Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Faktor Timbulnya Takhbib dalam Islam, Ketahui Solusinya

Faktor Timbulnya Takhbib dalam Islam, Ketahui Solusinya Ilustrasi selingkuh. ©Shutterstock

Merdeka.com - Faktor timbulnya takhbib ini merupakan informasi yang penting untuk diketahui. Takhbib adalah sebuah istilah yang lahir dari Islam terhadap sebuah perbuatan yang merusak rumah tangga Muslim lainnya. Takhbib adalah perbuatan yang mengandung dosa yang sangat besar.

Hal tersebut membuat takhbib ini sangat penting untuk dihindari dan dicarikan solusinya. Beberapa hal tentang takhbib seperti pengertian dan hukumnya sudah banyak dibahas. Maka artikel ini akan membahas tentang faktor timbulnya takhbib dalam Islam.

Melansir dari berbagai sumber, Merdeka.com merangkum informasi tentang faktor timbulnya takhbib dalam Islam yang memuat juga penjelasan tentang solusi supaya terhindar dari perbuatan takhbib. Simak artikel ini sampai tuntas.

Faktor Timbulnya Takhbib

Mengutip dari skripsi berjudul “Fenomena Takhbib dan Solusinya dalam Perspektif Al-Qur'an”, ditulis oleh Zulhabibah, ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan timbulnya takhbib. Faktor-faktor tersebut tentu perlu untuk diketahui untuk kemudian bisa dihindari.

Secara umum, ada dua faktor yang mendorong timbulnya takhbib, faktor pertama adalh faktor psikologi. Faktor yang kedua adalah faktor sosiologi. Berikut ini adalah faktor timbulnya takhbib yang memuat kedua faktor tersebut.

1. Kebutuhan

Faktor pertama ini termasuk dalam faktor psikologis. Kebutuhan adalah salah satu alasan yang mendasar bagi orang yang melakukan perselingkuhan atau takhbib. Alasan ini biasanya bisa berupa karena fisik, psikologi, dan sosial dari orang itu sendiri. Orang yang memenuhi kriteria dan bisa membuat orang lain nyaman akan bisa mengambil hatinya.

Ketika seseorang mengalami kekurangan pada satu kebutuhan yang dimiliki selama ini bersama dengan pasangannya, maka ia akan cenderung mencari kebutuhan lain di luar. Dan hal inilah yang perlu untuk dicegah.

2. Tekanan

Faktor kedua yang masuk dalam faktor psikologis adalah faktor tekanan. Tekanan merupakan keadaan yang memberikan pengaruh besar supaya seseorang melakukan perselingkuhan. Sebagai contoh bahwa terdapat satu pasangan yang tidak bisa mencukupi kebutuhan komunikasi, maka pasangannya akan cenderung mencarinya di luar pasangannya.

Maka dari itu, tindakan seperti ini perlu untuk dicegah. Segala macam hal yang membuat pasangan tidak nyaman haruslah dikomunikasikan dengan baik. Terlebih jika pasangan mencari kebutuhan komunikasi itu dengan melakukan perselingkuhan.

Faktor Timbulnya Takhbib II

011 tantri setyorini

©Shutterstock

3. Hubungan Rumah Tangga

Faktor ketiga ini adalah faktor yang berhubungan dengan faktor sosiologis. Sebuah hubungan rumah tangga jika tidak memiliki komunikasi secara baik terutama perihal pembagian tugas akan menimbulkan permasalahan yang cukup besar. Hal ini biasanya akan membuat pasangan merasa tidak nyaman.

Akibatnya, jika pasangan bisa merasa nyaman dengan orang lain, maka ini akan menjadi awal dari perselingkuhan. Seorang suami dan istri memiliki tugasnya masing-masing. Maka dari itu, tugas masing-masing itulah yang perlu untuk disepakati supaya tidak melahirkan masalah yang besar.

4. Konflik

Semua hal yang berhubungan dengan manusia, pasti memiliki potensi untuk melahirkan konflik. Sama halnya dengan hubungan keluarga. Sebuah keluarga yang terdiri dari suami dan istri juga sangat berpotensi untuk timbul konflik. Masalah konflik ini bisa saja berkepanjangan dan bisa tidak.

Maka dari itu, konflik ini bisa menjadi salah satu penyebab timbulnya takhbib. Seorang pasangan akan mencari kesenangan baru dan kenyamanan baru dari orang lain. Hal tersebut perlu untuk dihindari dalam menjaga rumah tangga.

Solusi Mengatasi Perselingkuhan

 

Setelah diketahui tentang faktor penyebab takhbib atau perselingkuhan, maka hal selanjutnya yang perlu Anda ketahui adalah solusi dalam mengatasi perselingkuhan. Melansir dari laman NU Online, berikut ini adalah solusi dalam mengatasi perselingkuhan

1. Mengetahui Akar Masalah

Jika sebuah pasangan ingin mencari solusi atas masalah yang terjadi, mereka perlu untuk memposisikan diri sebagai orang yang berselisih dan bisa bersikap terhadap orang yang berselisih dengannya. Selain itu, mereka harus mengetahui akar masalah sehingga bisa memutuskan jalan keluarnya.

2. Suami Harus Sadar

Kedua, suami harus sadar bahwa tabiat seorang istri ada yang sedikit menyimpang. Ini merupakan tabiat fitrah yang diberikan kepada Allah. Wanita akan bisa mengubah hal itu jika ia menerima koreksi dari laki-laki, dan seorang laki-laki harus bisa mengontrol istrinya dengan baik.

Solusi Mengatasi Perselingkuhan II

011 tantri setyorini

©Shutterstock

3. Mengetahui Posisi

Banyak laki-laki yang mendapatkan seorang istri yang lebih cerdas dari dirinya. Hal ini bukan berarti seorang suami bisa mengeksploitasi istri sesuka hatinya. Laki-laki memiliki kodrat untuk memimpin dan menafkahi istrinya, dan hal itu tidak boleh diubah. Maka dari itu, suami haruslah memberikan nasehat yang baik kepada istrinya.

4. Mengayomi

Laki-laki adalah ditakdirkan sebagai seorang pemimpin, maka ia wajib mengayomi istrinya dengan baik. Selain itu, ia juga harus bisa mengendalikan dirinya. Cara ia memimpin juga tidak boleh merugikan istrinya. Ia harus bisa menyayangi dan menjaga istrinya dengan bijak. Hal itu diharapkan mampu bisa mengubah pola pikir istri dan suami untuk menjadi lebih baik lagi.

(mdk/mff)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP