Zipmex Rilis Produk Investasi Dolar AS Berbasis Kripto, Bunganya hingga 10 Persen!

Zipmex sebagai bursa perdagangan aset digital meluncurkan produk simpanan berbunga bernama ZipUp. Ini produk simpanan fleksibel yang memungkinkan para pengguna untuk dapat mengambil uangnya kapan saja dengan cara mudah dan cepat.

Syakur Usman
Oleh Syakur Usman - Reporter
Zipmex Rilis Produk Investasi Dolar AS Berbasis Kripto, Bunganya hingga 10 Persen!
Zipmex sebagai bursa perdagangan aset digital. ©2020 Merdeka.com

Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan dari 5 persen menjadi 4 persen untuk memacu aktivitas ekonomi kala pandemi. Hal ini memaksa bank komersial melakukan hal senada dengan menurunkan bunga tabungan dan deposito.

Tercatat bunga deposito rupiah tiga bank BUMN terbesar; Bank Mandiri, BNI, dan BRI berada di kisaran 3,5 persen. Sedangkan bunga tabungan Bank Mandiri 0,25– 1,5 persen, BNI 0,5- 1,7 persen, dan BRI sebesar 0,7-1,75 persen. Untuk deposito dan tabungan dalam valuta asing seperti dolar, angkanya lebih rendah lagi. Hal ini membuat masyarakat kesulitan menumbuhkan nilai asetnya dengan menyimpan uang di bank.

Merespons situasi tersebut, Zipmex sebagai bursa perdagangan aset digital meluncurkan produk simpanan berbunga bernama ZipUp. Ini produk simpanan fleksibel yang memungkinkan para pengguna untuk dapat mengambil uangnya kapan saja dengan cara mudah dan cepat.

Layanan ini menawarkan kemudahan bagi masyarakat untuk menyimpan dan mengelola aset dalam bentuk digital dengan keamanan terjamin dan bunga tinggi hingga 10 persen per tahun.

Peluncuran ZipUp sekaligus menjadikan Zipmex sebagai satu-satunya bursa perdagangan aset digital teregulasi di Indonesia yang memberikan bunga simpanan kepada penggunanya.

Pengguna dapat memilih berbagai jenis aset untuk didaftarkan dalam program ZipUp, seperti dolar amerika berbasis kripto melalui USD Tether (USDT) dan aset digital lainnya seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Litecoin (LTC). Masing-masing aset memiliki besaran bunga sebagai berikut 10 persen per tahun (USDT), 6 persen (BTC), 5 persen (ETH), dan 5 persen (LTC).

Shela Tanado, Country Manager Zipmex Indonesia, mengatakan menyimpan aset dalam mata uang fiat seperti rupiah di bank memang memberikan berbagai keuntungan, seperti kemudahan bertransaksi dan penarikan melalui mesin ATM. Namun, kecenderungan nilai tukar rupiah untuk melemah terhadap dolar dan aset lain seperti Bitcoin misalnya, membuat pemilik rupiah menghadapi risiko depresiasi nilai aset terutama dalam situasi pandemi.

"Menyimpan aset dalam bentuk dolar amerika dan Bitcoin melalui ZipUp sebuah alternatif menarik untuk menumbuhkan dan melindungi nilai aset," ujar Shela, dalam rilisnya, kemarin.

Aset Digital Nasabah Diasuransikan

Selain memberikan suku bunga tinggi dan jenis aset menarik, ZipUp juga mengasuransikan aset setiap nasabah hingga US$ 100 juta melalui kolaborasi dengan BitGo, sebuah perusahaan penyedia layanan kustodi aset digital. Selain itu, Zipmex juga terdaftar sebagai pedagang resmi aset kripto di Bappebti melalui PT Zipmex Exchange Indonesia.

Di tengah maraknya penipuan investasi dan gagal bayar asuransi di Indonesia, likuiditas instrumen investasi menjadi aspek terpenting yang perlu diperhatikan masyarakat. Likuiditas mengukur seberapa fleksibel, mudah, dan cepat aset yang dibeli dapat dicairkan ke rekening bank.

Zipmex dapat mengakomodasi pencairan dalam waktu 24 jam dan seluruh proses dilakukan secara online hanya dengan satu atau dua klik saja. Peluncuran produk baru ini menjadikan Zipmex sebagai platform perdagangan aset kripto dan kustodian aset digital paling inovatif di Indonesia.

Bergabung dengan program ZipUp juga relatif mudah. Pengguna dapat mendaftar untuk membuka akun di Zipmex secara online melalui tautan ini, https://trade.zipmex.co.id/accounts/sign-up.

Rekomendasi