Fungsi Usus Buntu yang Belum Banyak Diketahui Orang
Merdeka.com - Fungsi usus buntu selama ini masih terus menjadi perdebatan. Usus buntu merupakan organ yang dianggap tidak penting dan tidak memiliki fungsi apapun. Padahal, sebuah penelitian modern mengatakan jika usus buntu memiliki beberapa fungsi bagi tubuh diantaranya melindungi organ dalam dari infeksi.
Usus buntu atau sekum dalam bahasa Latin disebut sebagai Appendix vermiformis. Organ ini ditemukan pada manusia, mamalia, burung, dan beberapa jenis reptil.
Pada awalnya organ ini dianggap sebagai organ tambahan yang tidak mempunyai fungsi, tetapi belakangan beberapa penelitian mengatakan jika usus buntu memiliki fungsi yang berguna. Berikut informasi selengkapnya dilansir dari laman honestdocs:
Fungsi Usus Buntu
Meski selama ini usus buntu dianggap organ yang tak memiliki fungsi, peneliti di Midwestern University menyebut organ tersebut berperan sebagai wadah bakteri usus yang menguntungkan untuk tubuh.
Dikutip dari laman Liputan6, Associate Profesor, Heather Smith, mempelajari usus dan karakteristik lingkungan dari 533 mamalia yang berbeda. Hal tersebut dilakukan sebagai bagian penelitian soal evolusi usus buntu.
Dalam penelitian dikatakan jika hewan dengan usus buntu memiliki konsentrasi jaringan kelenjar limfoid di usus mereka. Menurut peneliti, hal tersebut memainkan peranan penting dalam sistem imun.
Jaringan tersebut dapat menstimulasi sejumlah bakteri baik yang dapat disimpan di usus buntu. Hal itu membuat tak semua bakteri baik hilang ketika manusia mengalami diare. Adapun penjelasan fungsi usus buntu adalah:
1. Berperan Sebagai Sistem Kekebalan Tubuh
Penelitian dalam beberapa tahun terakhir mengatakan bahwa usus buntu memiliki sel limfoid yang membantu tubuh melawan infeksi. Penelitian ini menunjukkan bahwa fungsi usus buntu cukup diperhitungkan dalam sistem kekebalan tubuh.Dengan kata lain, usus buntuk memiliki fungsi apendiks sebagai organ imunologik yang secara aktif berperan dalam sekresi immunoglobulin (suatu kekebalan tubuh) yang memiliki atau berisi kelenjar limfoid. Yang artinya usus buntu bisa menjadi pertahanan awal dalam membantu proses melawan bakteri dan zat penyebab penyakit lainnya terutama pada saluran pencernaan. Bahkan dipercaya terlibat dalam proses penurunan Limfosit-T dan limfosit-B dalam sistem imun.
2. Berperan dalam Sistem Pencernaan
Usus buntu juga memiliki peran dalam sistem pencernaan. Menurut peneliti dari Duke University Medical Center, usus buntu memiliki fungsi kunci untuk memproduksi dan menyimpan mikroba yang baik bagi usus manusia.Usus buntu membantu untuk menangkap bakteri baik yang akan ikut terbuang dan ikut berperan dalam sistem pencernaan kita. Letak usus buntu yang berada di bagian bawah usus besar tempat makanan dan bakteri lewat menunjukkan jika usus buntu memiliki fungsi dalam sistem pencernaan.
Letak Usus Buntu
Berbicara tentang letak usus buntu, organ ini berada di bagian bawah usus besar. Menurut definisi biologis, usus buntu memiliki bentuk seperti selang mirip cacing yang melekat pada usus besar. Usus buntu memiliki ujung buntu yang berarti apa pun yang masuk ke dalamnya tidak bisa kembali. Usus buntu rata-rata memiliki panjang sekitar 11 sentimeter.
Penyakit Usus Buntu
Appendicitis merupakan nama penyakit yang menyerang usus buntu. Hal ini disebabkan karena adanya pengendapan makanan atau fecalith di dalam usus buntu menyebabkan sumbatan dan terjadilah pertumbuhan bakteri yang berlebihan. Sebagai hasilnya timbul lah peradangan, nanah, gas dan zat beracun.Jika infeksi usus buntu telah meradang membuatnya rentan pecah sehingga harus segera ditangani oleh medis. Adapaun beberapa gejala yang menunjukkan radang usus buntu diantaranya:
- Sakit perut, terutama dimulai di sekitar pusar dan bergerak ke samping kanan bawah.
- Mual dan muntah.
- Keram pada perut.
- Diare
- Sembelit
- Sering buang angin
- Nafsu makan menurun.
- Demam rendah setelah gejala lain muncul.
- Perut bengkak.
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya