Jenis-jenis Antena dalam Jaringan, Ketahui Pengertian Beserta Fungsinya
Merdeka.com - Bidang telekomunikasi kini tidak dapat terlepas dari kehidupan manusia. Kini, banyak metode komunikasi canggih yang memungkinkan manusia dapat berinteraksi secara cepat, efektif, dan efisien.
Semua hal tersebut tak lain merupakan hasil dari proses perkembangan bidang telekomunikasi yang semakin baik dari masa ke masa. Jika dahulu kala manusia harus berinteraksi jarak jauh harus memakan waktu dan biaya mahal, kini semua hal tersebut seolah kian sirna.
Bahkan, kini telekomunikasi tak hanya digunakan sebagai alat komunikasi melainkan juga berfungsi untuk mencari sumber informasi sebanyak-banyaknya. Salah satu alat canggih yang memungkinkan hadirnya teknologi maju di bidang telekomunikasi adalah antena.
Antena merupakan alat canggih yang ditemukan melalui proses dalam kurun waktu cukup panjang. Kehadiran antena tentu memudahkan suatu alat komunikasi untuk menangkap sinyal yang kemudian ditransformasikan menjadi gambar, tulisan, maupun suara.
Seiring berjalannya waktu, antena terus berkembang dan memiliki beberapa jenis-jenisnya yang penting untuk diketahui. Melansir dari berbagai sumber, Selasa (23/11/2021), berikut ulasan selengkapnya mengenai sejarah hingga jenis-jenis antena.
Sejarah Antena
Sebelum beranjak dan mengetahui jenis-jenis antena, penting bagi kita untuk memahami sejarah kemunculan dari alat pendukung bidang telekomunikasi yang satu ini. Secara singkat, antena merupakan hasil dari penelitian panjang yang berakar pada masalah kabel.
Hal tersebut yakni permulaan bagi telekomunikasi listrik berupa teknologi wireless atau tanpa kabel. Teknologi nirkabel tersebut yakni berasal dari penelitian yang dilakukan oleh Heindrich Rudolph Hertz pada tahun 1886.
Hertz berhasil memperlihatkan adanya sistem gelombnag elektronika (EM) dengan bantuan dipole setengah lamda. Hingga empat tahun setelahnya, Hertz akhirnya berhasil mempublikasikan penelitiannya mengenai sinyal hingga melakukan penyederhanaan persamaan gelombang elektromagnetika.
Pengertian Antena
Bagian yang tak kalah penting untuk diketahui sebelum jenis-jenis antena adalah pengertiannya. D. Yurry menjelaskan, antena adalah sebuah istilah yang merujuk pada benda dengan resonansi.
Pada benda tersebut, terdapat rangkaian resonansi biasa yang memiliki ukuran komponen pendukung. Dengan adanya komponen tersebut, rangkaian elektronik akan memberikan hasil optimal saat digunakan untuk menerima dan mengirim gelombang elektromagnetik.

Shutterstock/phloxii
Antena memiliki beragam wujud dan bentuk. Semua hal tersebut tergantung pada pemakaian serta penggunaan frekuensinya.
Untuk itu, memilih jenis-jenis antena penting untuk diketahui. Sehingga penggunaannya dapat sesuai dengan kebutuhan, dana, serta optimalisasi fungsinya secara maksimal.
Fungsi Antena
Berdasarkan pengertiannya, antena memiliki tiga fungsi pokok yang dapat dikenali. Beberapa fungsi pokok dari antena dalam jaringan tersebut antara lain sebagai berikut,
1. Sebagai KonverterFungsi antena yang pertama yakni sebagai konverter atau suatu alat yang mampu mengubah sinyal. Suatu sinyal listrik pada perangkat tertentu dapat diubah ke dalam bentuk sinyal elektromagnetik atapun sebaliknya. Sehingga, antena dapat berfungsi secara dua arah.
2. Sebagai RadiatorFungsi antena yang kedua yakni sebagai radiator. Dalam hal ini, antena berfungsi untuk melepaskan sinyal gelombang elektromagnetik ke udara bebas yang berada di sekitarnya.

©2020 Merdeka.com/amazon.com
Hal ini pun juga dapat berlaku sebaliknya, antena dapat menangkap energi elektromagnetik yang berasal dari udara bebas di sekelilingnya. Maka, antena dalam hal ini juga dapat berfungsi sebagai re-radiator yang berlaku sebaliknya dari radiator.
3. Sebagai Penyesuai ImpedansiSelain itu, antena juga berfungsi sebagai impedance matching atau yang dikenal dengan istilah penyesuai impedansi. Saat digunakan, maka antena akan selalu dapat menyesuaikan sistem impedansi.
Impedansi tersebut yakni berupa udara bebas dan saluran transmisi pengubah sinyal elektromagnetik. Sehingga, antena secara otomatis dapat menyesuaikan karakteristik udara dengan salurannya.
Jenis-jenis Antena
Terdapat beberapa jenis antena yang dapat digunakan dalam jaringan nirkabel sebagai sarana telekomunikasi. Jenis-jenis antena tersebut memiliki ciri-ciri fisik hingga kegunaannya yang berbeda-beda.
Melansir dari polsri.ac.id, hal tersebut tergantung tujuan penggunaannya. Beberapa jenis-jenis antena yang secara umum digunakan yakni sebagai berikut,
1. Antena OmnidirectionalJenis-jenis antena yang pertama adalah antena omnidirectional atau yang lebih banyak dikenal dengan istilah omni. Secara penggunaannya, antena omni digunakan untuk memancarkan sinar radiasi sinyal hingga ke semua arah.
Namun, biasanya pemancaran sinyal tersebut dilakukan secara horizontal. Antena omnidirectional akan membentuk lingkaran dengan lubang di tengahnya untuk melakukan fokus terhadap energinya.
2. Antena YagiJenis-jenis antena yang kedua adalah antena yagi atau dikenal dengan istilah uda-yagi. Nama dari jenis-jenis antena ini yakni berasal dari penemunya yakni Shintaro Uda dan dikenal melalui tulisan Hidetsuga Yagi.

©2021 Merdeka.com/pixabay
Secara umum, jenis-jenis antena yang satu ini paling banyak diketahui dan digunakan. Antena ini memiliki kemiripan fisik dengan antena televisi yang terdiri dari dipole dengan reflektor serta director.
3. Antena Grid Parabolik
Selain itu, jenis-jenis antena yang berikutnya adalah antena grid parabolik yang secara umum cukup terdiri dari satu buah dipole. Dipole tersebut terpasang di depan reflektor sehingga berbentuk elemen dasar.
Antena grid parabolik kini telah banyak digunakan sebagai antena Wi-Fi. Sebab, antena yang satu ini berfungsi lebih efektif untuk memperkuat dan mengarahkan sinyal.

istockphoto.com
4. Antena PanelJenis-jenis antena yang keempat adalah antena panel yang terdiri dari beberapa elemen. Sementara itu, elemen tersebut dipasang di dekat metal reflektor yang cukup landai dan rata.
Ciri-ciri fisiknya yang lain yaitu hampir seluruh antena tertutup oleh fiberglass serta memiliki tinggi yang beragam. Mulai dari 15 cm hingga lebih dari 70 cm.
(mdk/mta)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya