5 Cara Menghitung Kehamilan, Ketahui Usia Kandungan

Selasa, 26 November 2019 12:36 Reporter : Billy Adytya
5 Cara Menghitung Kehamilan, Ketahui Usia Kandungan Ilustrasi Ibu Hamil. ©nasm.org

Merdeka.com - Cara menghitung kehamilan untuk mengetahui usia kandungan sangat penting bagi calon ibu. khususnya calon ibu muda yang baru pertama hamil.

Menghitung usia kehamilan sangat penting agar bisa mengetahui kondisi janin yang sehat dan perkembangannya. Selain itu, tetap harus konsultasi dan cek rutin ke dokter kandungan.

Dari pengecekan dokter, Anda bisa mengetahui bagaimana perkembangan si calon bayi dari segi organ serta pertumbuhannya. Umumnya, usia kehamilan akan dinyatakan dalam hari dan minggu.

Bagi Anda yang baru menjadi calon ibu, sebaiknya perlu mengetahui cara menghitung usia kehamilan. Berikut adalah cara menghitung kehamilan untuk mengetahui usia kandungan:

1 dari 6 halaman

Hitungan Kalender

Sebelum Anda mulai menghitung usia kehamilannya dengan cara yang satu ini, perlu diketahui bahwa Anda harus memahami siklus haid yang Anda punya. Hal tersebut karena menghitung dengan cara ini biasanya digunakan pada wanita dengan siklus haid teratur setiap 28 hari atau 30 hari. Pertama Anda harus tahu hari haid awal dan haid akhir yang memiliki singkatan HPHT.

Cara menghitung:

1. Tanggal HPHT ditambah 7 (+7)
2. Bulan HPHT dikurang 3(-3)
3. Tahun HPHT (+1)

Misalnya:

1. HPHT 16 Agustus 2018
2. Tanggal HPHT 16 + 7 = 23
3. Bulan HPHT 8 - 3 = 5
4. Tahun HPHT 2018 + 1= 2019
Dengan begitu perkiraan calon bayi lahir pada 23 Mei 2019.

Jika Anda mengalami bulan HPHT tak bisa dikurangi, maka cukup hitung dengan bulan HPHT ditambah 9 tanpa menambahkan tahun.

1. Tanggal HPHT ditambah 7 (+7)
2. Bulan HPHT ditambah 9 (+9)
3. Tahun HPHT tetap

Misalnya:

1. HPHT 20 Januari 2019
2. Tanggal HPHT 20 + 7 = 27
3. Bulan HPHT 1 + 9 = 10
4. Tahun HPHT 2019
Dengan begitu perkiraan calon bayi lahir pada 27 Oktober 2019. Untuk mengetahui usia kandungan cukup tambahkan HPHT Anda. Misal 16 Agustus 2019 maka bulan pertama kelahirannya 16 September 2019.

2 dari 6 halaman

Menggunakan Metode USG

USG merupakan alat yang digunakan oleh dokter kandungan untuk mengetahui usia kehamilan. Hingga kini, USG dipercaya alat terakurat dalam menghitung usia kehamilan. Untuk menghitung menggunakan alat ini memang tidak semudah seperti saat Anda menggunakan rumus kalender. Karena dibutuhkan Ahli untuk mengoperasikan USG yaitu dokter.

Alat ini bisa mendeteksi usia kehamilan hingga 95 persen tingkat keakuratannya. Ada dua cara pemeriksaan untuk mengetahui usia kehamilan. Pemeriksaan pertama yang dilakukan adalah USG transvaginal, pemeriksaan ini dilakukan di awal usia kehamilan. Kemudian yang kedua, USG Transabdominal, pemeriksaan untuk kandungan yang sudah mulai besar dan dilakukan lewat dinding perut.

Dua cara pemeriksaan tersebut guna memastikan kantong janin, lokasi dan pergerakannya. Penggunaan USG biasa disarankan oleh dokter ketika usia kandungan sudah ada di 8 minggu dan 18 minggu. Karena di usia tersebut perhitungan akurat dapat dilakukan.

Dokter akan melakukan tiga cara seperti menghitung diameter kantong kehamilan di usia kehamilan 6-12 minggu. Lalu melakukan pengukuran panjang janin mulai dari kepala hingga bokong saat usia kehamilan menginjak 7-14 minggu. Terakhir dokter mengukur lingkar kepala janin ketika usianya di atas 12 minggu. Tiga tipe cara tersebut sangat umum dilakukan oleh dokter kandungan.

3 dari 6 halaman

Mendeteksi gerakan janin

Cara menghitung usia kehamilan selanjutnya adalah dengan mendeteksi gerakan janin Anda. Cara ini dapat Anda lakukan dengan manual. Akan tetapi cara manual ini tidak begitu akurat dibandingkan dengan Anda melakukan pemeriksaan USG.

Caranya sangat sederhana, dengan merasakan gerakan janin, jika Anda dapat merasakan janin sudah bisa bergerak diperkirakan usianya sudah 18-20 minggu (khusus wanita yang hamil untuk pertama kalinya). Untuk Anda yang sebelumnya sudah pernah hamil, jika gerakan janin mulai dirasakan maka usianya menginjak 16-18 minggu.

4 dari 6 halaman

Menggunakan Kalkulator Masa Subur Secara Online

Dengan zaman yang sudah serba digital ini, maka cara instan sangat mudah untuk didapatkan. Termasuk untuk mengetahui usia kehamilan. Kini Anda bisa menghitungnya menggunakan tautan-tautan yang banyak tersedia di browser handphone. Caranya cukup dengan memasukkan tanggal, bulan dan HPHT serta siklus haid Anda. Dengan begitu maka tautan ini akan memberitahu Anda tentang usia kehamilannya.

5 dari 6 halaman

Menggunakan rumus 4

Cara selanjutnya adalah dengan metode manual yakni rumus 4. Anda bisa perhatikan rumus berikut ini:

Umur kehamilan {(tanggal sekarang-HPHT) x (4)}

Misalnya:
1. Sekarang tanggal 22 September 2017 (22-8-2017)
2. HPHT 15 Juli 2019 (15-6-2019)

Jadi:
1. (tanggal-tanggal), (bulan-bulan) x 4
2. (22-16) (8-6) x 47 hari 2 bulan x 4
3. Lalu Anda kalikan dengan bulannya saja, sehingga
4. 2 x 4 (2x4) + (2x)
5. 8 + 0.7 = 8.7 minggu.
Kemudian tambahkan dengan 7 hari dalam 1 minggu. Jadi usia kehamilan Anda 9.7 minggu. Tetap perlu diingat bahwa rumus ini tidak 100 persen akurat, namun masih dipercaya untuk patokan.

6 dari 6 halaman

Berdasarkan Tinggi Puncak Rahim

Untuk menghitung usia kehamilan lainnya Anda bisa lakukan dengan cara mengukur puncak rahim. Cara pengukurannya adalah menghitung jarak tulang kemaluan ke bagian rahim yang menonjol.

Perhitungan ini dapat menunjukkan berapa usia kehamilan. Jika jaraknya sudah 28 cm berarti menunjukkan janin sudah ada di usia 28 minggu. Kalau sudah mencapai 36 cm maka usia janin Anda 36 minggu. Anda dapat melakukan metode ini dengan alat bantu pita ukur dan biasa dilakukan pada usia kehamilan melewati 22 sampai 24 minggu.

[bil]
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini