Seiring berjalannya waktu Grab terus meningkatkan pelayanannya. Hal ini semata agar para pengguna setia dapat merasakan kemudahan, kenyamanan, sekaligus keamanan saat menggunakan beragam layanan Grab, terutama GrabBike.
Menariknya, GrabBike baru-baru meluncurkan beragam kemudahan baru bagi penggunaannya. Selain armada yang memadai, GrabBike juga menghadirkan kemudahan berupa 5 juta titik penjemputan. Inovasi tersebut ternyata tercipta berkat tim pemetaan khusus Grab.
Tim tersebut disebut sebagai MapsOps ini awalnya hanya terdiri dari lima orang. Namun, mereka mampu membangun point of interest (POI) dan titik hijau sebagai lokasi penjemputan. Inovasi tersebut amat berguna, terutama bagi mitra pengemudi dan penumpang Grab untuk bertemu di satu titik penjemputan yang sama.
Bukan itu saja, Grab juga bekerja sama dengan komunitas OpenStreetMap dalam membuat pemetaan khusus (Maphaton) untuk mitigasi bencana. Misalnya di daerah Bali, Aceh, hingga Yogyakarta. Bersama komunitas OpenStreetMap juga, Grab juga melakukan pemetaan fasilitas kesehatan di Jakarta Utara pada 2018 kemarin.
Dengan keberhasilan teknologi pemetaan tersebut, Grab kini mampu menyediakan layanan dengan jangkauan terluas di Asia Tenggara. Total ada 336 kota di Asia Tenggara yang sudah bisa menikmati layanan Grab. Indonesia sendiri sebagai negara pengguna Grab terbesar di wilayah regional, dengan total 22 kota dari Sabang sampai Merauke bisa menggunakan layanan Grab.
Selain itu, Grab juga menghadirkan beragam kemudahan lainnya, seperti fitur Venues yang memudahkan pelanggan menemukan titik penjemputan menggunakan teks hingga foto, fitur Saved Places yang membuat pemesanan GrabBike lebih cepat, serta fitur GrabNow yang memudahkan pengguna menemukan mitra pengemudi Grab terdekat dengan cepat.
Tak heran, beragam kemudahan yang dihadirkan Grab tersebut, membuat dukungan #AntiNgaret dari Grab untuk masyarakat Indonesia kian mudah diwujudkan. Yuk, jadi generasi #AntiNgaret bersama GrabBike. Temukan informasi selengkapnya di instagram, @GrabID.