5 Jenis Tanaman Buah Hidroponik, Bisa Jadi Ladang Usaha & Budidaya di Rumah
Merdeka.com - Saat ini sudah ada berbagai jenis tanaman buah hidroponik. Tak hanya dikonsumsi saja, buah rupanya juga bisa dikembangkan dengan cara hidroponik. Kalian tidak perlu meragukan kualitas dari hasilnya. Sebab, buah yang dihasilkan memiliki kualitas yang tak kalah bagusnya. Bahkan buah-buah tersebut juga mengandung nutrisi yang berlimpah.
Jangan heran jika saat ini banyak sekali rumah tangga yang mulai menanam buah hidroponik. Meski begitu, tidak semua buah-buahan sudah bisa di budidaya dengan metode hidroponik. Lantas apa saja jenis tanaman buah hidroponik?
Melansir dari laman tanamanhidroponik.org, Kamis (19/11/2020), simak ulasan informasinya berikut ini.
Tomat
Jenis tanaman buah hidroponik yang pertama adalah tomat. Tomat merupakan salah satu buah yang memiliki manfaat sangat banyak pada kesehatan tubuh. Hal ini lantaran, tomat mengandung sejumlah nutrisi, vitamin serta mineral yang cukup tinggi. Terutama kandungan vitamin C yang ada di dalamnya.
Seperti diketahui bersama, vitamin C mampu membantu tubuh dalam menjaga sistem kekebalannya. Selain itu vitamin C juga bisa membantu mencerahkan kulit kalian. Baik itu di wajah maupun tubuh. Tahukah kalian, tomat yang ditanam dengan hidroponik biasanya akan menghasilkan vitamin lebih baik. Tomat hidroponik juga biasanya memiliki rasa yang lebih manis.

©Pixabay
Blueberry
Jenis tanaman buah hidroponik yang kedua adalah blueberry. Sudah menjadi rahasia umum, blueberry masih berkerabat dengan stroberi. Bedanya, buah blueberry memiliki tekstur luar yang lebih halus. Seperti stroberi, buah blueberry juga bisa ditanam dengan cara hidroponik.
Untuk menanam blueberry secara hidroponik, kalian harus menyiapkan tanah khusus terlebih dahulu. Kalian harus memastikan kondisi tanah asam yang tinggi. Dengan mengawasi kadar keasaman serta kecukupan air secara teratur, blueberry bisa tumbuh dengan baik. Bahkan, nantinya bisa menghasilkan buah-buahan yang lebih besar.
Stroberi
Jenis tanaman buah hidroponik yang ketiga yakni stroberi. Buah yang satu ini juga dikenal memiliki kandungan vitamin C cukup tinggi. Buah stroberi juga sering kali dijadikan sebagai berbagai jenis makanan dan masakan. Selain menjadi selai dan jus, buah stroberi kini sudah digunakan sebagai jenis makanan, minuman hingga hiasan kue.Bagi yang belum tahu, sebenarnya buah stroberi dikenal bisa hidup di dataran tinggi. Akan tetapi, kalian bisa menanamnya di dataran rendah jika dilakukan secara hidroponik. Seperti tomat, buah stroberi juga akan menghasilkan buah lebih banyak jika dilakukan secara hidroponik.

©odzywianie.info.pl
Melon
Melon menjadi salah satu jenis tanaman buah hidroponik selanjutnya. Siapa yang tidak mengenal buah melon. Buah berwarna hijau ini bahkan banyak digemari oleh anak-anak Indonesia. Tahukah kalian, buah melon rupanya bisa di budidaya dengan menggunakan metode hidroponik. Akan tetapi, kalian memerlukan tempat yang luas untuk menanam melon secara hidroponik. Bukan tanpa alasan yang tak jelas. Hal ini lantaran buah melon memiliki ukuran sangat besar. Sehingga tidak memungkinkan untuk ditanam di tempat yang sempit.
Semangka
Semangka juga masuk ke dalam jenis tanaman buah hidroponik. Siapa sangka, buah berukuran besar ini juga bisa ditanam dengan metode hidroponik. Namun, untuk menanam semangka secara hidroponik juga memerlukan perhatian khusus. Masa panen semangka sendiri setelah ditanam sekitar 2-3 bulan.
shutterstock
Semangka dikenal sebagai salah satu buah yang cocok dikonsumsi saat musim panas tiba. Sebab, buah semangka memiliki kandungan air cukup tinggi. Sehingga dengan mengonsumsinya bisa membantu kalian melepas dahaga. Terutama saat cuaca tengah panas-panasnya.
Tips Menanam Stroberi
Waktu yang dibutuhkan untuk menanam buah stroberi secara hidroponik adalah sekitar 60 hari atau satu bulan. Melansir dari review.bukalapak, kadar pH terbaik untuk menanamnya adalah 5.5 hingga 6.2. 
Ilustrasi stroberi
Perlu digaris bawahi, jangan memulai menanam stroberi dengan bijinya. Sebab, hal itu mungkin akan menjadi sulit untuk tumbuh bertahun-tahun. Kalian bisa memulainya dengan membeli benih stroberi. Kemudian dinginkan benih tersebut dan baru lah tanam dengan cara hidroponik.
Tips Menanam Tomat
Waktu yang dibutuhkan untuk menanam tomat secara hidroponik adalah sekitar 60 hari hingga 90 hari. Melansir dari review.bukalapak, kadar pH terbaik untuk menanamnya adalah 5.5 hingga 6.5. 
©2018 Merdeka.com/Pixabay
Perlu digaris bawahi, jangan menggunakan bibit yang sama selamanya. Paling tidak gantilah bibit tomat dua kali dalam 20 bulan. Di mana saat tomat hidroponik sudah panen sebanyak dua kali dalam kurun waktu 10 bulan, kalian bisa mengganti bibit dengan yang baru.
(mdk/tan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya