Startup atau perusahaan rintisan dunia menghadapi banyak tantangan sepanjang 2023. Salah satunya, biaya operasional yang terlanjur membengkak, sedangkan investor mulai wait and see menggelontorkan dananya seiring risiko ekonomi global saat suku bunga tinggi.
Kondisi itu membuat startup berbenah dan dituntut lebih efisien, tapi tetap dengan target bisnis yang harus berkembang serta profitable atau menguntungkan agar arus kas tetap lancar.
Namun, jumlah startup yang cukup banyak di Indonesia itu justru memicu masalah sulit membangun tim IT, sebagai fondasi utama para perusahaan rintisan. Hal itu disebabkan oleh, hampir semua startup saat ini berlomba-lomba ingin meningkatkan skala bisnisnya dengan tujuan untuk menggapai pangsa pasar tertinggi hingga dilirik oleh investor baru, meski kondisi ekonomi secara global masih cukup menantang.
Melalui berbagai permasalahan dalam membentuk tim IT di startup Indonesia, hal itu telah menginspirasi Barito Integra Teknologi (BIT), sebagai konsultan pengembangan perangkat lunak untuk mengakomodasi permasalahan tersebut.
Prasetyo Gema, Chairman and Co-Founder Barito Integra Teknologi mengatakan dengan pengalaman di level enterprise, Barito Integra Teknologi pun siap membantu startup yang sedang kesulitan untuk scale up bisnis dengan menyediakan talent IT yang capable dan sesuai dengan kebutuhannya.
"Dengan pengalaman lebih dari 8 tahun dalam membantu pembentukan serta pengembangan tim IT dari berbagai industri seperti, perusahaan manufaktur, migas, MRE (Pertambangan, Sumber daya alam, dan Energi), hingga Industri Jasa Keuangan, kami mengetahui semua best practice untuk mendorong startup bisa tumbuh lebih cepat. Hasilnya, selama tahun 2023 ini, terdapat kenaikan permintaan sebanyak 2-3x lipat dari klien untuk membentuk tim IT di startup maupun perusahaan besar," ungkap dia dalam keterangan persnya, Sabtu (6/5).
Tingkat ketidakpastian ekonomi yang tinggi, seperti risiko resesi global di 2023, membuat Barito Integra Teknologi berencana meluncurkan layanan terbaru yang disebut foster services, yakni sebagai penghubung antara perusahaan startup atau besar dengan talent-talent bidang IT handal.
Philipus Martin, Co-founder Barito Integra Teknologi juga mengungkapkan Foster services akan memberikan fleksibilitas bagi klien untuk memilih, dan membangun tim IT sendiri dengan dibantu Barito Integra Teknologi atau menyerahkan sepenuhnya pekerjaan ke pihaknya.
"Bagi klien yang ingin mengembangkan tim IT, BIT akan bertindak seperti headhunter yang akan membantu proses perekrutan, mulai dari screeening CV, interview, penempatan, hingga pelatihan. Sehingga, setiap karyawan yang direkrut bisa berkolaborasi dengan tim lainnya dengan lebih mudah. Bagi talent, kami akan mendampingi mereka untuk menjadi talent IT yang handal," ujarnya.