Agus Yudhoyono Pernah Tugas di Perbatasan Israel dan Libanon saat jadi Perwira TNI, ini Potretnya Pimpin Prajurit

Potret lawas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat masih menjadi perwira TNI AD.

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
Agus Yudhoyono Pernah Tugas di Perbatasan Israel dan Libanon saat jadi Perwira TNI, ini Potretnya Pimpin Prajurit
Agus Yudhoyono Pernah Tugas di Perbatasan Israel dan Libanon saat jadi Perwira TNI, ini Potretnya Pimpin Prajurit (Merdeka.com)

Potret lawas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat masih menjadi perwira TNI AD.

Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membagikan potret lawasnya saat masih menjadi perwira TNI.

Melalui postingan di Instagram pribadinya, AHY mengunggah momen saat dia bertugas sebagai pasukan perdamaian di perbatasan Israel dan Libanon Selatan.

Pada saat itu, AHY berperan sebagai Seksi Operasi dalam Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Kontingen Garuda XXIII-A tahun 2006. Simak ulasan selengkapnya:

Unggahan AHY
Dok. Istimewa

Melalui akun @agusyudhoyono, Ketum Demokrat itu membagikan potret lawasnya saat masih menjadi bagian dari Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Dalam foto pertama yang dibagikan, terlihat AHY tengah memberikan arahan di hadapan beberapa prajurit lainnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pada saat itu, dia masih menjadi Perwira Seksi Operasi dalam Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Kontingen Garuda XXIII-A tahun 2006 yang bertugas di sepanjang perbatasan Israel dan Libanon Selatan.

Unggahan tersebut dibagikan merespon eskalasi konflik Israel dan Palestina  masih berkembang.
Dok. Istimewa

Serangan Israel yang membabi buta disebut ikut menewaskan beberapa masyarakat sipil di Libanon. Hal itulah yang membuat AHY merasa sangat prihatin.

"Saya bisa membayangkan instabilitas keamanan di sana. Di mana hal-hal kecil saja dapat memicu eskalasi konflik menjadi kontak senjata dalam skala menengah hingga besar,"
Dok. Istimewa

tulis AHY dalam keterangan unggahan di akun @agusyudhoyono (7/11).

Dalam keterangan unggahannya, AHY pun menyuarakan agar lembaga multilateral dunia bisa cepat bergerak meredam situasi yang terus memanas ini.

"Untuk itu, dunia tidak boleh tinggal diam dengan bergerak lebih cepat untuk ikut menghentikan agresifitas Israel, serta mendisiplinkan semua pihak yang memperkeruh keadaan," tulisnya.

Di akhir tulisannya, AHY berharap fondasi perdamaian di seluruh dunia bisa kembali dikokohkan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
AHY Pernah Jadi Perwira TNI
Dok. Istimewa

Sebelum fokus terjun ke politik, AHY merupakan seorang perwira militer Indonesia.

Jabatan terakhirnya sebelum memutuskan pensiun dini ialah Mayor Inf.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dia pernah berkarir di TNI Angkatan Darat (AD) selama 16 tahun. AHY menjadi lulusan terbaik dari Akademi Militer (Akmil) tahun 2000 dan meraih penghargaan Adi Makayasa.

Rekomendasi