Sekretariat Kabinet baru-baru ini mendapatkan laporan dari siswa di Sekolah Dasar Negeri di Nias. Melalui sebuah video, para siswa memperlihatkan bagaimana kondisi sekolahnya.
Bukan perkara kondisi bangunan sekolah, mereka melaporkan soal aktivitas mengajar di sana. Alih-alih bisa belajar dengan baik, mereka justru merasa bingung saat tidak ada guru yang masuk ke dalam kelas.
Video laporan ini pun sontak mendapatkan respon cepat dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Teddy Indra Wijaya. Tak butuh waktu lama, Ia mengirimkan pasukannya ke sekolah tersebut.
Lantas bagaimana aksi cepat tanggap Mayor Teddy saat dapat laporan tak ada guru di Sekolah Dasar Negeri di Nias ini? Melansir dari akun Instagram sekretariat.kabinet, Kamis (23/1), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
Beberapa waktu lalu, sebuah video yang memperlihatkan kondisi sebuah Sekolah Dasar di Nias, viral di media sosial. Dalam video terlihat, anak-anak Sekolah Dasar Negeri ini menunjukkan bagaimana kondisi mereka di sekolah.
Siswa ini mengungkapkan jika tidak ada guru di kelasnya. Bahkan, di kantor guru saja juga tidak ada orang sama sekali.
"Halo Bapak Ibu, ini sekolah SDN 078481 Uluna'ai Hiligo'o. Ini keadaan gurunya tidak ada, gurunya sama sekali tidak ada," ujar siswa yang merekam video.
"Ini kantor, gurunya tidak ada sama sekali satu orang pun," lanjutnya sembari memperlihatkan kondisi kantor guru di sekolahnya.
"Gimana keadaan guru kalian?" tanyanya ke teman beda kelas.
Advertisement
Tidak berbeda jauh dengan temannya, siswa SD ini juga mengadukan apabila tidak ada guru di kelasnya. Mirisnya, Ia mengatakan sudah hampir satu bulan tidak ada guru yang mengajar di kelas.
Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa guru mereka sebenarnya datang ke sekolah. Sang guru setiap pagi akan memukul lonceng sekolah. Akan tetapi setelahnya mereka akan pergi.
"Keadaan guru kami tidak ada satu pun. Cuma sering-sering tidak ada mereka pun satu hari saja tidak ada, satu guru saja tidak ada," ujar siswa SD ini.
"Kalau ada guru, datang guru kan, dipukul lonceng. Padahal saya tidak dikasih pelajaran. Dipukul saja lonceng, sudah pergi mereka," ungkapnya.
"Satu bulan saja tidak ada mereka. Sedikit lagi sudah satu bulan lah tidak ada mereka," tutupnya.
Advertisement
Siapa sangka, laporan tersebut langsung direspon cepat oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Teddy Indra Wijaya. Pada 17 Januari 2025, Mayor Teddy terlihat berkomentar di salah satu akun yang mengunggah laporan anak SD di Nias ini.
Dalam komentarnya, Mayor Teddy juga mencolek Sekretariat Kabinet. Tak hanya itu, Ia juga mengatakan akan segera mengecek kondisi sekolah tersebut.
"Terima kasih banyak informasinya Min @hitspemudabatak, segera kami cek di lapangan ya. Cc: @sekretariat.kabinet," respon Mayor Teddy melalui akun Instagram miliknya tedsky89.
Advertisement
Beberapa hari lalu, Sekretariat Kabinet pun mengunggah sebuah video yang memperlihatkan pihaknya tengah mengecek kondisi SDN 078481 Uluna'ai Hiligo'o. Tak butuh waktu lama, pihaknya langsung terbang ke Nias pada 18 Januari 2025.
Bersama dengan TNI-Polri, pihaknya menyusuri jalanan yang penuh rintangan. Bagaimana tidak, mereka dihadapkan dengan jalanan setapak bebatuan hingga harus menyeberangi 13 sungai dan anak sungai.
Dijelaskan, jarak dari desa induk, Desa Laowo Hilimbaruzo sekitar 8,5 kilometer. Waktu tempuh dari desa induk menuju Dusun III tempat sekolah viral ini sekitar 2,5 jam hingga 3 jam.
Setelah melakukan pertemuan dengan berbagai pihak, terdapat sejumlah usulan jalan keluar. Di mana selanjutnya akan langsung dikoordinasikan dengan instansi terkait. Adapun usulan jalan keluar tersebut adalah sebagai berikut:
- Pembuatan mess atau rumah bagi guru di kompleks SD tersebut
- Dukungan tunjangan dana terpencil bagi para pengajar
- Pembuatan jembatan penyeberangan dan akses terhadap listrik
Lebih lanjut, Mayor Teddy pun mengucapkan terima kasih kepada siswa-siswa SD Negeri 078481 Uluna’ai Hiligo’o yang sudah melaporkan kondisi sekolahnya. Ia juga meminta mereka untuk menunggu dilaksanakannya usulan jalan keluar yang telah diberikan.
"Terima kasih adik-adik di SD Negeri 078481 Uluna’ai Hiligo’o di Dusun III, Desa Laowo Hilimbaruzo, Kec. Idanogawo, Kab. Nias, yang telah menyuarakan kondisi di sekolahnya," tulisnya dalam keterangan video.
"Bagi adik-adik, para guru, orang tua, dan warga di sekitar Dusun III, untuk usulan jalan keluar akan langsung dikoordinasikan dengan instansi terkait. Ditunggu ya," tutupnya.