Advertisement
Kebanyakan orang mengetahui bahwa mesin uap pertama kali ditemukan sekitar abad ke-18.
Namun, hal ini ternyata dipatahkan dengan adanya fakta bahwa mesin uap pertama kali telah diciptakan ribuan tahun sebelum Thomas Savery dan Thomas Newcomen mengembangkannya.
Advertisement
Ribuan tahun lalu, setelah 0 SM, seorang pahlawan asal Alexandria bernama Heron membuat mesin uap bernama Aeolipile yang tidak diketahui kegunaannya.
Alat ini berbentuk turbin uap sederhana yang berputar ketika wadah air dipanaskan.
Cara kerjanya pun bisa dibilang sangat unik, ketika kuali dalam alat ini dipanaskan, maka akan menghasilkan uap yang jatuh ke dalam bola.
Selanjutnya, bola tersebut akan masuk ke dalam tabung dan memutar.
Mengutip IFLScience, Selasa, (10/10), perangkat ini pernah direplikasi pada abad ke-16 ketika karya Heron dipopulerkan dan digunakan untuk mempelajari sains pada abad-abad berikutnya.
Advertisement
Desain yang Salah
Menurut Paul Keyser dalam bukunya yang berjudul ‘ A New Look At ‘Steam Engine Heron’, yang membahas tentang cara mengeksplorasi kerja mesin ini, menyebutkan bahwa perangkat buatan Heron pada dasarnya memiliki desain yang salah.
Sehingga, tidak dapat menghasilkan daya yang dapat digunakan.
“Sambungan selongsong yang berputar memiliki gesekan berlebih dan lubang yang bocor sehingga keduanya mengurangi efisiensi perangkat. Dengan begitu, kemudian bola tersebut akan memiliki inersia yang tidak cukup untuk menghasilkan beban yang bervariasi, dan akan berputar terlalu cepat (lebih dari 1.000 RPM), sehingga tidak memungkinkan untuk roda gigi reduksi sederhana menyalurkan tenaganya,”
Paul Keyser dalam bukunya yang berjudul ‘ A New Look At ‘Steam Engine Heron’,
Advertisement
Lebih lanjut, Keyser dalam bukunya menyebut bahwa mesin uap Aeolipile yang diciptakan oleh Heron, sebenarnya jauh dari mesin uap modern yang ditemukan berabad-abad setelahnya. Keyser menyebutkan bahwa Aeolipile lebih mirip dengan bentuk demonstrasi pertama roket dan gaya reaktif.
Oleh karena itu, tujuan dan kegunaan dari mesin uap Aeolipile ini belum ditemukan sampai sekarang.
Bahkan, sang penemu, Heron dengan frustasi mendiamkan pertanyaan mengenai kegunaan mesin ini dan membiarkan spekulasi yang menyebar.
Namun, ada sebuah tebakan bahwa perangkat ini mungkin dibuat sebagai barang baru untuk menghibur dan mengejutkan orang-orang pada zaman Yunani Kuno, dan menciptakan keajaiban di kuil.