56 Pria Pesta Seks Gay, Polisi Bertato Tak Mati Ditembak 11 Peluru Sampai Bingung & Minta Perlindungan Tuhan

Polisi dengan gaya penampilan yang nyentrik dan berbeda dari polisi lainnya itu terlihat mengungkapkan kegelisahan pribadi.

Mutia Anggraini
Oleh Mutia Anggraini - Reporter
56 Pria Pesta Seks Gay, Polisi Bertato Tak Mati Ditembak 11 Peluru Sampai Bingung & Minta Perlindungan Tuhan
56 Pria Pesta Gay, Polisi Bertato Tak Mati Ditembak 11 Peluru Sampai Bingung (merdeka.com)

Terungkapnya perbuatan bejat puluhan pria gay melakukan pesta seks sesama jenis di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, membuat berbagai pihak memberi tanggapan. Salah satunya yakni personel Polda Metro Jaya, Aiptu Jakaria atau yang biasa dikenal dengan nama Jacklyn Choppers.

Polisi dengan gaya penampilan yang nyentrik dan berbeda dari polisi lainnya itu terlihat mengungkapkan kegelisahan pribadi terhadap perbuatan bejat puluhan pria dewasa tersebut.

Bahkan, dia sampai kebingungan hingga minta perlindungan dari Tuhan. Seperti apa tanggapannya yang turut mendulang atensi dari kalangan warganet itu? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Polisi Minta Perlindungan Tuhan

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Aiptu Jakaria atau yang seringkali dikenal dengan nama beken Jacklyn Choppers baru-baru ini mengunggah sebuah video singkat dalam akun Instagram pribadinya @jacklyn_choppers.

Melalui unggahan itu, polisi bertato yang pernah tertembak 11 peluru saat melakukan pengejaran pelaku perampokan mesin pengisi ATM di Cawang tahun 2017 itu mengungkap kasus terbaru yang berhasil dibongkar Polda Metro Jaya.

Sebanyak 56 orang pria dewasa terungkap tengah melakukan pesta gay di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jaksel.

"Polda Metro Jaya menggerebek pesta gay di salah satu kamar hotel di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan," demikian dikutip dari keterangan unggahan.

Dalam keterangannya, Bang Jack sapaan akrab dari pria berpenampilan nyentrik itu bahkan tak tanggung-tanggung terlihat menuliskan doa. Dia kedapatan meminta perlindungan dari Tuhan melalui lafal 'Naudzubillah min dzalik'. Sekadar informasi, lafal itu tak lain memiliki arti 'Kami memohon perlindungan kepada Allah SWT dari perkara tersebut'.

"Naudzubillah Min Dzalik," tulisnya.

56 Pria Pesta Gay, Polisi Bertato Tak Mati Ditembak 11 Peluru Sampai Bingung
56 Pria Pesta Gay, Polisi Bertato Tak Mati Ditembak 11 Peluru Sampai Bingung ig/@jacklyn_choppers

Ungkap Keresahan Pribadi

Selain itu, Bang Jack pun mengungkap kegelisahan pribadi. Dia tak habis pikir mengenai perbuatan bejat para pelaku yang justru memiliki hawa nafsu terhadap sesama jenis.

Padahal, Tuhan disebutnya telah menciptakan manusia secara berpasangan antara pria dengan kaum hawa.

"Padahal Allah Telah menciptakan kita berpasangan pasangan, laki-laki dan perempuan, ngapa ini maen pistol-pistolan. Dalam penggerebekan itu Polda Metro Jaya menangkap 56 orang laki-laki yang diduga peserta pesta gay," sambung Bang Jack, demikian dikutip dari keterangan unggahan.

Unggahan Bang Jack pun seketika mendapat banyak tanggapan dari kalangan pengguna media sosial. Tak sedikit di antaranya yang turut meminta ampunan hingga perlindungan selayaknya Aiptu Jakaria saat melihat tingkah laku menyimpang dari puluhan peserta pesta gay di Jaksel itu.

"Astaghfirullah Astaghfirullah. Semangat bang jack 👏👏👏 betul sekali kita diciptakan berpasangan pasangan adam dan siti hawa," tulis akun @yuzsalim

"Astagfirullah hal'adzim 😱," tulis akun @yunitrs06

"Naudzubillah yallah😢😢😢," tulis akun @sifaarya_n

"Nauzubillah min dzalik jeruk makan jeruk,hewan aja cari betina. Miris 😢," tulis akun @lenyhan_sudana

Pesta Gay di Jaksel Terbongkar

Sebelumnya, Subdit Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya diketahui berhasil membongkar kasus pesta gay di Habitare Apart Hotel Rasuna Jakarta Selatan.

Total, ada 56 orang laki-laki diamankan, tiga diantaranya ditetapkan sebagai tersangka. Dia adalah RH alias R, RE alias E dan BP alias D.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, pihaknya dibantu manajemen hotel menggerebek sebuah kamar hotel nomor 2617. Hasilnya, ditemukan puluhan orang yang diduga sedang menyelenggarakan pesta seks sesama jenis atau pesta gay.

"Jadi pesta seks LGBT yang dilakukan oleh sesama jenis laki-laki. Ada 56 orang yang diamankan di TKP. Saat melakukan pengungkapan ini," ujar dia kepada wartawan, Senin (3/2).

Tak Cuma Badan Kekar Berotot Jadi Perhatian
Tak Cuma Badan Kekar Berotot Jadi Perhatian Instagram @viralciledug

Ditemukan Kondom dan Obat Anti HIV

Ade Ary menerangkan, 56 orang seluruhnya berjenis kelamin laki-laki. Dalam kasus ini, kepolisian juga menyita pelbagai barang bukti antara lain bukti pemesanan hotel, alat kontrasepsi kondom, obat anti HIV dan sabun mandi.

Ade Ary mengatakan, tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka memiliki peran masing-masing. RH alias R, dan RE alias E membiayai penyewaan kamar hotel. Sedangkan, BP alias D, ini adalah merekrut peserta.

"Jadi D inilah yang menghubungi satu persatu peserta untuk diajak ikut dalam event ini," ujar dia.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 33 juncto pasal 7 dan atau Pasal 36 Undang-Undang No 44 tahun 2008 tentang pornografi serta Pasal 296 KUHP.

Rekomendasi