Advertisement
Setelah menjalani pemeriksaan, hasilnya mampu membuat dokter sedih hingga gregetan.
Advertisement
Awalnya, pasien datang sembari dituntun oleh ayahnya. Bak tak memiliki tenaga untuk jalan sendiri, ia datang menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Setelah menjalani pemeriksaan, hasilnya membuat dokter sedih hingga gregetan.
Sang pasien mengalami sebuah penyakit kronik yang mengejutkan. Berikut ulasan selengkapnya, Senin (5/2).
Tiktok/dr.patrickstar17
Advertisement
Advertisement
Melihat ciri-ciri pasien yang datang dengan keluhan lemas, dokter awalnya mengira bahwa pasien wanita berusia 25 tahun itu mengalami kenaikan asam lambung.
Melansir unggahan akun TikTok @dr.patrickstar17, dokter juga sempat menduga bahwa penyebab dari lemasnya sang pasien akibat dari anemia def besi, b12 atau asam folat).
“Output (diare, berak darah, muntah, dan metabolisme (infeksi dan non infeksi),” lanjut keterangan yang dipaparkan.
Advertisement
Advertisement
Dari seluruh pemeriksaan fisik, bagian conjungtivanya anemis.
“Sepertinya si kakak HB-nya rendah dan kita jelaskan kalau harus dirawat inap agar di cek lab,”
timpal sang dokter.
Advertisement
Usai hasil cek laboraturium keluar ternyata benar bahwa HB dari sang pasien amat rendah. Lebih lanjut dokter mengkonsultasikannya dengan dokter spesialis penyakit dalam.
“Kita cek kimia darah pasien yaitu fungsi ginjalnya. Dan ini yang buat sedih di mana si kakak dicurigai mengalami CKD (Gagal Ginjal Kronik) dari hasil fungsi ginjalnya di dapatkan Ureum : 197 (15-43) dan Creatinin : 15 (0,1-1,1),”
jelas dokter memaparkan data.
Advertisement
Ia pun begitu sedih karena mendapati usia pasien yang baru menginjak 25 tahun sudah mengalami gagal ginjal. Ternyata setelah dilakukan observasi alasannya cukup mengejutkan.
“Iya dok, saya konsumsi obat diet sejak lama. Kadang pil kadang juga seperti jamu sampai sekarang,” ucap sang pasien.
Advertisement
Namun dokter ini kembali dibuat kesal karena penolakan cuci darah dari pihak keluarganya.
“Tapi kita tidak bisa apa-apa, keputusan ada di pasien dan keluarga. Ini hanya sebagai edukasi ke kalian semua bahwa gagal ginjal usia muda itu real adanya. Cerdaslah dalam mengonsumsi sesuatu, minuman manis, bersoda, alkohol dan konsumsi obat-obatan,”
pungkas dokter.
Advertisement