Advertisement
Sejumlah Negara Ini Justru Larang Penggunaan ChatGPT, Begini Alasannya!
ChatGPT belakangan ini sedang populer keberadaannya. Banyak orang hingga institusi yang memanfaatkannya.
Walau begitu, teknologi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelegence (AI) dari OpenAI justru dilarang penggunaannya di sejumlah negara.
Berikut ini daftar negara beserta alasan melarang penggunaan ChatGPT.
Advertisement
Italia
Otoritas Perlindungan Data Italia memberlakukan larangan penggunaan ChatGPT karena alasan keamanan.
Otoritas Perlindungan Data Italia khawatir adanya pelanggaran privasi yang dilakukan oleh ChatGPT.
Secara khusus pihak berwenang di Italia bahkan menunjukkan kekhawatiran mengenai pungumpulan data yang tidak sah.
Selain itu, tak adanya perlindungan untuk mencegah anak di bawah umur menggunakan platform ini juga menjadi kekhawatiran negara tersebut.
Advertisement
Tiongkok
Tingkok curiga jika OpenAI ChatGPT bagian dari rencana Amerika Serikat dalam menyebarkan informasi yang tak relevan.
Hal ini menyusul konflik antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang masih berlangsung. Gara-gara kecurigaan tersebut, Tiongkok pun akhirnya melarang penggunaan ChatGPT secara menyeluruh di negaranya.
Walau begitu, Tiongkok bukanlah negara yang ketinggalan soal teknologi. Bisa jadi mereka juga tengah mengembangkan platform serupa agar bisa dimanfaatkan warganya.
Advertisement
Iran
Hubungan Iran dengan Amerika Serikat juga masih belum membaik. Bahkan ketegangan masih sering ditunjukkan keduanya.
Seperti diketahui, konflik antara Iran dan Amerika Serikat terjadi, saat Amerika Serikat resmi menarik diri dari Intermediate-Range Nuclear Forces (INF) Treaty pada tahun 1987.
Gara-gara hal tersebut Iran pun melakukan upaya pembatasan akan penggunaan ChatGPT kepada semua elemen masyarakat dan intansi di negaranya.
Advertisement
Korea Utara
Selama ini Korea Utara sangat mengontrol arus informasi yang masuk ke negaranya dengan melakukan sensor ektrem.
Hal ini pun cukup mengejutkan saat Korea Utara juga melakukan pelarangan penggunaan ChatGPT. Sebab, bagaimana mau menggunakan ChatGPT, jika mengakses internet secara bebas saja dilarang?
Kebijakan tak terduga itu pun dilakukan dengan mempertahankan pembatasan saluran informasi di Korea Utara, sehingga ChatGPT benar-benar tak sampai digunakan oleh warganya.
Advertisement
Rusia
Keputusan yang sama juga diambil oleh Rusia. Terlebih Rusia dan Amerika Serikat juga tak pernah sejalan alias berseberangan, khususnya yang menyangkut masalah keamanan masing-masing negara.
Lebih lanjut, Rusia memutuskan untuk melarang penggunaan ChatGPT karena dipicu kekhawatiran akan potensi penyalahgunaan platform AI generatif tersebut.
Selain itu, Rusia juga khawatir akan penggunaan teknologi yang tidak teratur dari kehadiran ChatGPT ini. Atas dasar itulah, Negeri Beruang Merah menerapkan kebijakan pelarangan tersebut.
Advertisement
Suriah
Kondisi Suriah memang masih dilanda perang. Gara-gara hal tersebut, sensor internet di negara tersebut juga sangat ketat.
Selain itu, pemerintah Suriah juga memberlakukan peraturan ketat mengenai penggunaan teknologi. Salah satunya melarang penggunaan ChatGPT.
Suriah membuat kebijakan ini karena khawatir terjadi penyebaran informasi palsu atau misinformasi di negaranya. Singkatnya, kebijakan ini diambil Suriah untuk melindungi warganya dari risiko buruk yang bisa terjadi dari ChatGPT.