya yang dihasilkan oleh manusia yang di dalam kehidupannya yang bermasyarakat.
Koentjaraningrat juga memberikan definisi budaya melalui penelusuran asal kata budaya dalam bahasa Inggris yaitu "colere" yang kemudian menjadi "culture". Menurutnya, hal tersebut yankni tak lain diartikan sebagai segala daya dan kegiatan manusia untuk mengolah sumber daya.
3. Soerjono SoekantoAhli cabang ilmu sosiologi Soerjono Soekanto juga memberikan definisi mengenai kebudayaan. Menurutnya, kebudayaan adalah sesuatu yang mencakup semua yang didapat atau dipelajari oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
4. Selo Soemardjan dan Soeleman SoemardiKebudayaan menurut Selo Soemardjan dan Soeleman Soemardi adalah semua hasil karya, rasa dan cipta masyarakat. Karya masyarakat menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan atau kebudayaan jasmaniah yang diperlukan oleh manusia untuk menguasai alam sekitarnya agar kekuatan serta hasilnya dapat diabadikan untuk keperluan masyarakat.
Unsur Kebudayaan
Koentjaraningrat memaparkan, kebudayaan adalah suatu sistem gagasan yang terdiri dari beberapa unsur. Menurutnya, kebudayaan setidaknya terdiri dari tujuh unsur yang berada di dalam suatu masyarakat. Unsur-unsur dari kebudayaan adalah sebagai berikut,
1. Sistem BahasaUnsur dari kebudayaan yang pertama adalah sistem bahasa. Bahasa menjadi unsur penting yang melandasi terbentuknya kebudayaan. Melalui bahasa, masyarakat dapat saling berinteraksi dan berkomunikasi.
2. Sistem KepercayaanUnsur kebudayaan yang kedua adalah munculnya sistem kepercayaan dari masyarakat sendiri. Kemunculan unsur yang satu ini tak lain yakni berasal dari permasalahan mengenai kekuatan supranatural yang dianggap penting untuk dicari cara komunikasi beserta wujud hubungannya.
3. Sistem PengetahuanSistem pengetahuan juga mendasari suatu kebudayaan dari masyarakat. Sebab, sistem pengetahuan akan berkaitan langsung dengan peralatan bertahan hidup hingga teknologi. Sistem pengetahuan ini tak lain berasal dari akal manusia untuk mempermudah mereka mempertahankan hidup dengan memenuhi kebutuhannya.
4. Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi
Unsur yang keempat dari kebudayaan adalah sistem peralatan hidup dan teknologi. Secara langsung, unsur yang satu ini yakni bersifat kebudayaan fisik yang berasal dari akal pemikiran masyarakat untuk beradaptasi.
5. Sistem Mata Pencaharian HidupUnsur dari kebudayaan yang berikutnya yakni berkaitan erat dengan pola pemenuhan kebutuhan melalui sistem perekonomian yang dibangun. Hal ini juga menjadi unsur penting untuk mengkaji kebudayaan secara menyeluruh.

Liputan6 ©2021 Merdeka.com
6. Sistem SosialSistem sosial menjadi unsur kebudayaan yang juga tak kalah penting. Unsur ini meliputi sistem kekerabatan, interaksi, dan organisasi sosial. Sehingga, kebudayaan memudahkan kita untuk melihat perkembangan dan dinamika berbagai kelompok sosial.
7. KesenianUnsur yang menjadi perhatian para ahli antropologi adalah bentuk kesenian yang dihasilkan suatu kebudayaan tertentu. Biasanya, kesenian akan memuat beragam kebudayaan fisik seperti artefak, patung, ukuran, hiasan, dan lain sebagainya.
Wujud Kebudayaan
Selain unsur-unsur, Koentjaraningrat juga memberikan gambaran mengenai wujud dari kebudayaan suatu masyarakat. Adapun berbagai wujud kebudayaan tersebut yakni sebagai berikut,
1. Nilai BudayaWujud dari kebudayaan yang pertama adalah nilai budaya. Nilai budaya berkaitan langsung dengan gagasan yang telah dipelajari masyarakat sejak dahulu kala. Maka dari itu, nilai budaya yang menghasilkan nilai, pikiran, dan tingkah laku ini cenderung sulit untuk diubah.

©2021 Merdeka.com
2. Sistem SosialSelain itu, wujud dari kebudayaan adalah sistem sosial atau pola interaksi masyarakat yang didasari pada tingkah lakunya. Wujud yang satu ini cenderung bersifat konkret sehingga dapat diamati dan dikaji secara lebih lanjut oleh para ahli.
3. Kebudayaan FisikSelain sistem sosial, wujud kebudayaan adalah berupa kebudayaan fisik yang juga bersifat konkret dan jelas. Hal ini biasanya menjadi peninggalan yang menghasilkan corak khas dan unik seperti candi, piring, pakaian adat, dan lain sebagainya.
4. Sistem BudayaWujud kebudayaan yang terakhir adalah sistem budaya. Berbeda dengan kebudayaan fisik dan sistem sosial, sistem budaya justru cenderung bersifat abstrak yang memuat pola masyarakat dalam bertingkah laku hingga menghasilkan kebudayaan tertentu.
(mdk/mta)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya