5 Fakta Kostum Srikandi yang Dikenakan Frederika Cull di Panggung Miss Universe
Merdeka.com - Meski tak berhasil menyabet gelar Miss Universe 2019, penampilan Frederika Cull di ajang kecantikan internasional ini patut dibanggakan. Frederika tampil menawan di malam penganugerahan, Minggu (8/12) lalu.
Frederika mencetak prestasi baru bagi Indonesia dengan masuk ke Top 10. Prestasi ini tentu membanggakan, mengingat dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia belum pernah masuk lagi ke Top 10.
Salah satu penampilan yang memukau dari Frederika, ialah saat ia memamerkan kostum tradisional. Perempuan berdarah campuran Australia itu mengenakan kostum Srikandi yang didesain dengan detail.
Ternyata kostum spektakuler tersebut memiliki makna yang dalam dan pembuatan detailnya cukup rumit. Berikut 5 fakta kostum Srikandi yang dikenakan Frederika Cull di Miss Universe 2019:
Sang Wanita: The Legacy of Srikandi
Kostum Srikandi ini pertama kali dikenalkan ke publik lewat video pendek yang diunggah oleh desainernya, pada Selasa (19/11). Lewat video pendek tersebut, kostum ini diberi nama, Sang Wanita: The Legacy of Srikandi.

2019 Instagram Ikie Morphacio
Dalam lanjutan unggah video tersebut, sang desainer menambahkan pesan singkat yang menyentuh.
"Sebuah karya yang lahir dari cinta. Sekuntum mawar merah untuk kebebasan. Sebuah tarian untuk revolusi. Untukmu para wanita," tulis desainer Sang Wanita.
Kostum Sang Wanita ini menarik perhatian publik, terutama detail di setiap ornamen yang dikenakan. Kesan tangguh dan pemberani Sang Wanita sangat cocok untuk Frederika.
Didesain oleh Ikie Morphacio dan Mayaratih
Kostum Sang Wanita ini merupakan hasil karya menawan dari seniman dan desainer Ikie Morphacio dan Maya Ratih. Keduanya sudah memikirkan konsep pembuatan kostum Sang Wanita ini sejak lama.

2019 Instagram Ikie Morphacio
Ikie Morphacio dikenal sebagai desainer aksesoris yang sudah memulai kariernya sejak tahun 2013. Namanya sudah tak asing lagi di dunia desain dan fashion. Karyanya berhasil menyabet gelar Best National Costume di Miss Grand International 2017, lho.Tak sendiri, Ikie bekerja sama dengan Mayaratih, partner yang turut berperan dalam pembuatan kostum di Miss Grand International 2017 tersebut. Kedua sahabat ini kembali bekerja sama dan menghasilkan karya luar biasa, Sang Wanita.
Memiliki Makna yang Dalam
Di balik megah dan mewahnya kostum tersebut, ada banyak makna tersembunyi. Bagi sang desainer, hasil karyanya ini bukan sekadar karya untuk kompetisi saja.

2019 Instagram Ikie Morphacio
"Karya yang lahir dari doa dan perjalanan hidup kami. Kami secara ikhlas mendedikasikan karya ini untuk Indonesia dan semoga karya ini bisa menjadi berkah bagi kita semua," tulis Ikie Morphacio lewat unggahan Instagramnya, Minggu (8/12).Ikie dan Mayaratih mendesain Sang Wanita penuh dengan detail dan filosofi. Hampir di setiap bagian kostum ini, terkandung makna khusus dan direpresentasikan dengan apik lewat detail dan desain yang menawan.
Setiap Bagian Kostum Punya Makna Khusus
Setiap detail di kostum Sang Wanita ini memiliki filosofinya tersendiri. Seperti yang diunggah Ikie berikut ini:Bagian utama kostum ini diberi nama, The Way of the Ancestors. Ikie menuliskan maknanya dengan apik, "...bagaikan anak-anak panah yang menghujam di punggungku. Membakar jiwa dan ragaku hingga membuatku tersadar, itulah suara para leluhur, mereka adalah para wanita sejati Nusantara..."

2019 Instagram Ikie Morphacio
Sang Wanita memiliki mahkota Phoenix Rising, yang memiliki filosofi kehormatan seorang wanita yang harus dijunjung tinggi. Dan, The Shape of Wisdom yang dikenakan di pundak kanan, memiliki makna keteladanan serta kekuatan.Sepatu boots tinggi The Tower of Prayer mewakili filosofi doa yang selalu menyertai perjalanan hidup. Satu lagi, panah Bow of Glory & Arrow of Hope, mengandung makna kemuliaan, kekuatan, keberanian dan kebebasan.
Proses Pengerjaan yang Panjang
Untuk menciptakan karya indah penuh makna ini, Ikie dan Mayaratih membutuhkan waktu yang cukup panjang. Ide awal pembuatan kostum spektakuler ini sudah dimulai sejak beberapa tahun lalu.

2019 Instagram Ikie Morphacio
"Mulai dari brainstorming ide dengan Maya Ratih, observasi, eksperimen media, sampai pada eksekusi dan finishing karya," tulis Ikie menjelaskan serangkaian proses yang telah ia lewati untuk membuat Sang Wanita.Menurut Ikie, proses panjang pembuatan Sang Wanita menjadi pembelajaran penting baginya dalam menghadapi beragam tantangan mental dan teknis. Proses tersebutlah yang akhirnya melahirkan karya luar biasa, Sang Wanita: The Legacy of Srikandi.
(mdk/snw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya