Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bacaan Niat Mandi Puasa Senin Kamis, Lengkap dari Segala Jenis Hadast Besar

Bacaan Niat Mandi Puasa Senin Kamis, Lengkap dari Segala Jenis Hadast Besar Ilustrasi mandi. ©Shutterstock

Merdeka.com - Bacaan niat mandi puasa senin kamis perlu diketahui oleh seluruh umat Islam. Mandi wajib biasanya dilakukan dengan tujuan membersihkan diri dari hadast besar. Ini juga menjadi salah satu syarat sebelum menjalankan ibadah sholat. Khususnya bagi mereka yang terkena hadast besar.

Baik itu karena syahwat, menstruasi maupun nifas. Tak hanya itu, mandi wajib pun biasanya dilakukan sebelum umat Islam menjalani ibadah puasa. Hal ini agar ibadah yang hendak dikerjakan bisa dilakukan dengan baik dan sah di hadapan Allah SWT.

Baca juga: Batas Jam Mandi Wajib Setelah Haid, Niat Dan Tata Cara Sesuai Syariat Islam

Mandi wajib sebelum puasa sebenarnya tidak jauh berbeda dengan mandi wajib lainnya. Para Muslim dan Muslimah juga memulainya dengan membaca niat mandi puasa senin kamis, mengguyur seluruh tubuh hingga lipatan-lipatan tubuh. Namun, umat Islam juga harus memerhatikan bacaan niat mandi puasa senin kamis dan tata caranya dengan benar.

Melansir dari laman NU Online, Rabu (2/2), simak ulasan informasinya berikut ini.

Niat Mandi Puasa Senin Kamis Karena Junub

Salah satu hadast besar yang bisa membatalkan ibadah yaitu junub. Bacaan niat mandi puasa senin kamis karena junub dilafalkan ketika hendak menyucikan diri usai melakukan hubungan suami istri. Cairan putih, air mani, mani adalah cairan yang mengandung sel-sel sperma. Keluarnya mani ini lah yang membuat seseorang wajib atau harus melakukan mandi junub setelahnya.

Dari Ibnu Abbas ra, ia berkata, "Tentang mani, wadi, dan madzi. Adapun mengenai mani, maka diwajibkan mandi karenanya. Sedangkan mengenai madzi dan wadi, maka cukup dengan membersihkannya secara sempurna". (HR. Al-Atsram dan Baihaqi).

Adapun niat mandi puasa senin kamis karena junub adalah sebagai berikut:

bismillahirahmanirahim nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbar minal janabati fardlon lillahi ta'ala

Artinya:"Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta'ala".

Niat Mandi Puasa Senin Kamis Karena Haid

Kemudian pada wanita yang telah menyelesaikan masa menstruasi atau haidnya, juga diwajibkan untuk melakukan mandi wajib sebelum beribadah puasa. Menstruasi atau haid adalah pendarahan akibat luruhnya dinding rahim yang tidak dibuahi. Biasanya menstruasi atau haid akan dialami setiap bulan bagi sebagian besar perempuan dewasa.Bacaan niat mandi puasa senin kamis karena haid berbeda dengan junub.Adapun niat mandi puasa senin kamis karena menstruasi atau haid adalah sebagai berikut:BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITUL GHUSLA LIRAF'IL HADATSIL AKBAR MINAL HAIDI FARDLON LILLAHI TA'ALAArtinya:"Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari haidl, fardlu karena Allah Ta'ala".

Niat Mandi Puasa Senin Kamis Karena Nifas

Hadast besar nifas ini juga dialami oleh para wanita. Bedanya, nifas akan dialami oleh para wanita usai melahirkan. Nantinya darah akan keluar dari orgam intim wanita usai melahirkan dan berlangsung selama beberapa waktu. Apabila masa nifas telah selesai dan ingin menjalankan ibadah puasa senin kamis, mereka harus melakukan mandi wajib terlebih dahulu. Bacaan niat mandi puasa senin kamis karena nifas juga ada sendiri.Berikut bacaan niat mandi puasa senin kamis karena nifas:BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITU GHUSLA LIRAF'IL HADATSIL AKBAR MINAN NIFASI FARDLON LILLAHI TA'ALAArtinya:"Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari nifas, fardlu karena Allah Ta'ala".

Bacaan Niat Puasa Senin Kamis

Setelah mengetahui niat mandi puasa senin kamis, sebaiknya memahami pula bacaan niat puasa senin kamis. Puasa senin kamis mempunyai manfaat tersendiri dibanding puasa lainnya. Rasullulah SAW diketahui juga terbiasa melakukan puasa di hari Senin. Abu Harrairah Radiallahu anhu, Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam pernah bersabda:"Pintu-pintu Surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun akan diampuni dosa-dosanya, kecuali seseorang yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan. Lalu dikatakan, ‘Tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai." (HR. Muslim).Niat puasa senin adalah sebagai berikut:نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَىNawaitu sauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi tana’alaArtinya: "Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah ta’ala." Adapun niat puasa sunnah kamis yaitu sebagai berikut:نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَىNawaitu sauma yaumal khomiisi sunnatan lillahi tana’alaArtinya: "Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah ta’ala."

Hukum Puasa Senin Kamis

Hukum melakukan puasa sunnah Senin Kamis yakni sunnah. Menurut Syaikh Wahbah Az Zuhaili, di antara puasa-puasa sunnah yang telah disepakati para ulama adalah puasa Senin Kamis.Dari Aisyah Radhiyallahu Anhu:"Adalah Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam memperbanyak puasa pada hari Senin & Kamis." (HR. Al-Tirmidzi, Al-Nasi dan Ibnu Majah. Hadits ini dishahihkan oleh Al-Albani)

(mdk/tan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP