Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Intelijen Korsel Ungkap Hamas Pakai Senjata Korea Utara, Kim Jong Un Sempat Perintahkan Bantu Perjuangan Palestina

Intelijen Korsel Ungkap Hamas Pakai Senjata Korea Utara, Kim Jong Un Sempat Perintahkan Bantu Perjuangan Palestina

Intelijen Korsel Ungkap Hamas Pakai Senjata Korea Utara, Kim Jong Un Sempat Perintahkan Bantu Perjuangan Palestina

Intelijen Korea Selatan mengungkapkan bahwa Hamas menggunakan senjata Korea Utara. Berikut informasinya.

Badan Mata-Mata Korea Selatan (South Korea's spy agency) membenarkan kecurigaannya terhadap senjata yang digunakan organisasi pembebasan Palestina, Hamas, pada Senin (8/1).

Sebelumnya, pihak Intelijen Korea Selatan curiga bahwa senjata buatan Korea Utara digunakan oleh kelompok militan Hamas buat menghadapi tentara Israel yang tengah melakukan genosida. Pyongyang menyangkal berulang kali adanya transaksi senjata.

Melansir dari laman Yonhap News Agency, Selasa (9/1), simak ulasan informasinya berikut ini.

Badan Intelijen Nasional (NIS) mengonfirmasi laporan dari Voice of America (VOA) dengan merilis foto terbaru yang memperlihatkan bagian roket Korea Utara.

Laporan itu sendiri mengatakan bahwa pejuang Hamas menggunakan peluncur granat berpeluncur roket F-7 yang diproduksi di Korea Utara.

Laporan tersebut juga menyertakan sebuah foto yang menunjukkan sekring peluncur granat F-7 yang diduga digunakan oleh Hamas, terdapat kombinasi karakter dan angka Korea. Seperti "비저-7류" dan "시8-80-53".

NIS pun mengatakan penilaiannya sama dengan VOA terkait adanya laporan itu.

"Sumbu dengan karakter Korea terletak di bagian tengah roket F-7 buatan Korea Utara," ujar agen mata-mata itu kepada Kantor Berita Yonhap sembali memberikan foto peluncur granat F-7 yang dibongkar.

Yonhap News Agency

Dalam foto yang diperlihatkan oleh NIS, karakter Korea itu tidak bisa diidentifikasi. Lantaran, karakter tersebut ditempatkan di bagian dalam sekring.

Foto tersebut disediakan oleh Badan Intelijen Nasional, agen mata-mata Korea Selatan, pada 8 Januari 2024.

Dalam foto yang diperlihatkan oleh NIS, karakter Korea itu tidak bisa diidentifikasi. Lantaran, karakter tersebut ditempatkan di bagian dalam sekring. <br>

Badan mata-mata juga mengatakan bahwa pihaknya 'mengambil dan mengumpulkan' bukti rinci terkait dugaan pasokan senjata Korea Utara ke Hamas, seperti volume perdagangan dan waktu perdagangan senjata.

"Tetapi saat ini sulit untuk memberikan bukti tersebut karena kebutuhan untuk melindungi sumber informasi dan pertimbangan hubungan diplomatik," ujar NIS.

Yonhap News Agency

Sebelumnya, militer Korea Selatan juta sempat mengatakan bahwa Korea Utara tampaknya memiliki hubungan dengan Hamas dalam perdagangan senjata dan bidang militer lainnya.

Dan juga dapat menggunakan taktik militer serupa dengan yang digunakan terhadap Israel untuk melakukan serangan mendadak terhadap Korea Selatan.

Yonhap News Agency

NIS juga melaporkan dalam pertemuan komite intelijen parlemen pada bulan November, mereka telah memperoleh informasi intelijen bahwa pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memerintahkan para pejabat untuk mengambil langkah-langkah guna memberikan bantuan komprehensif kepada Palestina.

Selain itu, kata seorang pejabat militer, F-7 atau sejenis roket fragmentasi dengan daya ledak tinggi, tampaknya merupakan nama lain untuk RPG-7 yang diproduksi di Korea Utara.

Di sisi lain, Korea Utara menepis spekulasi bahwa Hamas gunakan senjata Korea Utara untuk menyerang Israel. <br>

Di sisi lain, Korea Utara menepis spekulasi bahwa Hamas gunakan senjata Korea Utara untuk menyerang Israel.

Mereka juga menyebutnya sebagai hal yang 'tidak berdasar' dan menuduh Amerika Serikat mengarang tuduhan palsu terhadap Korut.

Sementara itu, sehubungan dengan dugaan perdagangan senjata Korea Utara dengan Rusia, NIS mengatakan pihaknya telah 'secara konsisten' melacak masalah ini melalui kerja sama yang erat dengan Amerika Serikat.

Pihaknya lantas meminta Pyongyang untuk 'segera' menghentikan transaksi tersebut.

Gedung Putih mengatakan pada hari Kamis (waktu setempat) bahwa Korea Utara baru-baru ini memberi Rusia beberapa lusin rudal balistik dan peluncur rudal balistik.

Di mana dikatakan bahwa Moskow menggunakan beberapa rudal tersebut dalam serangan terbarunya terhadap Ukraina pada 30 Desember dan 2 Januari.

"Perdagangan senjata Korea Utara dengan Rusia, seperti rudal balistik dan peluru artileri, melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB, dan secara serius menimbulkan ancaman terhadap perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea," ujar NIS.

Intelijen AS Ungkap Kemampuan Militer Hamas Masih Utuh Meski Sudah 8 Bulan Berperang Lawan Israel
Intelijen AS Ungkap Kemampuan Militer Hamas Masih Utuh Meski Sudah 8 Bulan Berperang Lawan Israel

Terowongan-terowongan Hamas yang luas masih utuh dan hanya sepertiga pejuang yang terbunuh.

Baca Selengkapnya
Detik-detik Intel Turki Tangkap 33 Agen Mossad Israel, Misinya Culik & Bunuh Petinggi Hamas
Detik-detik Intel Turki Tangkap 33 Agen Mossad Israel, Misinya Culik & Bunuh Petinggi Hamas

Begini detik-detik intelijen Turki gerebek persembunyian agen Mossad Israel yang hendak bunuh petinggi Hamas.

Baca Selengkapnya
Ikuti Langkah Afrika Selatan, Indonesia Gugat Israel ke Mahkamah Internasional Atas Penjajahan Palestina
Ikuti Langkah Afrika Selatan, Indonesia Gugat Israel ke Mahkamah Internasional Atas Penjajahan Palestina

Israel mencaplok dan menjajah tanah Palestina selama 75 tahun, sejak 1948.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Media AS Sebut Hamas Bersedia Gencatan Senjata 5 Tahun dan Sepakat Solusi Dua Negara dengan Israel
Media AS Sebut Hamas Bersedia Gencatan Senjata 5 Tahun dan Sepakat Solusi Dua Negara dengan Israel

Jika kesepakatan tercapai, maka sayap militer Hamas akan dibubarkan.

Baca Selengkapnya
Ini yang Bakal Dilakukan Indonesia agar Israel Bisa Dihukum di Mahkamah Internasional karena Penjajahan di Palestina
Ini yang Bakal Dilakukan Indonesia agar Israel Bisa Dihukum di Mahkamah Internasional karena Penjajahan di Palestina

Israel mencaplok dan menjajah wilayah Palestina sejak 1948.

Baca Selengkapnya
Hamas Terima Kesepakatan Gencatan Senjata, Tapi Israel Tak Mau Akhiri Perang di Gaza
Hamas Terima Kesepakatan Gencatan Senjata, Tapi Israel Tak Mau Akhiri Perang di Gaza

Negosiasi gencatan senjata berlangsung di Kairo, Mesir.

Baca Selengkapnya
Kim Jong Un: Ekonomi Korea Utara Sangat Menyedihkan
Kim Jong Un: Ekonomi Korea Utara Sangat Menyedihkan

Diktator ini mengakui kondisi perekonomian negaranya mengalami krisis yang parah.

Baca Selengkapnya
KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat Singgah di Jeddah Usai Kirim Bantuan ke Palestina, Satgas Beragama Muslim Dapat Hadiah Spesial
KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat Singgah di Jeddah Usai Kirim Bantuan ke Palestina, Satgas Beragama Muslim Dapat Hadiah Spesial

Prajurit satgas pembawa bantuan kemanusiaan Palestina dapat hadiah umroh saat perjalanan pulang ke tanah air. Berikut informasinya.

Baca Selengkapnya
Bukan Iran, Israel Sebut Hamas Pakai Senjata Buatan Negara Asia Ini
Bukan Iran, Israel Sebut Hamas Pakai Senjata Buatan Negara Asia Ini

Israel Sebut Hamas Pakai Senjata dari Negara Asia Ini

Baca Selengkapnya