Perusahaan keamanan siber global Kaspersky menjalin kerja sama strategis dengan PT Kharisma Inside Mandiri Sejahtera (PT KIMS) sebagai mitra distribusi resmi produk keamanan siber di Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan dan memperkuat perlindungan terhadap ancaman digital yang terus meningkat di Tanah Air.
Kemitraan tersebut memungkinkan Kaspersky memanfaatkan jaringan distribusi nasional PT KIMS guna memperluas penetrasi produk ke berbagai segmen pengguna, mulai dari rumah tangga, pelajar, pelaku usaha kecil dan menengah, hingga korporasi.
Head of Consumer Channel Asia Pacific Kaspersky, Choon Hong Chee, mengatakan Indonesia merupakan salah satu pasar digital dengan pertumbuhan tercepat di kawasan Asia Tenggara. Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap solusi keamanan digital.
“Melalui kemitraan dengan PT KIMS, kami berupaya menghadirkan solusi keamanan Kaspersky yang dapat diakses lebih luas oleh masyarakat Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (8/10).
Kaspersky mencatat, sepanjang tahun 2024, sistem perlindungannya berhasil memblokir hampir 20 juta ancaman web yang menargetkan pengguna di Indonesia. Data tersebut menunjukkan meningkatnya aktivitas kejahatan siber di tengah pertumbuhan pengguna internet dan layanan digital.
CEO PT KIMS, Eddy Cahyono, menyebut kerja sama ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan nasional dalam menghadapi ancaman siber. Menurutnya, peningkatan keamanan digital harus berjalan seiring dengan perkembangan teknologi dan penetrasi internet di Indonesia.
“Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap perlindungan digital yang lebih kuat,” kata Eddy.
Dengan kerja sama ini, kedua perusahaan berkomitmen memperkuat edukasi dan distribusi produk keamanan siber di seluruh wilayah Indonesia, sekaligus mendukung agenda nasional dalam memperkuat ketahanan siber.