iPhone Bakal Terkoneksi dengan SpaceX

Apple bekerja sama dengan SpaceX untuk meluncurkan layanan internet Starlink di iPhone.

Agustin Setyo Wardani
Oleh Agustin Setyo Wardani - Reporter
iPhone Bakal Terkoneksi dengan SpaceX
Antrean pre-order iPhone 15 series di iBox Central Park. (Doc: Erajaya) (© 2025 Liputan6.com)

Apple telah melakukan terobosan signifikan dalam bidang konektivitas seluler. Perusahaan ini kini bekerja sama dengan Starlink yang dimiliki oleh SpaceX serta operator telekomunikasi T-Mobile untuk menyediakan jaringan satelit pada perangkat iPhone.

Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan komunikasi di lokasi-lokasi yang sulit dijangkau oleh jaringan tradisional.

Mengutip dari Gizchina pada Kamis (6/2), pada tahun 2022, Apple memperkenalkan fitur Satellite Emergency SOS yang memungkinkan pengguna iPhone mengirimkan pesan darurat saat berada di area tanpa sinyal seluler. Saat ini, internet satelit untuk iPhone sudah dapat digunakan melalui jaringan satelit Globalstar.

Menurut laporan dari Bloomberg, Apple kini menambahkan konektivitas internet satelit dari Starlink sebagai pilihan untuk jaringan internetnya. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan serta jangkauan layanan satelit yang ditawarkan oleh Apple.

Layanan baru ini saat ini sedang dalam tahap pengujian beta. Sejak pembaruan iOS 18.3, sejumlah pengguna T-Mobile yang menggunakan iPhone telah dapat mengakses jaringan internet Starlink.

Berbeda dengan layanan Globalstar yang mengharuskan pengguna mengarahkan smartphone ke langit, Starlink memungkinkan koneksi secara otomatis. Dengan kata lain, iPhone dapat terhubung ke satelit meskipun perangkat tersebut berada di dalam saku pengguna.

Starlink akan memperluas cakupan layanan internet satelit seluler di sejumlah negara

Apple Gandeng SpaceX untuk Alirkan Internet Starlink di iPhone
Antrean pre-order iPhone 15 series di iBox Central Park. (Doc: Erajaya) © 2025 Liputan6.com

T-Mobile sebelumnya telah menjajaki kemungkinan konektivitas melalui satelit. Pengguna perangkat Samsung sudah dapat mengakses jaringan Starlink dengan mengikuti program yang serupa.

Saat pertama kali diluncurkan, layanan ini hanya akan mendukung pengiriman pesan teks. Namun, T-Mobile dan SpaceX memiliki rencana untuk mengembangkan layanan ini agar dapat mencakup panggilan suara dan data di masa yang akan datang.

Seperti yang pernah diungkapkan Elon Musk, satelit Starlink saat ini mampu menangani gambar beresolusi sedang, serta streaming musik dan podcast. Sementara itu, satelit generasi selanjutnya diharapkan dapat mendukung video dengan resolusi sedang.

Perlu diketahui bahwa saat ini, layanan satelit ini hanya dapat diakses di Amerika Serikat. Namun, SpaceX memiliki rencana untuk memperluas jaringan seluler Starlink ke seluruh dunia.

Sayangnya, belum ada informasi mengenai kapan jaringan seluler Starlink akan tersedia di negara-negara lain. Dengan demikian, para pengguna di luar AS masih harus menunggu untuk menikmati layanan ini.

Pengembangan dan perluasan jaringan ini menunjukkan komitmen SpaceX dalam menghadirkan konektivitas yang lebih baik bagi pengguna di seluruh dunia.

Fitur SOS Darurat di Negara-negara Eropa

Apple baru saja mengumumkan rencana untuk memperluas fitur SOS Darurat melalui satelit pada iPhone 14 ke sejumlah negara di Eropa. Sebelumnya, fitur ini hanya tersedia di Amerika Serikat dan Kanada.

Negara-negara Eropa yang akan mendapatkan akses untuk mencoba fitur ini antara lain Prancis, Jerman, Irlandia, dan Britania Raya. Dengan adanya koneksi satelit internal pada iPhone 14, pengguna dapat mengirim pesan SOS darurat ketika berada di lokasi tanpa sinyal seluler.

Layanan ini dapat diakses oleh semua pengguna iPhone 14 yang menggunakan iOS 16.1 di negara-negara yang mendukung fitur ini, dan gratis selama dua tahun sebelum pengguna harus melakukan pembelian.

Gary Machado, CEO European Emergency Number Association, menyatakan bahwa peluncuran fitur ini akan memungkinkan lebih banyak orang untuk menghubungi nomor darurat 112 ketika mereka berada di area dengan jangkauan seluler yang terbatas dan memerlukan bantuan segera.

Dengan demikian, kehadiran fitur SOS Darurat ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan keselamatan pengguna, terutama di daerah terpencil. Diharapkan, fitur ini dapat memberikan rasa aman dan meningkatkan respons terhadap situasi darurat di seluruh Eropa.

Fitur SoS melalui Satelit

"Kami percaya bahwa ini akan menyelamatkan banyak nyawa dan memberikan dukungan yang signifikan bagi layanan darurat yang terlibat dalam upaya penyelamatan, yang sering kali sangat kompleks," ujar pernyataan yang dikutip dari Engadget pada Kamis (15/12/2022).

Fitur SOS Darurat melalui satelit dapat diaktifkan dengan menekan dan menahan tombol daya serta volume, atau dengan menekan tombol daya sebanyak lima kali secara cepat. Setelah itu, antarmuka akan memberikan panduan kepada pengguna untuk mengarahkan iPhone ke arah sinyal terbaik.

Setelah terhubung, pengguna dapat membuka antarmuka pesan untuk berkomunikasi dengan penyedia layanan darurat, dan ponsel juga akan mengirimkan informasi lokasi pengguna.

Jika semua proses berjalan sesuai harapan, pengguna akan menerima notifikasi bahwa responden sudah diberi tahu, dan disarankan untuk tetap berada di lokasi saat ini.

Apple juga mengungkapkan bahwa dukungan untuk fitur Emergency SOS Satellite ini direncanakan akan diperluas ke lebih banyak negara pada tahun 2023 mendatang.

Rekomendasi