Astronot ini Kehilangan Negaranya saat Kembali ke Bumi dari Misi Luar Angkasa

10 bulan berada di luar angkasa. Nasib kepulangannya terkatung-katung. Hingga sekembalinya di Bumi negaranya sudah hilang.

Fauzan Jamaludin
Oleh Fauzan Jamaludin - Reporter
Astronot ini Kehilangan Negaranya saat Kembali ke Bumi dari Misi Luar Angkasa
Astronot ini Kehilangan Negaranya saat Kembali ke Bumi dari Misi Luar Angkasa (Merdeka.com)

10 bulan berada di luar angkasa. Nasib kepulangannya terkatung-katung. Hingga sekembalinya di Bumi negaranya sudah hilang. 

Pada 1991, astronot veteran Sergei Krikalev melakukan misi rutin ke stasiun luar angkasa.

Dalam misi ini ia tak menyadari bahwa akan menyaksikan peristiwa bersejarah yang terjadi dari sudut pandang luar biasa dari luar angkasa.

Mengutip Medium via NDTV, Senin (15/4), misi Krikalev bertepatan dengan keruntuhan dramatis Uni Soviet.

Mengutip <i>Medium</i> via <i>NDTV</i>, Senin (15/4), misi Krikalev bertepatan dengan keruntuhan dramatis Uni Soviet.
© 2024 merdeka.com

Saat ia fokus pada penelitian dan operasi stasiun, negara asalnya sedang bergulat dengan gejolak politik dan ekonomi. Pergolakan ini memiliki konsekuensi yang mengejutkan: tertunda kembalinya Krikalev.

Keterbatasan pendanaan dan terganggunya program rotasi kosmonot membuat Krikalev menghabiskan 10 bulan yang tidak disengaja di luar angkasa. Meskipun sang astronot tetap melakukan rutinitasnya yang biasa, ketidakpastian akan kepulangannya semakin besar.

Keterbatasan pendanaan dan terganggunya program rotasi kosmonot membuat Krikalev menghabiskan 10 bulan yang tidak disengaja di luar angkasa. Meskipun sang astronot tetap melakukan rutinitasnya yang biasa, ketidakpastian akan kepulangannya semakin besar.
© 2024 merdeka.com
Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com

Perpanjangan masa tinggal menghadirkan tantangan. Gayaberat mikro berdampak buruk pada kesehatan fisik Krikalev, menyebabkan melemahnya otot dan tulang. Isolasi sosial dan gangguan komunikasi akibat perubahan bumi menambah ketegangan psikologis.

Akhirnya, setelah 10 bulan, Krikalev kembali ke Bumi yang sama sekali berbeda.

Uni Soviet telah bubar dan digantikan oleh negara-negara baru yang merdeka.Beradaptasi kembali terhadap gravitasi bumi terbukti sulit dan memerlukan terapi fisik ekstensif.

Lanskap sosial dan politik yang ditinggalkan Krikalev juga telah lenyap.

Misi luar angkasa Sergei Krikalev bukan hanya tentang penelitian ilmiah. Ia menjadi simbol global hubungan antarmanusia pada masa kekacauan politik.

Menurut sejarawan luar angkasa Kathleen Lewis yang dikutip BBC, percakapan Krikalev yang membumi dengan orang-orang di Bumi melalui radio stasiun luar angkasa menumbuhkan hubungan khusus. 

Lewis mengatakan obrolan radio ini menciptakan jaringan kontak informal di seluruh dunia, menjadikan Krikalev seorang tokoh populer meskipun misinya diperluas dalam keadaan yang luar biasa.

Rekomendasi