Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Doa agar Tidak Terjadi Banjir yang Dianjurkan dalam Islam, Lengkap Latin dan Artinya

Doa agar Tidak Terjadi Banjir yang Dianjurkan dalam Islam, Lengkap Latin dan Artinya Ilustrasi Hujan. mixkit.co

Merdeka.com - Musim hujan akan berdampak pada debit air yang meningkat. Hal ini membuat daerah di dataran rendah atau daerah yang tidak memiliki drainase akan mengalami banjir. Meskipun sudah menjadi langganan bencana tahunan, banjir tetaplah berbahaya bagi kehidupan manusia.

Oleh karena itu, salah satu cara yang perlu dilakukan adalah mengantisipasi ketika musim hujan agar banjir tidak datang. Jika segala upaya dan usaha sudah dilakukan, maka solusi selanjutnya adalah berdoa. Berdoa meminta kepada Allah agar tidak terjadi banjir.

Baca juga: Doa Memohon Hujan Reda Sesuai Anjuran Rasulullah

Melansir dari berbagi sumber, berikut ini merdeka.com merangkum informasi tentang doa agar tidak terjadi banjir yang dianjurkan dalam Islam lengkap latin dan artinya. Simak ulasannya sebagai berikut.

Doa agar Tidak Terjadi Banjir dalam Islam

1. Doa agar Tidak Terjadi Banjir

Banjir merupakan dampak dari adanya hujan deras dan genangan air yang tak bisa mengalir dengan lancar. Maka Islam mengajarkan doa agar tidak terjadi banjir yang diambil dari hadits yang diriwayatkan oleh HR. Bukhori Musliim.

Allaahumma hawaalainaa wa laa ‘alainaa. Allaahumma ‘alal akaami wal jibaali waddhiroobi wa buthuunil audiyati wa manaabitis syajari.

Artinya: “Ya Allah turunkanlah hujan di sekitar kami dan tidak di atas kami. Ya Allah turunkan hujan di bukit-bukit, pegunungan, dataran tinggi, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan. Tiba-tiba berhenti. Kami keluar masjid di bawah terik matahari.” (HR Bukhori Muslim)

2. Doa agar Air Surut

Selain doa dari hadits, Al-Qur’an juga mengajarkan doa yang bisa diamalkan oleh Muslim ketika terjadi hujan. Berikut ini adalah doa dan artinya:

Wa qila ya ardhubla'i ma'aki wa ya sama'u aqli'i wa gidhal-ma'u wa qudhiyal-amru wastawat 'alal-judiyyi wa qila bu'dal lil-qaumiz-zalimin.

Artinya: “Dan difirmankan, “ Wahai bumi! Telanlah airmu dan wahai langit (hujan!) berhentilah.” Dan air pun disurutkan, dan perintah pun diselesaikan dan kapal itupun berlabuh di atas gunung Judi, dan dikatakan, “ Binasalah orang-orang zalim.”

3. Doa Hujan lebat

ilustrasi hujan

wallpaperflare.com

Selanjutnya, ketika terjadi hujan lebat dan angin kencang, doa yang diajarkan oleh Rasulullah adalah sebagai berikut:

Allohumma inni as-aluka khoirohaa wa khoiro maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih. Wa-a’udzubika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih

Artinya:

"Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan dari angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan yang Engkau datangkan bersamanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan yang ada di dalamnya, dan kejahatan yang Engkau kirim bersamanya."

4. Dzikir setelah Hujan Lebat dan Angin Kencang

Selain berdoa agar terhindar dari banjir ketika terjadi hujan lebat, ada juga amalan atau dzikir yang bisa dilakukan ketika terjadi hujan lebat dan angin kencang. Berikut ini adalah bacaan dzikirnya:

Muthima bi fadhlillahi wa rohmatihi.

Artinya: “Kita diberi hujan dari langit karena karunia dan rahmat Allah.”

5. Doa Ketika Melihat Awan Hitam

Bahkan, sebelum terjadi hujan, Rasulullah juga mengajarkan kepada umatnya untuk berdoa ketika melihat awan hitam yang kelam. Doanya adalah sebagai berikut.

Allahumma inni a’udzubika min syarriha.

Artinya: “Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari keburukan awan ini.”

6. Doa Turun Hujan

Terakhir, doa ini adalah doa yang kerap diucapkan oleh umat Islam ketika terjadi hujan. Doa ini juga diajarkan oleh Rasulullah dan sangat mudah untuk dihapal. Berikut ini adalah doanya.

Allahumma shayyiban naafi’an.

Artinya: “Ya Allah turunkanlah hujan yang membawa manfaat dan kesenangan.”

Hikmah dan Manfaat Hujan dalam Islam

ilustrasi hujan

©Pixabay/PublicDomainPictures

Mengutip dari laman mui.or.id, berikut ini adalah hikmah dan manfaat hujan dalam pandangan Islam:

1. Hujan adalah Berkah

Al-Qur’an mengatakan bahwa hujan adalah berkah. Hal itu sesuai dengan ayat yang artinya: “Dan Kami turunkan dari langit air yang penuh keberkahan lalu Kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon dan biji-biji tanaman yang diketam.” (QS Qaaf ayat 9).

2. Rahmat Allah yang Selalu Cukup untuk Makhluk

Hujan adalah rahmat dan bentuk dari keseimbangan alam yang Allah ciptakan. Hal itu sesuai dengan ayat Al-Qur’an yang artinya: “Dan yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan) lalu kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur).” QS. Zukhruf ayat 11.

3. Keseimbangan Dunia

Allah menurunkan hujan sesuai dengan kadar perhitungan-Nya, oleh karena itu manusia bisa mengambil hikmah bahwa dunia dan seisinya diciptakan dengan seimbang.]

4. Sebagai Alat Bersuci Hamba-hamba Allah

 

Hal ini tertuang dalam ayat Al-Qur’an yang artinya: “(Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penenteraman daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan mesmperteguh dengannya telapak kaki(mu).” (QS Al Anfal 11).

5. Sebagai Pengingat bagi Manusia

Salah satu bukti bahwa hujan dan angin adalah pengingat bagi manusia adalah ketika Nabi Muhammad merasakan raut wajah yang berbeda saat melihat mendung. Rasulullah bersabda: “Wahai ‘Aisyah, apa yang bisa membuatku merasa aman? Siapa tahu ini adalah azab. Dan pernah suatu kaum diberi azab dengan datangnya angin (setelah itu). Kaum tersebut (yaitu kaum ‘Aad) ketika melihat azab, mereka mengatakan, “Ini adalah awan yang akan menurunkan hujan kepada kita.” (HR Bukhari dan Muslim)

(mdk/mff)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP