6 Penyebab Kucing Mencret, Jangan Dianggap Sepele & Kenali dengan Tepat
Merdeka.com - Ada beberapa macam penyebab kucing mencret. Bisa berasal dari makanan ataupun paparan bakteri serta virus. Memang, kondisi ini kerap dialami pada kucing. Namun mencret tentu tidak menyenangkan bagi siapa pun, begitu pula oleh kucing.
Penyebab mencret yang paling umum karena adanya perubahan pada makanannya. Akan tetapi, tak menutup kemungkinan terdapat faktor-faktor lainnya yang menimbulkan kondisi tersebut. Dengan mengetahui penyebabnya, kalian bisa menentukan penanganan yang tepat bagi kucing.
Lantas apa saja penyebab kucing mencret? Melansir dari berbagai sumber, Senin (9/11/2020), simak ulasan informasinya berikut ini.
Makanan Kualitas Rendah
Penyebab kucing mencret yang pertama adalah makanan yang dikonsumsi memiliki kualitas rendah. Beberapa makanan kucing bisa mengandung bahan-bahan seperti kulit binatang, kuku, mata, kepala, paruh hingga bulu burung. Bahan-bahan ini sebenarnya merupakan sumber protein. Tentu sebelum ditambahkan ke makanan kucing, bahan ini telah diproses untuk menghilangkan bakteri berbahaya.
Namun, kucing-kucing peliharaan mungkin saja akan mengalami masalah setelah mengonsumsinya. Rata-rata akan mengganggu sistem pencernaan mereka. Untuk itu, ada baiknya mencari makanan kucing yang tingkat kehigienisan nya sama seperti makanan manusia. Akan tetapi perlu digarisbawahi, tidak semuanya makanan kucing tingkat manusia itu lengkap atau seimbang.

©Muezza
Agar tidak salah, pilih makanan kucing berkualitas seperti Muezza yang memiliki beragam kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh kucing. Di antaranya protein, vitamin, mineral, Omega 3 dan lain sebagainya. Cat food yang satu ini juga telah memiliki sertifikasi halal dari The Central Islamic Committee of Thailand. Tersedia dalam empat varian rasa, yaitu Tuna, Salmon, Mackerel, dan juga Ocean Fish. Beli sekarang juga yuk di Shopee atau Tokopedia.
Beli Muezza di Shopee Beli Muezza di Tokopedia
Alergi dan Intoleransi Makanan
Penyebab kucing mencret yang kedua adalah intoleransi dan alergi pada makanan. Pemilik kucing terkadang masih belum menyadari jika kucing bisa mengembangkan alergi seperti hal nya pada manusia. Di kebanyakan kasus, intoleransi dan alergi makanan menjadi akar permasalahan diare kronis. Bahkan bisa terjadi dalam jangka waktu yang lama.
Tahukah kalian, alergi pada kucing mampu berkembang saat mereka diberi makanan yang sama terlalu lama. Untuk itu, sebagai pemilik kucing sangat penting untuk memahami kondisi mereka. Tanda kucing memiliki alergi biasanya akan mengalami diare. Meskipun kesehatan secara keseluruhan menunjukkan kondisi yang baik.
Infeksi Bakteri dan Virus
Penyebab kucing mencret yang ketiga yakni adanya infeksi bakteri atau virus. Sebagian besar orang kerap menyebutnya sebagai masalah perut sederhana. Padahal pada kucing, infeksi ini berpotensi jauh dari kata sederhana. Infeksi bakteri atau virus khususnya pada saluran pencernaan mampu menyebabkan diare dan muntah yang cukup parah.Kedua kondisi tersebut tentu bisa mengakibatkan berat badan mengalami penurunan serta dehidrasi ekstrem. Sebagai informasi, diare akut kerap dijadikan sebagai indikator adanya kelebihan bakteri di usus kecil kucing. Meskipun bisa sembuh sendiri dalam seminggu, kalian tetap harus mewaspadainya. Kalian juga harus mengawasi serta memberikan perawatan jika diperlukan.

©Wallpoper
Parasit
Adanya parasit pada usus juga menjadi salah satu penyebab kucing mencret. Parasit bisa masuk melalui kotoran yang terinfeksi. Selain itu juga bisa melalui air dan makanan yang telah terkontaminasi dengan parasit. Nantinya parasit masuk ke dalam tubuh dan saluran usus kucing.Meski diare karena parasit berlangsung singkat dan biasanya akut, kerusakan yang ditimbulkan bisa sangat parah. Jika diare parasit tersebut tidak segera diobati dengan tepat. Gejala infeksi parasit internal seperti diare, muntah dan anemia. Kucing juga bisa lebih rentan terhadap jenis infeksi lainnya. Perlu untuk diketahui, anak kucing lebih rentan terhadap parasit usus. Untuk itu, ada baiknya kalian membuat pencegahan terjadinya diare akibat parasit. Sebab, hal ini sangat penting untuk kesehatan masa depan kucing peliharaan kalian.
Konsumsi Susu
Banyak sekali foto dan video yang memperlihatkan kucing mungil menjilat tetes demi tetes susu di mangkuk mereka. Bahkan, tak jarang mereka menyukai tumpukan susu kala ditawarkan. Namun perlu diperhatikan, susu harus dari spesies yang sama.Sebab, kucing tidak mempunyai enzim yang diperlukan untuk memecah gula yang ditemukan pada susu sapi. Untuk itu, memberi makan kucing dengan susu hewan lain dapat membuat mereka memiliki risiko mengalami masalah pada saluran pencernaan sekunder yang tinggi. Masalah tersebut seperti muntah serta diare.

©Pexels
Penyakit Hati atau Ginjal
Penyebab kucing mencret yang terakhir dibahas pada artikel ini adalah adanya penyakit hati atau ginjal. Organ detoksifikasi ini rupanya sangat penting untuk kesehatan kucing. Saat ada yang salah pada hati atau ginjal, maka diare menjadi salah satu gejala pertama yang berkembang. Akan tetapi, diare tersebut tidak bisa membuat para dokter hewan mendiagnosis adanya disfungsi hati atau ginjal.Masih diperlukan serangkaian tes lainnya untuk memeriksa fungsi kinerja hati dan ginjal. Dengan penyakit ginjal atau hati ini, diagnosis yang tepat waktu memiliki peranan begitu penting. Agar laju perkembangan penyakit bisa diperlambat atau dihentikan.
(mdk/tan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya