Aluminium Foil Disebut Dapat Tingkatkan Kekuatan Sinyal WiFi, Ini Faktanya

Berikut adalah fakta tentang alumunium foil dapat tingkatkan kekuatan sinyal WiFi.

Fauzan Jamaludin
Oleh Fauzan Jamaludin - Reporter
Aluminium Foil Disebut Dapat Tingkatkan Kekuatan Sinyal WiFi, Ini Faktanya
Aluminium Foil Disebut Dapat Tingkatkan Kekuatan Sinyal WiFi, Ini Faktanya (Unsplash)

Berikut adalah fakta tentang aluminium foil dapat tingkatkan kekuatan sinyal WiFi.

Para peneliti di Dartmouth College, Amerika Serikat, telah mencoba eksperimen ini.

Hasilnya, mereka menemukan bahwa permukaan melengkung reflektif seperti kaleng soda atau aluminium foil benar-benar dapat memperkuat sinyal WiFi di beberapa ruangan, tetapi juga melemahkannya di beberapa ruangan lainnya.

Dok. Istimewa
Unsplash

Kedengarannya aneh, memang. Tapi laporan Reader’s Digest, Rabu (18/10), menyatakan bahwa makalah yang dibuat di Dartmouth College menyatakan bahwa hal ini benar-benar bekerja.

Perlu dipahami bahwa sinyal WiFi berasal dari antena di router. Sinyal ini membuat perangkat-perangkat elektronik terhubung ke internet.

Sinyal ini perlu menjangkau semua perangkat di sekitarnya, sehingga dia berperilaku seperti gelombang radio atau cahaya.

Pakar teknologi James McQuiggan menyebutnya dengan istilah “seperti kepala alat penyiram yang menyemprotkan air ke segala arah”.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Cara kerja ini, sayangnya, tidak selalu efektif. Penyebaran sinyal menjadi kurang efisien, karena sinyal bisa terkirim ke bagian ruangan atau rumah yang tidak memerlukan sinyal WiFi. Sinyal juga dapat terhalang oleh dinding atau lantai sehingga daerah-daerah tertentu tidak dapat terjangkau.

Dalam makalah yang dibuat para peneliti di Dartmouth College, ditemukan bahwa bentuk cetakan 3D yang dilapisi aluminium foil benar-benar dapat meningkatkan dan mengurangi sinyal Wi-Fi.

Lembaran-lembaran aluminium foil ditempatkan di sekitar router, dengan arah lengkungan yang dirancang sesuai kebutuhan Wifi spesifik di suatu ruangan.

Hasilnya, sinyal nirkabel dapat meningkat hingga 55,1 persen di tempat-tempat tertentu, dan berkurang hingga 63,3 persen di tempat-tempat yang tidak memerlukan sinyal.

Cara Kerja

Sisi aluminium foil yang mengkilap ternyata dapat memantulkan sinar yang berasal dari antena dan mengarahkannya ke tempat tertentu.

Setelah merancangnya sesuai kebutuhan sinyal, yang perlu dilakukan hanya menyesuaikan arah lengkungan foil dan mengarahkan sinyal ke daerah-daerah yang memerlukan sinyal WiFi

Dalam sebuah rumah, misalnya, sinyal bisa diarahkan ke arah kamar tidur, ruang tamu, dan ruang kerja.

Dalam sebuah rumah, misalnya, sinyal bisa diarahkan ke arah kamar tidur, ruang tamu, dan ruang kerja.
Unsplash

Sinyal tidak akan terbuang sia-sia ke tempat-tempat yang tidak memerlukannya. Selain mengefisienkan sinyal, eksperimen menggunakan aluminium foil ini juga dapat meminimalkan kemungkinan WiFi untuk diretas.

Dengan pancaran sinyal WiFi yang terbatas, peretas akan kesulitan untuk mengakses sinyal WiFi dan meretas data pribadi pemakai WiFi.

“Pengurangan fisik sinyal nirkabel berfungsi sebagai metode pelengkap untuk langkah-langkah keamanan jaringan yang ada, seperti enkripsi, dan karenanya meningkatkan penghalang bagi peretas,” jelas para peneliti.

Rekomendasi