Selebriti TikTok Australia telah memvideokan paus bungkuk ‘nyungsep’ atau melakukan 'headstand' langka di laut yang tenang. Ia menemukan paus itu kala dirinya sedang mangayuh perahu. Brodie Moss memperlihatkan sambil mengatakan bahwa ekor ikan paus tiba-tiba menembus permukaan laut di depannya. "Jantungku berdebar sangat kencang," kata Moss di latar belakang videonya, yang dibagikan di TikTok dan YouTube. Sayangnya, ia tidak memberitahukan mereka video tersebut di wilayah mana.
Advertisement
Dia menunjuk arah depannya di mana terlihat ekor bergalur dari seekor paus bungkuk besar (Megaptera novaeangliae). Hampir tubuhnya tak bergerak sedikitpun.
"Kurasa itu ekor ikan paus. Ia muncul begitu saja dan menjulurkan ekornya, dan tidak ke mana-mana. Aku bahkan tidak tahu harus berkata apa,” ujar Moss.
Advertisement
Ia kemudian mendayung mundur untuk menjaga jarak, Moss melihat seekor bayi paus berenang di sekitar ekor induknya.
"Apa yang dilakukannya?" dia bertanya-tanya.
Moss meletakkan kameranya di bawah air untuk menunjukkan anak paus dengan lembut menyandarkan kepalanya di dekat dada paus dewasa, kemungkinan besar induknya. Di latar belakang, kedua paus terdengar bernyanyi dengan lembut satu sama lain.
Perilaku aneh paus ini tidak hanya mencengangkan bagi Moss dan penggemar TikTok-nya. Bahkan, para ilmuwan telah bertanya-tanya tentang hal itu selama beberapa dekade sekarang.
Advertisement
Advertisement
Membingungkan Ilmuwan
Seorang peneliti paus mengatakan kepada The Huffington Post pada saat itu bahwa perilaku tersebut mungkin ada hubungannya dengan istirahat. Mirip dengan bagaimana paus bungkuk dapat tidur secara vertikal, induk paus dapat membalikkan badan untuk beristirahat sehingga dia dapat mengawasi anaknya.
Ekor yang dijulurkan ke udara juga bisa menjadi trik untuk menenangkan diri. Dengan menjulurkan ekornya itu, paus berdarah panas secara teoritis dapat membantu mengatur suhu tubuhnya.
Ekor ikan paus, menurut catatan para peneliti dalam penelitian di Brasil, sangat vaskularisasi, yang berarti dapat digunakan untuk menyerap atau melepaskan panas dari tubuh dengan cukup efektif. Bahkan sekarang, bagaimanapun, hipotesis itu tetap sangat spekulatif. Moss berharap rekaman terbarunya akan membantu para ilmuwan memahami perilaku tersebut dengan lebih baik.
Advertisement
Advertisement