Uber Uji Coba Taksi Terbang di Melbourne

Rabu, 12 Juni 2019 17:15 Reporter : Fauzan Jamaludin
Uber Uji Coba Taksi Terbang di Melbourne Ilustrasi Uber. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Uber akan melakukan tes terbang untuk layanan taksi terbangnya atau Uber Air. Uji coba itu dilakukan di kota Melbourne, Australia.

Dilaporkan Reuters dan Yahoo Finance, Rabu (12/6), sebelum diputuskan Melbourne, Dubai lebih dahulu dicanangkan sebagai tempat uji coba pertama kali di luar Amerika Serikat untuk layanan Uber Air. Namun, karena faktor lain, hal itu tidak jadi.

Uber mengatakan bahwa mereka akan memulai uji terbang pesawat tanpa pilot di Melbourne dan kota-kota AS Dallas dan Los Angles pada tahun 2020 sebelum operasi komersial dimulai pada tahun 2023.

"Pemerintah Australia telah mengadopsi pendekatan berwawasan ke depan untuk ridesharing dan teknologi transportasi di masa depan," kata Susan Anderson, Manajer Umum Regional untuk Uber Australia, Selandia Baru, dan Asia Utara.

"Ini juga ditambah dengan faktor demografi dan geospasial Melbourne yang unik, dan budaya inovasi dan teknologi, menjadikan Melbourne kota peluncuran ketiga yang sempurna untuk UberAir," terangnya.

Penerbangan uji akan mengangkut penumpang dari salah satu dari tujuh pusat perbelanjaan Westfield di Melbourne ke bandara internasional utama. Perjalanan 19 km dari pusat bisnis ke bandara diperkirakan akan memakan waktu 10 menit melalui udara, dibandingkan dengan 25 menit yang biasanya ditempuh dengan mobil.

Untuk cara memesannya, pengguna dapat melakukannya melalui aplikasi Uber. Caranya pun sama dengan pemesanan seperti biasa.

Di sisi lain, menurut Global Head of Uber Elevate, Aric Allison, seiring pertumbuhan kota-kota besar, maka ketergantungan yang besar pada kepemilikan mobil pribadi tidak akan berkelanjutan ke depannya. Uber Air memiliki potensi besar untuk membantu mengurangi kemacetan jalan.

"Teknologi Uber mengubah cara orang bergerak di sekitar kota mereka - dari sepeda ke wahana bersama, kami selalu mencari cara untuk mengurangi kebutuhan kepemilikan mobil pribadi. Di tahun-tahun mendatang, dengan Uber Air, kami ingin memungkinkan orang untuk menekan tombol dan mendapatkan penerbangan," terangnya. [faz]

Topik berita Terkait:
  1. Aplikasi Mobile
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini