Bacaan Doa Hajat Beserta Arti, Ketahui Pula Tata Cara & Niatnya
Merdeka.com - Umat Islam sebaiknya memahami bacaan doa hajat. Dalam agama Islam, menjalankan ibadah sholat lima waktu merupakan suatu kewajiban. Hal ini bertujuan untuk bisa selalu terus mengingat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Selain sholat fardhu, terdapat beberapa sholat sunnah yang juga bisa dijalankan. Beberapa sholat sunnah ini tergantung pada tujuan masing-masing individu.
Salah satu sholat sunnah adalah sholat hajat. Sholat ini merupakan ibadah yang dilakukan seorang hamba karena memiliki suatu keinginan atau keperluan di mana ingin dicapainya. Baik itu kepada Allah SWT maupun kepada manusia.
Sholat hajat sendiri sangat berkaitan dengan rezeki. Sebab, sholat sunnah ini dijelaskan akan mendatangkan rezeki, keberhasilan dan kesuksesan terhadap apa yang diinginkan.
Melalui sholat hajat ini juga, umat Islam akan memperoleh ketenangan serta ketentraman dalam hidup. Untuk mengerjakan sholat tersebut, umat Islam harus mengetahui terlebih dahulu bacaan doa hajat beserta tata cara dan niatnya dengan benar.
Lantas bagaimana bacaan doa hajat beserta arti, tata cara dan niat? Simak ulasan informasinya berikut ini.
Niat Sholat Hajat
Sebelum mengetahui bacaan doa hajat, ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu niat sholat hajat. Seperti sholat pada umumnya, niat bisa dilafalkan di dalam hati. Pelafalan niat sholat hajat juga bukan lah menjadi sebuah syarat. Akan tetapi, menurut jumhur ulama, hukum melafalkan niat sholat adalah sunnah dalam rangka membantu hati menghadirkan niat.

©Pixabay/SuleymanKarakas
Sedangkan menurut madzhab Maliki, yang terbaik yaitu tidak melafalkan niat. Karena tidak ada contohnya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.
Melakukan sholat hajat diketahui tidak dibatasi oleh waktu. Kalian pun bisa melaksanakan sholat hajat sesering mungkin. Karena tidak bisa dipungkiri, selama masih hidup keinginan dan hajat akan terus ada. Sehingga sholat dan usaha juga harus tetap dikerjakan beriringan.
Adapun niat sholat hajat adalah sebagai berikut:
USHOLLII SUNNATAL HAAJATI ROK’ATAINI LILLAHI TA’AALAA
Artinya:"Aku berniat sholat hajat sunah hajat dua raka'at karena Allah Ta’ala."
Tata Cara Shalat Hajat
Setelah mengetahui niat sholat hajat, ketahui pula tata caranya sebelum beranjak ke bacaan doa hajat. Tata cara sholat hajat sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sholat sunnah lainnya. Akan tetapi, pembedanya terletak pada bacaan niat sholat sunnah. Berikut tata cara sholat hajat lengkap yang mustajab yang telah dirangkum dari berbagai sumber.1. Niat Sholat hajat2. Membaca doa IftitahBerikut bunyi dari do’a iftitah:“Allaahu Akbaru kabiiraw-walhamdu lillaahi katsiiran, wa subhaanallaahi bukrataw-wa’ashiila. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas-samaawaati wal ardha haniifam-muslimaw-wamaa anaa minal musyrikiina. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi Rabbil ‘aalamiina. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiina.”3. Membaca surat Al-fatihah 4. Membaca suratan pendekUmat Islam bisa membaca surat yang biasa dibaca ketika mengerjakan ibadah sholat. Akan tetapi, ada baiknya saat sholat hajat membaca surah Al-Ikhlas pada raka’at pertama ataupun Surat Al-Karifuun sebanyak 3 kali.4. Ruku dengan tuma’ninah5. I’tidal dengan tuma’ninah6. Sujud dengan bacaan tuma’ninah7. Duduk diantara dua sujud dengan tuma’ninah8. Sujud kedua dengan tuma’ninah9. Melakukan Raka’at keduaDalam rakaat kedua pada sholat hajat sebenarnya bisa dilakukan dengan seperti rakaat pertama. Tetapi, pada raka’at kedua ini sebaiknya suratan pendek yang dibaca adalah ayat kursi.10. SalamSetelah rakaat kedua selesai, bisa diakhiri dengan salam. Namun jika masih ingin mengerjakan sholat hajat, umat Islam dapat kembali berdiri usai melakukan salam.
Bacaan Doa Hajat
Sesaat setelah mengerjakan sholat hajat, disarankan untuk membaca bacaan doa hajat. Akan jauh lebih baik lagi jika melakuka sujud dengan maksud tadzallul usai salam. Hal tersebut dimaksudkan untuk merendahkan diri kepada Allah SWT.Ketika sujud, umat Islam bisa membaca bacaan doa sebagai berikut:“Subhahanallah walhamdulillah walaailaaha illallah waallahu akbar walaa haula wa quwwata illaa billahil ‘aliiyil ‘adzim,” sebanyak 10 kali.Setelahnya Anda membaca “Allahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammad wa ‘alaa ali sayyidina Muhammad” sebanyak 10 kali juga.Dan terakhir membaca doa keselamatan dunia dan akhirat “Rabbanaa aatinaa fidunyaa hasanah wa fil’akhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban nar.”
©Shutterstock
Adapun bacaan doa hajat yang lainnya adalah sebagai berikut:1. Bertawassul dengan membaca surat Al-Fatihah kepada Rasulullah SAW beserta keluarganya, para shabat, ulama, guru, orang tua dan semua umat muslim.2. Dilanjutkan dengan membaca surat Al-Falaq, An-Naas serta Ayat Kursi masing-masing sebanyak 3 kali.
3. Dilanjutkan dengan membaca doa hajat.
LAA ILAHA ILLALLOHUL HALIIMUL KARIIMU SUBHAANALLOHI ROBBIL ‘ARSYIL ‘AZHIIM. ALHAMDU LILLAAHI ROBBIL ‘AALAMIIN. AS `ALUKA MUUJIBAARI ROHMATIKA WA ‘AZAAIMA MAGHFIROTIKA WAL GHONIIMATA MING KULLI BIRRI WASSALAAMATA MING KULLI ITSMIN LAA TADA’ LII DZAMBAN ILLA GHOFARTAHU WALAA HAMMAN ILLAA FAROJTAHU WALAA HAAJATAN HIYA LAKA RIDHON ILLA QODHOITAHAA YAA ARHAMAR ROOHIMIINArtinya: “Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap kebaikan. Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Paling Pengasih dan Penyayang.” 4. Setelahnya, umat Islam dapat menyampaikan segala keinginan dan hajat dengan bahasa sendiri. Sebab doa yang baik adalah doa yang mampu dimengerti maknanya.
(mdk/tan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya