Cara Mengobati Vertigo, Ketahui Gejala dan Penyebabnya
Merdeka.com - Cara mengobati vertigo bisa dilakukan dengan beberapa upaya. Mulai dari obat-obatan hingga operasi. Dilansir dari laman Medical News Today, vertigo sendiri merupakan perasaan pusing dan berputar yang muncul secara tiba-tiba. Pada kondisi yang parah, vertigo bahkan bisa sampai mengganggu aktivitas sehari-hari.
Sebab, kondisi ini bisa menyebabkan penderitanya hilang keseimbangan dan disorientasi. Serangan vertigo secara tiba-tiba bahkan bisa menyebabkan pengidapnya sampai terjatuh. Serangan vertigo sendiri bisa muncul secara berkala dengan durasi berbeda-beda.
Namun, pada kasus yang parah gejalanya bisa muncul sampai berhari-hari sehingga membuat pengidapnya tidak bisa beraktivitas secara normal. Lalu, bagaimanakah cara mengobati vertigo? dan apa saja gejala hingga penyebabnya? Simak ulasan selengkapnya dilansir dari laman Healthline dan berbagai sumber, Selasa (25/1/2022):
Tipe Vertigo

©2016 Merdeka.com
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa vertigo menyebabkan penderitanya merasakan pusing yang membuat mereka merasa lingkungan sekitar seperti berputar atau bergerak.Kondisinya bisa terasa mirip dengan mabuk perjalanan, tapi tidak sama dengan pusing. Vertigo sendiri dibedakan menjadi dua tipe berbeda, yakni:
1. Peripheral vertigo
Peripheral vertigo merupakan jenis vertigo yang paling umum terjadi. Kondisi ini terjadi sebagai akibat dari masalah di telinga bagian dalam, atau saraf vestibular, yang mengontrol keseimbangan.
2. Vertigo Sentral
Vertigo sentral terjadi sebagai akibat dari masalah di otak. Ini dapat disebabkan oleh berbagai kondisi yang berbeda, seperti:
Penyebab Vertigo

©©shutterstock.com/Supri Suharjoto
Penyebab utama vertigo sebenarnya adanya gangguan telinga di bagian dalam. Hal ini kemudian memicu masalah mekanisme keseimbangan tubuh. Namun, ada beberapa faktor yang bisa menjadi pemicu munculnya vertigo, di antaranya:
1. Vertigo posisi paroksismal jinak (BPPV)
Ini adalah penyebab paling umum dari vertigo dan menciptakan perasaan yang intens dan singkat bahwa Anda berputar atau bergerak. Episode ini dipicu oleh perubahan cepat dalam gerakan kepala, atau perubahan gerakan secara tiba-tiba.
2. Infeksi
Infeksi virus pada saraf vestibular, yang disebut neuritis vestibular atau labirin, dapat menyebabkan vertigo yang intens dan konstan.
3. Penyakit Meniere
Ketika cairan berlebihan menumpuk di telinga bagian dalam, hasilnya bisa berupa episode vertigo mendadak yang berlangsung selama beberapa jam.
4. Migrain
Vertigo akibat migrain juga dapat berlangsung beberapa menit hingga berjam-jam.
5. Cedera kepala atau leher
Vertigo juga bisa terjadi sebagai gejala umum setelah mengalami cedera traumatis pada kepala atau leher, terutama jika ada kerusakan pada sistem vestibular.
6. Obat-obatan
Obat-obatan tertentu dapat menyebabkan vertigo, bersama dengan gejala lain seperti pusing, gangguan pendengaran, dan tinitus, atau telinga berdenging.
Gejala Vertigo
Salah satu gejala vertigo yang paling umum adalah pusing. Kemudian, gejala ini memburuk dengan gerakan kepala. Biasanya digambarkan oleh pasien sebagai sensasi berputar, dengan ruangan atau benda di sekitar mereka tampak bergerak.
Gejala lain dari vertigo termasuk peningkatan keringat, mual, muntah, sakit kepala, dering atau berdengung di telinga, gangguan pendengaran, gerakan mata yang tidak disengaja, kehilangan keseimbangan.
Apabila telah berbaring dan menutup mata, pengidap juga akan tetap merasa tubuhnya berputar dan rasa berdebar hingga dapat memicu pingsan.
Cara Mengobati Vertigo

©www.popsugar.com
Cara mengobati vertigo bisa dilakukan sesuai pada penyebab yang mendasarinya. Adapun langkah yang bisa dilakukan seperti:
Manuver Reposisi
Cara ini merupakan strategi yang banyak dilakukan oleh para penderita vertigo. Manuver reposisi canalith, juga dikenal sebagai manuver Epley yang digunakan untuk meredakan gejala.
Metode ini dapat membantu menggantikan kristal kanalit (partikel kecil yang dapat menyebabkan vertigo) dari saluran telinga bagian dalam. Anda dapat melakukan manuver ini di rumah dengan mengikuti prosedur sederhana berikut:
Gunakan Minyak Esensial
Minyak esensial seperti lavender dapat membantu menghentikan pusing dan mual. Namun, penting untuk diingat bahwa saat ini tidak ada penelitian yang tersedia untuk mendukung penggunaan minyak esensial untuk vertigo. Cara ini dilakukan hanya untuk meringankan sedikit gejalanya.
Minum Gingko Biloba
Vertigo juga bisa diatasi dengan mengonsumsi Gingko Biloba, tanaman yang juga dikenal sebagai pohon rambut gadis. Ekstrak gingko biloba dapat dibeli dalam bentuk cair maupun kapsul. Mengkonsumsi 240 miligram ginkgo biloba setiap hari akan mengurangi gejala vertigo dan membuat Anda merasa lebih seimbang.
Hidrasi yang Cukup
Vertigo bisa diatasi dengan memastikan tubuh telah terhidrasi dengan baik dan cukup. Terkadang vertigo disebabkan oleh dehidrasi sederhana. Mengurangi asupan natrium dapat membantu mengurangi serangan vertigo. Tetapi cara terbaik untuk tetap terhidrasi adalah dengan minum banyak air.
Selain itu, cobalah juga dengan rajin mengonsumsi vitamin D. Sebuah studi menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D dapat memperburuk gejala pada orang yang menderita BPPV, penyebab paling umum dari vertigo.
Mintalah dokter memeriksa kadar vitamin D dalam tubuh, sehingga tahu seberapa banyak kadar vitamin D yang dibutuhkan dan dalam bentuk apa Anda harus mengonsumsinya, apakah dalam bentuk makanan segar ataukan suplemen vitamin.
Beberapa cara di atas bisa dicoba sebagai upaya untuk meringankan gejala vertigo. Namun, jika Anda mengalami vertigo parah, sebaiknya hubungi ahli terapi fisik berpengalaman untuk mendapatkan panduan tambahan, daripada melakukan latihan ini sendiri. Biasanya mereka akan meresepkan obat-obatan tertentu.
Operasi
Pada kasus vertigo yang disebabkan oleh tumor otak atau cedera kepala, dokter mungkin bisa juga melakukan tindakan pembedahan atau operasi.
(mdk/kur)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya