Curhat Pilu Anak Perempuan yang Ayahnya Meninggal Karena Ditolak Banyak Rumah Sakit
Merdeka.com - Sebuah curhatan seorang anak perempuan menceritakan almarhum ayahnya yang sempat ditolak beberapa rumah sakit saat dalam kondisi kritis viral di media sosial.
Sebuah akun Instagram @ria_1984, menuliskan kisahnya yang harus rela kehilangan ayahnya karena terlambat mendapatkan pertolongan medis saat dalam kondisi yang kritis. Berikut informasi selengkapnya:
Curhat di Instagram

Instagram/@ria_1984 ©2020 Merdeka.com
Dalam unggahannya, Ria menuliskan kesedihannya karena ayahnya baru saja meninggal dunia karena terlambat mendapatkan pertolongan medis setelah di tolak oleh tiga Rumah Sakit di Balikpapan.
"Teruntuk Saya, Kamu, dan Kalian gak boleh sakit yah. Saat ini rumah sakit di Balikpapan tidak menerima pasien gawat darurat kecuali kamu sakit parah karena Covid," tulisnya.
Ditolak di Banyak Rumah Sakit

Instagram/@ria_1984 ©2020 Merdeka.com
Ria menuliskan kondisi kesehatan ayahnya yang sempat menurun dan kemudian dilarikan ke rumah sakit. Namun, tiga rumah sakit yang didatanginya menolak karena terlalu banyak pasien lain yang terinfeksi Covid-19. "Kemarin saya dan adik bawa bapak yang sedang kondisi tidak sadar di dalam ambulance, di tolak 3 rumah sakit," tulisnya.
Memohon untuk Minta Perawatan
Dalam curhatannya tersebut, Ria mengatakan jika dirinya sudah memohon kepada pihak rumah sakit agar ayahnya diberika perawatan secara medis namun tetap tidak bisa. "Saya bahkan sampai mengemis minta supaya bapak di tangani tapi gak bisa," tulisnya.
Dirawat di Rumah
Akhirnya, setelah ditolak tiga rumah sakit plat merah itu, Ria dan adiknya pun membawa pulang ayahnya, merawat ayahnya sebisa mereka dengan bantuan perawat yang dipanggil ke rumah. Hingga akhirnya dua hari kemudian, pada 13 Agustus 2020, sang ayah menghembuskan napas terakhirnya.
Terlalu Banyak Kasus Covid-19 di Balikpapan
Banyak pihak menyayangkan penolakan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit. Namun, tak sedikit pula yang memaklumi keadaan tersebut mengingat terus bertambahnya pasien positif Covid-19 di Balikpapan yang membuat pihak rumah sakit dan tenaga medis kewalahan. "Setiap hari nya pasien covid terus bertambah, bukan lagi 1 atau 2 atau 3 orang tapi puluhan. Rumah Sakit dan Nakes sudah kewalahan menghadapi pasien covid ini," tulis Ria. Imbas dari terus bertambahnya pasien Covid-19 yang positif, menurut Ria membuat pasien sakit parah seperti ayahnya tidak bisa mendapat perawatan medis. Untuk itu, ia menghimbau seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan menjalankan himbauan Pemerintah agar virus tak semakin menyebar.
(mdk/khu)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya