Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Denyut Nadi Normal Anak & Cara Mengetahuinya, Sama dengan Orang Dewasa?

Denyut Nadi Normal Anak & Cara Mengetahuinya, Sama dengan Orang Dewasa? Ilustrasi detak jantung. ©Shutterstock.com/belekekin

Merdeka.com - Para orangtua ada baiknya mengetahui denyut nadi normal anak. Denyut nadi menggambarkan frekuensi pembuluh darah bersih (arteri) yang mengembang dan berkontraksi sebagai respon terhadap detak jantung dalam satu menit.

Melalui denyut nadi ini juga, kalian dapat mengetahui irama jantung, detak jantung hingga kekuatan jantung. Karenanya, memeriksa denyut nadi dapat menjadi tanda apakah jantung bekerja dengan baik atau sebaliknya.

Tahukah kalian, aktivitas yang dilakukan mampu mengubah seberapa cepat atau lambatnya denyut nadi untuk berfluktuasi.

Mulai dari denyut nadi lambat dan stabil saat tidur maupun beristirahat hingga denyut nadi cepat saat sedang berolahraga. Hal ini juga berlaku pada denyut nadi normal anak.

Lantas bagaimana denyut nadi normal anak dan cara mengetahuinya? Apakah sama dengan orang dewasa? Melansir dari halodoc, Rabu (27/7), simak ulasan informasinya berikut ini.

Denyut Nadi Normal Anak

Perlu untuk diketahui, denyut nadi normal anak dengan orang dewasa berbeda. Denyut nadi atau detak jantung normal orang dewasa berkisar antara 60-100 detak per menit. Sementara itu, detak jantung atau denyut nadi normal anak biasanya akan lebih tinggi.

Menurut Purvi Parwani, MD, direktur Perawatan Jantung Wanita di Loma Linda University International Heart Institute, denyut nadi istirahat anak cenderung lebih tinggi dibanding orang dewasa. Hal ini karena anak-anak mempunyai metabolisme lebih cepat.

Meski begitu, denyut nadi normal anak juga bergantung pada tingkatan aktivitas sepanjang hari dan usianya. Menurut US National Library of Medicine, denyut nadi normal anak istirahat berubah-ubah setiap beberapa tahun hingga 10 tahun. Adapun kisaran denyut nadi istirahat anak adalah sebagai berikut:

  • Bayi baru lahir hingga 1 bulan: 70-190 detak per menit.
  • Bayi berusia 1 hingga 11 bulan: 80-160 detak per menit.
  • Anak-anak berusia 1 hingga 2 tahun: 80-130 detak per menit.
  • Usia 3 hingga 4 tahun: 80-120 detak per menit.
  • Usia 5 hingga 6 tahun: 75-115 detak per menit.
  • Usia 7 hingga 9 tahun: 70-100 detak per menit.
  • 10 tahun ke atas: 60-100 detak per menit.
  • Denyut Nadi Normal Orang Dewasa

    Detak jantung istirahat normal untuk orang dewasa berkisar antara 60-100 detak per menit. Akan tetapi, detak jantung istirahat yang baik harus tetap di bawah 90 detak per menit dan lebih rendah biasanya akan lebih baik.

    Sebab, kondisi itu menunjukkan kebugaran kardiovaskular lebih baik dan fungsi jantung yang lebih efisien. Seperti contoh, seorang atlet terlatih memungkinkan memiliki detak jantung istirahat normal mendekati angka 40 detak per menit. Sebaliknya, penelitian telah menunjukkan detak jantung istirahat yang lebih tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. Apabila kalian memiliki detak jantung istirahat terlalu tinggi, rutin berolahraga bisa menjadi salah satu pilihan untuk menurunkannya.

    Ulasan tahun 2018 menemukan, yoga dan latihan kekuatan dapat membantu menurunkan detak jantung istirahat secara signifikan. Baik itu pada pria maupun wanita dan jika dibandingkan dengan orang-orang yang tidak berolahraga. Menurut Parwani, jantung merupakan otot yang dapat menjadi lebih kuat dengan olahraga. Jantung yang kuat ini memungkinkan lebih banyak darah dipompa keluar ke dalam tubuh setiap detaknya. Terdapat berbagai faktor yang dapat mempengaruhi detak jantung.

    Mulai dari usia, suhu udara, posisi tubuh, emosi, berat badan, tingkat aktivitas fisik, memiliki penyakit (kardiovaskular, kolesterol tinggi atau diabetes), kebiasaan merokok dan obat-obatan.

    Cara Mengukur Denyut Nadi

    Melansir dari halodoc, denyut nadi dapat diukur di sejumlah titik pada tubuh. Seperti sisi leher bagian bawah, pergelangan tangan dan siku bagian dalam. Akan tetapi, di antara semua titik pengukuran ini kalian dapat lebih mudah menemukan denyut nadi di area pergelangan tangan. Adapun cara mengukur denyut nadi di pergelangan tangan adalah sebagai berikut:

    1. Putar pergelangan tangan sehingga telapak tangan menghadap ke atas
    2. Tempatkan jari telunjuk dan jari tengah di pergelangan tangan bagian dalam yang dilewati pembuluh darah arteri
    3. Tekan bagian tersebut sampai merasakan denyut nadi
    4. Apabila pengukuran dilakukan di siku bagian dalam atau leher, tempatkan kedua jari
    5. Tekan hingga menemukan denyut nadi
    6. Hitung denyut nadi selama 60 detik
    7. Kalian juga bisa menghitung denyut nadi selama 15 detik dan nantinya dikalikan 4 kali agar mendapatkan hasil denyut nadi per menit
    8. Apabila belum yakin dengan hasilnya, kalian dapat mengulang metode pengukuran denyut nadi ini
    (mdk/tan)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP