Meski Diakuisisi Microsoft, Call of Duty Dipastikan Masih Hadir di PlayStation

CEO Microsoft Gaming Phil Spencer menegaskan bahwa gim Call of Duty masih akan hadir di PlayStation meski Microsoft usai akuisisi studio game Activision Blizzard. Penegasan ini telah ia sampaikan juga ke pihak Sony. Langkah ini sekaligus menghormati kesepakatan yang sudah dijalin antara Activision dengan Sony.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Meski Diakuisisi Microsoft, Call of Duty Dipastikan Masih Hadir di PlayStation
Call of Duty: Warzone. ©2020 essentiallysports.com

CEO Microsoft Gaming Phil Spencer menegaskan bahwa gim Call of Duty masih akan hadir di PlayStation meski Microsoft usai akuisisi studio game Activision Blizzard. Penegasan ini telah ia sampaikan juga ke pihak Sony. Langkah ini sekaligus menghormati kesepakatan yang sudah dijalin antara Activision dengan Sony.

The Verge, Kamis (27/1), melaporkan akuisisi Activision oleh Microsoft diperkirakan baru akan selesai pada tahun fiskal 2023, yakni dimulai 1 Juli 2022 hingga 30 Juni 2023. Karenanya belum dapat dipastikan, bagaimana kelanjutan Call of Duty di platform lain setelah akuisisi ini rampung.

Microsoft baru saja mengumumkan telah secara resmi mengakuisisi studio gim kenamaan di dunia, yakni Activision Blizzard. Adapun kesepakatan membeli penerbit gim Call of Duty, World of Warcraft, dan Diablo tersebut mencapai harga USD 68.7 miliar atau Rp 986 triliun.

Langkah Microsoft beli Activision Blizzard ini merupakan cara perusahaan bentukan Bill Gates itu bersaing dengan Sony dan Tencent di industri gim.

Mengutip The Verge, Rabu (19/1), Microsoft sudah berencana untuk menambahkan deretan judul gim Activision ke Xbox Game Pass dan PC Game Pass setelah kesepakatan ini rampung.

"Setelah rampung, kami akan menawarkan sebanyak mungkin gim Activision Blizzard di dalam Xbox Game Pass dan PC Game Pass," kata CEO Game Microsoft, Phil Spencer.

Rekomendasi